Ops! I Did It Again

249 30 6
                                        

Napas pria itu berhembus di depan bibirnya, sehangat satu sesapan brendi. Matanya yang hitam melebar, menatap Xiao Zhan lekat-lekat dalam nyala api gairah.

Xiao Zhan tidak menunggu undangan lagi, sambil melingkarkan lengan di leher pria itu, ia mengulum bibirnya yang tebal menggoda. Aromanya sangat maskulin dan dominan, membuat darah Xiao Zhan berdesir penuh damba, terutama ketika merasakan lengannya yang kokoh mengangkat tubuhnya.

Melingkarkan kaki di pinggang pria itu, Xiao Zhan mengeluarkan suara kecil di tengah ciumannya, suara manja yang akan membuat kejantanan pria itu bergetar terjepit di tengah perutnya. Terasa panas dan besar.

Xiao Zhan memperdalam ciuman saat merasakan pria itu bergerak membawanya, lalu melemparkan tubuhnya ke atas ranjang. Xiao Zhan mengerang kecewa ketika ciuman mereka terlepas.

Pria itu menyeringai miring selagi tangannya melucuti pakaiannya sendiri sampai benar-benar telanjang di hadapan Xiao Zhan.

Xiao Zhan tercengang menatap setiap otot tubuh di depannya, serta menelan ludah pada kejantanan pria itu yang besar dan sangat tegang.

"Kau suka?" Suara pria itu berat dan seksi, membuat Xiao Zhan berdenyut menginginkannya.

Kemudian, pria itu melepaskan pakaian Xiao Zhan dengan cepat. Gerakannya kasar, terkesan tidak sabaran. Kemejanya dirobek hingga kancingnya beterbangan jatuh ke lantai. Dalam hitungan detik celana panjang Xiao Zhan telah berada di lantai yang dingin bersama celana dalamnya.

"Hmmph ...."

Xiao Zhan menyambut bibir pria itu yang melumatnya penuh gairah menggebu. Dia bermain kasar dengan lidahnya, mendorong dan menggoda.

Ketika Xiao Zhan melengkungkan tubuh, pria itu mendorong kejantanannya masuk ke dalam dirinya.

"Aaahh!"

Xiao Zhan memekik terkejut saat merasakan perutnya diisi penuh oleh milik dominan di atasnya.

"Tahan, Sayang," bisik pria itu di dekat telinganya sebelum memberikan ciuman lembut menenangkan.

Tak lama kemudian, pria itu bergerak di atasnya, mengguncang tubuh sang submisif yang pasrah tergulung ombak hasrat.

"Aaahh ... Aaahh ...."

Setiap hentakan memberikan rasa nikmat bagi Xiao Zhan. Kejantanan pria itu begitu besar keluar masuk di dalamnya, memijat lubangnya untuk terus mengeluarkan cairan hingga terasa basah. Xiao Zhan memejamkan mata menikmatinya.

"Aaahh ... Aaah ... lebih dalam, aah ...."

"As you wish, Sayang. Bagian dalammu sangat basah. Aku menyukainya." Kemudian ia menyapukan jarinya ke kepala kejantanan Xiao Zhan yang mengeluarkan setitik cairan, lalu menjilatnya. "Aromamu sangat manis. Seperti musim gugur. Aku tergila-gila padamu."

Setelahnya, ia menghentak lebih keras, menghujam lebih dalam dan kasar, membuat Xiao Zhan merintih penuh nikmat.

"Aaahh ... Aaah ... Bos, ya ... aahh ...."

Kriiiiing ...

Dalam terpaan gelombang kenikmatan, Xiao Zhan memaksa membuka mata ketika mendengar suara yang mengusik telinganya.

"Aah, su-suaraah a-apaah itu, Bos?"

Pria itu masih mendorong dengan bersemangat. "Tidak ada suara apa-apa, Sayang."

"Aaah, ada seperti ... aah, suara jam weker ... Aaakh!"

Kriiiiiiing!

Mata Xiao Zhan tiba-tiba terbuka sempurna. Selagi suara jam weker berkumandang ke penjuru kamarnya yang sederhana, ia mengamati sekelilingnya dengan bingung, lalu mengerang begitu menyadari bahwa ia sedang bermimpi.

THE AUTUMN CRUSH 🍂Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang