Prolog

30 3 0
                                        

"I stand between a sky too far and a wound to deep. And neither is mine to hold."

Orang bilang, langit gak pernah benar-benar gelap. Bahkan di malam terhitam sekalipun, selalu ada bintang yang menampakkan sinarnya. Tapi, gimana jadinya kalau bintang itu padam sebelum aku sempat melihatnya?

Namaku Alya. Usiaku 14 tahun. Dan hidupku berhenti pada satu titik: saat kakakku satu-satunya, Kak Dika, pergi untuk selamanya. Tanpa alasan yang kutahu kepastiannya. Dan aku tidak sempat pamit..

Sejak saat itu, waktu seakan berhenti. Dingin. Terus berjalan, tapi dingin. Tidak ada jawaban. Tidak ada kehidupan. Dingin. Seperti rasa tubuh kaku kakakku saat ia ditemukan tewas karena kecelakaan motor.
Atau begitulah kata mereka.

Aku mencoba menjalani hari seperti biasa. Tapi tak ada yang benar-benar sama. Tokoh panutanku, andalanku, hilang selamanya. Dan separuh diriku ikut hilang bersama kepergiannya.

Mengapa ia pergi?

Apakah ada yang kak Dika sembunyikan dariku?

Dan kenapa, bahkan setelah kematiannya, rasanya ia ingin menyampaikan sesuatu kepadaku?

Aku butuh penjelasan. Mungkin pengampunan.

Atau mungkin, secuil harapan bahwa aku tak sendiri dalam kehilangan ini.

Dan disini, kisahku dimulai. Dari sisa kenangan yang tertinggal. Dari suara-suara tak terucap.

Dari kisah yang perlahan terungkap-Di Antara Langit dan Luka.

***

Happy Reading ❤️
Di Antara Langit dan Luka - Abigail Syallom

Di Antara Langit dan LukaStories to obsess over. Discover now