•••
"Akhirnya, sampe juga". Ujar gadis yang memiliki paras yang sangat cantik.
Ia pun sudah menginjakkan kakinya di bandara Soekarno-Hatta. Senyum nya mereka begitu saja ia menatap kagum sekitarnya, setelah sekian lama ngga di indo pikirnya.
Tak lama kemudian mobil Lamborghini pun datang untuk menjemput dirinya. Yaa, dia adalah Azalea Anindita Ariesandy – gadis yang memiliki paras cantik, manis nan indah. Dia yang berkembang biak di Rusia pun kini memilih kembali ke Indonesia.
"Aduhh, non Aza tambah geulis pisan euyy". Puji mang Mamat selaku supir pribadinya.
Aza pun tersenyum tipis "Mang Mamat bisa aja dehh".
"Gimana non? betah pisan keliatannya di Rusia". Tanya mang Mamat berusaha mencari topik dan mencairkan suasana supaya tak garing.
"Betah sihh, cuma yaa kangen juga sama indo... Lama banget Aza ngga kesini".
"Iyaa non, perasaan baru kemaren liat non pake seragam TK sekarang udah SMA aja".
Mang Mamat memang sudah lama bekerja di keluarga Ariesandy maka sudah sangat tau dia tentang seluk beluk keluarga ini.
Aza pun menyandarkan kepalanya di kaca jendela mobil elit itu. Ia membuang nafas panjang "Semoga ini yang terbaik".
Tak perlu waktu lama, Aza pun sudah sampai di mansion milik keluarga Ariesandy. Dengan bangunan yang besar nan tinggi, warna putih dan kuning emas menambah kesan elegan dan nyaman dilihat.
Aza pun dibantu Mang Mamat untuk membawa barang yang ia bawa.
"MAMA PAPA I'M COMING!!". Pekik Aza menggema seisi rumah megah itu.
"Sayang, akhirnya datang juga". Ujar sang mama lalu mendekap anak gadisnya dengan erat.
"Papa mana?".
"Papa lagi ada meeting, yaudah kamu buruan bersih diri trus makan yaa. Mama tunggu". Ujar sang mama dengan lembut lalu diangguki Aza.
Gadis itu pun menaiki tangga menuju lantai dua untuk kekamarnya yang sudah lama ia tinggal.
CEKLEKK
Mata hazelnya menatap dalam kamar itu. Ia menatap kagum kamar itu "Ternyata masih sama".
Aza pun memutuskan untuk melakukan ritualnya untuk bersih diri. Tak butuh waktu lama, Aza pun sudah selesai melaksanakan ritualnya.
Ia pun menuruni tangga untuk menuju ruang makan dan sudah terlihat bahwa sang mama sudah menunggu kehadirannya.
"Yukk makan, udah lama kita ngga makan bareng".
"Iyaa ma". Ujar Aza menduduki kursi meja makan.
"Gimana? Betah di Rusia nya?". Tanya sang mama disela-sela mengunyah makanannya.
Aza pun menghentikan kegiatannya, ia menatap sang mama yang tengah menatap nya "Betah kok ma, cuma aku juga kangen sama indo".
"Iyaa juga sih, kamu lama banget disana. Oma opa gimana? Sehat?".
"Sehat kok ma".
"Yaudah buruan gih dihabisin nanti mama kasih kejutan".
Mata Aza pun berbinar-binar, senyumnya merekah begitu saja dengan antusias ia mengangguk cepat "Mau banget maa".
Sang mama pun hanya tersenyum tipis "Iyaa habisin dulu". Ia menatap putrinya dengan hangat "Ternyata masih sama, masih kayak anak kecil". Batinnya
Waktu sudah menunjukkan pukul 09.30, Aza yang sedang bersantai diruang tengah pun terkaget ketika sang mama yang turut gabung untuk melihat channel kesukaannya.
YOU ARE READING
TWO DIFFERENT WORLDS {SYAQEEL}
Teen FictionKisah seorang gadis baik hati, cantik, nan manis mencintai seorang pria yang jelas latar belakang dan status sosial mereka sangat berbeda. Azalea Anindita Ariesandy - Gadis yang famous karena bakatnya di bidang non-akademik. Model, ia terkenal karen...
