Serena selalu percaya bahwa hatinya bisa meluluhkan Azkara—ketua OSIS yang dingin dan berwibawa. Ia sudah berkali-kali menyatakan cinta, tapi jawabannya selalu sama: penolakan.
Bukan karena Azkara membencinya, tapi karena ada satu nama yang tak pernah bisa ia lupakan—Liora, seseorang yang pergi tanpa pamit, meninggalkan hatinya dalam penantian.
Sementara itu, ada Attar, sahabat Serena sejak kecil yang diam-diam mencintainya. Namun, ia terlalu takut untuk mengungkapkan perasaan itu, karena ia tahu… sekali ia bicara, segalanya tak akan sama lagi.
Cinta yang terpendam. Penantian yang tak pasti. Hati yang tak pernah benar-benar kembali.
Semua terasa samar—seperti kabut.
YOU ARE READING
HAZE
Teen FictionSerena selalu percaya bahwa hatinya bisa meluluhkan Azkara-ketua OSIS yang dingin dan berwibawa. Ia sudah berkali-kali menyatakan cinta, tapi jawabannya selalu sama: penolakan. Bukan karena Azkara membencinya, tapi karena ada satu nama yang tak pern...
