Happy Reading....
Malam ini adalah malam diadakannya pertemuan antara keluarga Uchiha dengan keluarga Akasuna. Di rumah keluarga Uchiha. Dan di pertemuan itu diumunkannya perjodohan antara Uchiha Itachi dan Akasuna Sakura. Kedua keluarga berbahagia, begitupun dengan Sakura dan juga Itachi. Mereka berdua sudah saling mengenal sejak lama, karna Itachi adalah teman dekat dari Sasori yaitu kakak Sakura.
"Senang sekali akhirnya kita akan menjadi keluarga, aku tidak bisa mempercayakan Sakura pada siapapun. Tapi untuk Itachi, kurasa aku bisa melakukannya."Sasori menepuk pundak Itachi yang duduk di sampingnya.
"Kami juga senang, Sakura sangat cantik dan baik."Ucap Uchiha Mikoto selaku ibu dari Itachi dan Sasuke.
"Kurasa aku tidak sabar menunggu cucu setelah ini."Ucap Mebuki yang adalah ibu dari Sakura dan Sasori.
"Tunggu sampai mereka menikah dulu."Ucap Kizashi, ayah Sasori dan Sakura.
"Benar."Fugaku juga mengeluarkan suaranya.
Sepertinya semua yang berada di meja itu sedang berbahagia. Semuanya, kecuali satu orang yang berada di kursi paling pojok. Uchiha Sasuke, dia menatap tajam orang-orang yang sedang tertawa bahagia bersama, hanya dirinya saja yang merasa tidak suka dengan gagasan mereka.
Sasuke melirik Sakura yang terlihat duduk dengan wajah memerah, gadis itu terlihat malu-malu karna beberapa orang menggodanya.
"Sial!"Batin Sasuke, bahkan hingga untuk gadis yang di cintainya-pun tetap Itachi yang mendapatkannya.
Sasuke dan Sakura berada di kelas yang sama, mulai dari high school hingga Universitas, gadis itu tidak pernah tertarik padanya. Mereka berteman, tentu saja. Tapi gadis itu hanya menganggapnya sebatas itu, tidak pernah lebih. Justru mata hijaunya akan berbinar jika melihat kakaknya, hanya kakaknya, Uchiha Itachi.
Sepertinya keluarga mereka juga menyadari hal itu, terbukti setelah kuliah mereka selesai. Mereka membuat pertemuan bodoh ini dan menjodohkan keduanya.
Semua orang berbahagia, semuanya kecuali dirinya. Sasuke merasa sangat kesal dan juga marah. Semua orang memberikan apa yang Itachi inginkan, sedangkan dirinya hanya menjadi bayangan pria itu.
Tangan Sasuke mengepal dengan erat di bawah meja. Itachi selalu mendapatkan apa yang dia inginkan, dan Sasuke hanya bisa melihat hal itu. Dia akan membiarkan Itachi mendapatkan apapun seperti biasa, tapi tidak dengan Sakura. Untuk kali ini Sasuke tidak akan membiarkannya. Sakura haruslah menjadi miliknya. Bukan milik Itachi atau siapapun.
*****
Setelah makan malam selesai Sasuke memilih untuk duduk di taman belakang, dia beralasan ingin pergi ke toilet. Tapi yang sebenarnya dia hanya ingin menjauh dari kumpulan orang-orang yang berbahagia itu.
"Sudah ku duga kau hanya lari dari keramaian!"Sakura mendudukkan dirinya di samping Sasuke. Berteman dengan Sasuke selama bertahun-tahun tentu membuatnya hafal dengan tingkahnya.
"Hn."Sasuke hanya bergumam. Dia melirik Sakura dari ekor matanya. Gadis ini memang selalu cantik, badannya juga sangat indah. Wajar jika banyak pria yang menyukainya, tapi mereka semua tidak layak. Setidaknya itulah yang Sasuke pikirkan.
"Kita akan segera menjadi keluarga, kau tidak bisa menjauh begitu saja."Ucap Sakura dengan pelan.
"Keluarga?"Sasuke menyeringai sinis.
"Bagimanapun Itachi dan aku akan segera menikah, kau akan menjadi adikku sebentar lagi. Tenang saja aku juga akan memperhatikanmu dengan baik."Tangan Sasuke mengepal penuh amarah.
"Aku bukan adikmu!"Desis Sasuke.
"Sasuke maksudku_
"Aku bukan adikmu!"Sasuke berteriak sambil mencengkram bahu Sakura dengan erat.
Sakura menatap Sasuke dengan terkejut, pria itu berdiri dan mencengkramnya dengan begitu erat. Tatapannya berhasil membuat Sakura bergetar.
"Sasuke."Bisik Sakura dengan mata berkaca-kaca.
"Aku tidak akan pernah menjad adikmu, jadi jangan berusaha mendekatiku dengan cara seperti itu."Ucap Sasuke dengan kasar.
"Tapi_
"Diam! Jangan buat aku menyakitimu. Karna aku akan menyesalinya."Bisik Sasuke sambil menunduk. Membuat Sakura tidak bisa melihat wajahnya saat ini.
"Jangan seperti ini."Bisik Sakura dengan lirih.
Sasuke tertegun melihat mata Sakura yang berkaca-kaca, sungguh dia tidak bermaksud menyakiti gadis itu. Tapi emosi yang sedari tadi berusaha di tahannya meledak begitu saja.
"Pergilah."Sasuke berbalik membelakangi Sakura.
"Maaf jika aku membuatmu tersinggung."Sakura berucap dengan pelan. Tak lama kemudian Sasuke bisa mendengar langkah kakinya yang menjauh.
Sasuke mengusap wajahnya dengan kasar, dan mengumpat pelan. Dia merasa frustasi, segala hal yang dia inginkan dalam hidup tidak pernah berjalan sesuai kehendaknya.
*****
Sasuke bekerja seperti biasa, dia biasanya tidak pernah tinggal di kediaman Uchiha. Tetapi semuanya berubah, tiba-tiba saja dia memutuskan untuk kembali ke kediaman utama. Tentu keluarganya sangat senang dan menyambutnya dengan baik.
Tidak ada satupun yang menyadari niatnya yang sebenarnya. Alasan kepulangan Sasuke adalah karna rencana orang tuanya yang ingin agar Sakura juga tinggal di kediaman utama Uchiha. Kedua orang tua mereka beralasan jika Sakura akan menempati Mansion setelah menikah. Jadi lebih baik di biasakan sejak mereka masih bertunangan.
Sakura rencananya akan menempati lantai tiga, dimana hanya ada tiga kamar di lantai itu. Yang paling ujung adalah kamar Sasuke. Dan yang di tengah rencananya akan di tempati Sakura, dan kamar Itachi berada di hadapannya. Jadi kamar Sakura dan Itachi akan berhadapan, dengan kamar Sasuke yang tepat berada di sebelah Sakura.
"Ibu senang kau kembali, tinggal di penthouse membuat ibu benar-benar cemas dengan pola makanmu."Ucap Mikoto sambil mengusap bahu Sasuke yang berada di sebelahnya, Saat ini ibu dan anak itu tengah berada di ruang keluarga. Ada juga Itachi dan Fugaku bersama mereka.
"Aku makan dengan baik."Ucap Sasuke dengan datar, tangannya masih sibuk memainkan ponselnya.
"Tetap saja, berada di rumah membuat ibu lebih bahagia."Balas Mikoto sambil mengerucutkan bibirnya.
"Anakmu sudah besar, jika dia memang senang tinggal sendiri itu akan baik-baik saja."Ucap Fugaku.
"Benar ibu, Sasuke sudah bisa memilih mana yang terbaik untuk dirinya, walaupun aku lebih senang dia kembali."Ucap Itachi sambil tersenyum.
"Tapi ibu ingin kalian tinggal bersama ibu selamanya."Ucap Mikoto.
"Apalagi sebentar lagi Sakura juga akan tinggal disini, akhirnya ibu memiliki anak perempuan."Mikoto terlihat sangat bahagia.
"Ibu jangan menggangunya, bisa-bisa dia tidak betah bersama kita."Ucap Itachi.
"Tidak mungkin, ibu hanya akan mengajaknya bersenang-senang. Berbelanja dan berjalan-jalan."Ucap Mikoto.
"Membayangkannya saja sudah membuat ibu bahagia."Tambah Mikoto.
"Sakura tidak akan menyukainya, dia lebih senang memasak dan membersihkan sesuatu."Ucap Itachi.
"Benar, dia benar-benar sangat pembersih. Sasori bahkan bilang dia pernah menyangka Sakura mengalami OCD. Ibu tidak sabar untuk mengetahui kesehariannya."Ucap Mikoto.
Sasuke tidak berkata apapun, dia hanya memainkan ponselnya tanpa ada niat untuk bergabung dengan pembicaraan keluarganya. Tapi, sekalipun bersikap sangat tenang Sasuke sebenarnya tengah menyusun banyak rencana dalam kepala pintarnya.
************************************************
Ps: Cinta segitiga agak dark Sasa bawa buat kalian kali ini.....Semoga kalian suka ya.
YOU ARE READING
LOVE EGOISTIC✓✓✓
FanfictionSAKURA ADALAH PEREMPUAN YANG DI JODOHKAN DENGAN UCHIHA ITACHI, TAPI APA YANG TERJADI JIKA UCHIHA SASUKE JUGA TERTARIK PADA GADIS ITU DAN MEMBUATNYA TERJEBAK DALAM HUBUNGAN YANG RUMIT DAN PENUH TANTANGAN.
