Ketukan pintu di kala mentari hendak menampakkan diri,suara bising dari semua orang yang berusaha memikat pelanggan
"Sa!! Sekarang giliran aku ya,tolong dah 5 menit lagi aja,aku mau ke toilet dulu"
"Yaudah cepet ya,nay"tanggap kahesa
5 menit berlalu
"Kamu buru buru amat,mau kemana?biasanya pulang langsung tidur"tanya inay
"Menghindari paket c aja"jawab kahesa
"Kamu yakin,udah mah kamu kan kedapatan 4 jam dari tengah malem ke subuh,trus kapan istirahat nyaa"tanya inay
"Gpp,palingan cuma mati"jawab kahesa sembari memakai seragam
Inay hanya terdiam mendengar itu
"Jangan salah langkah lagi ya,kahesa kali kali main ke sini ya"ucap Inay saat hesa meninggalkan pintu.
"Dingin banget ya, perasaan kemarin panasnya minta ampun dah"
"Eh cha liat tuh,"
"Kahesa?dia dianter ayahnya itu?atau ojol Bil?"
Suara kunci di dengar begitu jelas di kesunyian pagi yang di rasa mereka dingin,ucapan salam terlempar oleh kahesa di ruangan yang kosong,
"Kalian?pagi pagi banget datang?"tanya kahesa pada Bilkis dan Echa
"Ahh gak juga ini udah jam 6 lebih,oh iya sa,tadi yang nganter kamu siapa?"tanggap Echa
"Ayah angkat aku"jawab kahesa
"Ayah...angkat"gumam Echa.
Satu demi satu sepasang sepatu memasuki kelas dengan seragam yang begitu cerah dan baru, tinggi yang beragam,suara yang tak berirama,dan tujuan yang berbeda mulai memenuhi kelas yang sunyi halayak goa.
"Heiii Hess, selamat pagii ketua"
"Tumben datang pagi dre"jawab kahesa
"Kita sekolah seminggu aja belum"balas Andre
"Hanya bercanda"tanggap kahesa
Di sela kahesa berbincang seseorang memegang kedua pundaknya dengan tawa
"ASSALAMUALAIKUM,ketua pagi ini lemes yaaa,lembur lagi ya"
"Waalaikumsalam,ya begitulah rehan seperti kemarin,kamu cerah bet,sholat subuh ya iklas yaa"
"Ahh akumah selalu iklas dongg emangnya kamu yang sholat aja jarang wkwkwkkw canda"
Pagi yang di penuhi dengan canda dan tawa menemani sinar mentari yang kian menyinari semua tubuh di dunia
Waktu pelajaran pun tiba,satu demi satu siswa di panggil oleh Andre dan rehan bersama dengan teman dekat Andre bernama Nasir
"Angel panggil gurunya gih"ucap kahesa pada siswa perempuan berambut pendek
"Iya iya ah,ayo komala"jawab Angel
Guru yang bernama putri memasuki kelas dengan aura propesional yang amat tinggi dalam bidang bisnis, memberikan arahan sebagai wali kelas,dia meminta organigram segera di buat dan membayar kas
"OKE BAYAR KAS SEMUANYA KALO KAGAK GUA GETOK PAKE BOTOL MINUM RASA TERMOS INI HAH CEPET"teriak sang bendahara bernama Nina seorang wanita dengan keberanian halayak singa
"San jangan lupa catat ya"unjuk kahesa pada Susan seorang wakil bendahara
Pelajaran demi pelajaran berlalu,kahesa melihat dan memperhatikan setiap orang di kelasnya,
Rehan memohon pada kahesa untuk menukar bangkunya dengan alasan dirinya kurang pede duduk di depan,kahesa menyetujui nya tanpa pamrih.
Revaldi teman sebangku rehan mengobrol singkat dengan kahesa sampai pelajaran inggris dimulai
"Wahh ketua,gpp kan pindah dulu,rehan emang gitu orangnya di bilang pede banget ga,di bilang pemalu juga gak"ucapan revaldi dengan senyum lebar dan tutupan mata yang penuh dengan ketulusan,kahesa hanya menanggapi nya dengan senyum yang sama,
Namun setelah revaldi mulai menulis kahesa penatap secara keseluruhan badan revaldi dengan serius,revaldi yang merasa agak tidak enak mengatakan
"Napa sa,ada yang salah,atau kau suka sama gua hehheheh candaa"
"Maaf cuma kagum aja,badan sebagus ini bisa di dapat saat kamu smp,aku tau ini bukan gen kan?"
Revaldi terdiam dengan mata terkaca kaca,dan dia di panggil guru untuk tugas,
Istirahat tiba kahesa di kerubungi banyak wanita karna sifat nya yang seperti bapak bapak yang suka mengatur dan mengasuh anak,dan para wanita itu adalah
Angel, seorang sekertaris
Dan sepasang besti yang selalu bersama yaitu Linda dan vitri juga ada beberapa siswi lain yang menjodohkan kahesa dengan angel karna halayak suami istri mereka selalu bekerja sama berdua,
"Abii,abii sini,ini umi nungguin"teriak vitri saat kahesa lewat
Kahesa hanya tertawa dan pergi ke kantin,melihat ruangan di atas faktori di sekolah dengan tetepan serius
Semua orang yang berada tepat di atas kelas kahesa bertiak padanya seolah mengolok golok dirinya karna suatuhal,
"Jangan di dengerin ntar juga diem sendiri,monyet emang gitu kalo lama yang wik wik" ucap angel pada hesa.
Setelah angel masuk ke kelas dengan siswa lain,revaldi pergi ke arah kahesa dan dengan ekspresi datar
"Kamu hati hati sama angel,apa yang ku tau bisa saja membuat mu kehilangan kepercayaan pada nya"ucap revaldi
"Emangnya kenapa,saya km di sini apapun masalah siswa harus saya hadapi rivalz"ucap kahesa dengan perlahan mendekati revaldi
"Dia sering membuat onar di SMP nya,kami satu SMP namun tidak terlalu mengenal,aku lebih sering mendengar kesalahan nya dari pada kebaikan nya,dia pernah mencuri dan menjual hp,selalin itu mabal dan bolos adalah hal yang biasa aku dengar dari teman sekelas nya,gunta ganti Pria adalah kebiasaan nya,aku tidak tau apa yang dia akan lakukan sekarang, apakah kamu sanggup untuk menghadapi nya nanti ketika dia bertingkah?KETUA"ungkapan revaldi dengan tatapan tajam dengan suara rendah
"Dia murid di kelas ku, seorang wanita yang harus di lindungi dan bukan di sakiti,aku belum bisa mempercai kata kata mu itu,tapi dia adalah tanggung jawab ku sekarang rivalz,kau bisa tenang sekarang,aku tau kau sedikit membenci nya karna berita itu kan,muka mu memang bisa berbohong tapi tidak dengan matamu"jawap kahesa dengan senyum dan memegang dagu Rivaldi dan gurupun datang.
Kahesa melihat angel yang duduk sendiri menunggu rehan yang tak kunjung datang di bangkunya dan berteriak Abi pada kahesa lalu menutup Mulutnya karna sadar ada guru
Dari kelas dia melihat seseorang sedang di rangkul dan bersenang-senang juga bahagia dengan teman temanya yang di sinari Tarang mentari dan di temani kehangatan kebahagiaan akan ketulusan yang di beri,kahesa meneteskan air matanya,namun rehan datang dan menutup pintu
"Hes Napa?" Tanya rehan
"Gpp cuma lagi boke"jawap kahesa
(Ini tidak terjadi dalam waktu sehari melainkan berbeda waktu)
ESTÁS LEYENDO
Sukses
No Ficciónsemua insan berharap mereka akan tenang di masa tua,melihat orang yang mereka cintai sudah bisa berdiri sendiri,namun apakah semua itu dapat terwujud kahesa seseorang yang berusaha menghapus masalalu nya dan hidup dengan cerita baru,mengejar perinta...
