"Sialan! RYU XAELUS ADHITAMA, AYO CEPAT PULANG!!!" teriak seorang pemuda.
"Issh, apa sih, Bang? Ganggu aja!" balas Ryu sinis.
"Balik nggak, lo, Bocah! Jangan bikin malu gue," ucapnya kesal melihat kelakuan sang adik.
"Ih, Abang galak banget! Aku lagi PDKT-an, you know? PDKT-an, Abang!" rengek Ryu.
"Matamu PDKT-an! Lihat noh, si Xion aja nggak nanggepin lo, Bocah," balas kakaknya tak kalah sinis.
Ryu menoleh ke samping dan—yaps—pemuda itu hanya menatapnya dingin tanpa minat sedikit pun.
'Abang galak bener,' batinnya sedih.
"Abang bener... Ade terlalu berharap," ucap Ryu lesu.
"Udah, Baby, ayo pulang. Makanya jangan bandel," ucap sang kakak melunak sambil menggendong Ryu.
'Maaf, gue nggak bermaksud gitu...'
3 Tahun Kemudian
"Bangun! Bangun, woi, Bocil!" teriak pemuda yang sama.
"Eugh... berisik, Abang!" rengek Ryu.
"Bangun! Lo nggak mau sekolah, hah? Ini hari pertama masuk SMA. Ayo cepat atau Abang tinggal!"
"He-em, iya-iya. Marah-marah mulu, heran," gumam Ryu.
"Ngomong apa lo, Bocah?" tekan kakaknya.
"Ah, enggak! Abang makin ganteng aja," alibi Ryu cepat.
"Alasan lo!" ujarnya sinis
~~~~~~~~
"Abang Galak, ayoo! Ade udah siap!" seru Ryu girang.
"Makan dulu, Sayang," ucap seorang pria paruh baya-Daddy Ryu-dengan lembut.
"Okey, Daddy!"
~~ Dalam Perjalanan
Ryu menyandarkan kepalanya di kaca mobil, menatap jalanan yang berlalu dengan pandangan kosong.
'Huft, aku kangen dia. Dia apa kabar, ya? Nyariin aku nggak, ya? Sekarang dia sekolah di mana?'batin Ryu sendu. 'Sudah tiga tahun aku nggak bertemu lagi. Huh, lebih tepatnya aku yang berhenti berharap.'
Ryu menghela napas panjang, mencoba membuang sesak di dadanya.
'Kalau dipikir-pikir, aku bodoh juga, ya. Kenapa bisa suka sama orang yang sama sekali nggak menghargai aku? Untung ada Abang Galak yang selalu nemenin dan nguatin aku kalau lagi sedih.'
Ryu tersenyum tipis, lalu menoleh ke arah kakaknya yang fokus menyetir. Ah, dia hampir lupa sesuatu.
Halo, kenalin nama aku RYU XAELUS ADHITAMA dan yang selalu marah² itu Abang aku namanya GALAKSI PUTRA ADHITAMA
bye byee👋👋
TBC
GABUT AJA
YOU ARE READING
Xion & Ryu
Short Story"AKU SUKA SAMA KAMU!" "Hmm, thanks." "WHAT THE HELL?! Tiga tahun nggak ketemu lo makin ngeselin! Awas aja lo sampe cinta mati sama gue!" Ryu Xaelus Adhitama hanya ingin pengakuannya dihargai, bukan dibalas dengan gumaman tidak jelas. Tapi bagi Xion...
