Prolog

2 0 0
                                        

Sejak kecil, Naufal Raditya terbiasa hidup dengan kebebasan yang tidak banyak dimiliki anak-anak lain. Keluarganya kaya raya, tetapi kehangatan rumah jarang ia rasakan. Kedua orang tuanya, Andrian Raditya dan Laras Ayuningtyas, lebih sering berada di luar negeri untuk mengelola bisnis keluarga. Sementara dua kakaknya, Raka Raditya dan Rendy Raditya, meskipun lebih dekat dengannya secara usia, tetap terasa seperti orang asing karena kesibukan mereka.

Sebagai anak terakhir, Naufal dulunya manja. Namun, seiring waktu, ia belajar untuk mandiri. Tidak ada yang bisa diandalkan, jadi ia menjalani hidupnya dengan caranya sendiri. Di sekolah, ia lebih suka tidur daripada mendengarkan pelajaran, tetapi anehnya, nilainya tetap sempurna. Ia juga bukan tipe yang menarik perhatian—bahkan nyaris transparan di mata teman-teman sekelasnya.

Namun, di balik sifatnya yang cuek dan tertutup, ada tiga orang yang tetap bersamanya sejak SD: Bima Satwika, Faris Aditya, dan Reksa Mahendra. Persahabatan mereka terjalin perlahan, tetapi sekarang mereka lebih dari sekadar teman dan mereka sudah seperti saudara.

Seiring waktu, hidup Naufal mulai berubah, terutama ketika kedua kakaknya mulai lebih sering pulang ke rumah. Kehidupan yang sebelumnya nyaman dalam kesendirian perlahan-lahan terusik.

Naufal RadityaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang