Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, atas rahmat dan karunia Nya lah saya dapat memulai karya novel ketiga saya di sini, dengan Judul "REMBULAN BERDARAH"
Pada kesempatan hari ini saya mengucapkan terimakasih kasih kepada sahabat sekaligus teman saya dan orang tua saya karena mereka telah mensupport saya sampai sejauh ini dan sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada semua nya karena mereka saya bisa berkarya melalui novel ini, saya juga ingin mengucapkan terimakasih kepada para penggemar saya yang sudah mau membaca karya ku selama ini dan aku minta maaf karena lama comeback soalnya aku sibuk sama kegiatan sekolah ku juga jadi harap maklum yah kalian semua.
Dan saya minta maaf apa bila ada kata-kata yang kurang berkenan di novel saya dan sekali lagi saya meminta maaf kepada kalian semuanya, sekian terimakasih
Tulungagung, 17-4-2026
RatihRSP
ESTÁS LEYENDO
REMBULAN BERDARAH
RomanceRembulan Berdarah. Bulan purnama yang lupa caranya jadi putih. Dia milih merah. Merah kayak peringatan. Kata Ayah: "Jangan keluar pas purnama." Sayangnya, aku udah terlanjur keluar. Di bawah cahayanya ada dia - pria dengan mata perak yang bisik, "Ak...
