Prolog

41 2 0
                                        


Dua puluh menit menjelang tengah malam, di sebuah sudut sunyi Ashvattha Academy, angin dingin berhembus lembut menelusup melalui celah-celah jendela tua yang retak. Di balik kegelapan, bayangan-bayangan pohon pinus bergoyang seperti tangan-tangan raksasa yang mencoba meraih sesuatu yang tak terlihat.


Tidak ada suara kecuali detak jam besar yang terpancang di menara sekolah. Namun, malam ini, sesuatu yang aneh terjadi.


Lonceng tua itu... berdentang.Tujuh kali. Setiap dentang menggema bukan hanya di ruang-ruang kosong, tapi masuk ke dalam mimpi dan ingatan mereka yang terpilih. Mereka, tujuh anak yang tak saling mengenal, namun terikat oleh rahasia yang sama—sebuah rahasia yang terkubur dalam abu dan kenangan yang terlupakan.


Satu per satu, pesan misterius itu muncul di layar ponsel mereka. Dari akun bernama "Bell#1" yang tak pernah bisa mereka lacak.


"Satu dari kalian menyimpan kunci kematian yang tak terungkap. Aku akan membangunkanmu dengan lonceng pertama."


Malam itu, batas antara kenyataan dan mimpi mulai kabur. Dan saat fajar menyingsing, permainan rahasia pun dimulai.

Echoes of Ashvattha AcademyStories to obsess over. Discover now