Musik mengalun dipagi yang terik tak membuat wanita dewasa yang berdiri di depan pintu itu merasa tenang, sepuntung rokok ditangan mulai ia nyalakan.
"Ewhh apa yang membuatmu merasa kesal Alexandra" Ucap Risa merebut rokok yang sedang Alexa hisap
"Diamlah Risa! Jangan menggangguku" Kesal Alexa merebut kembali rokok yang dihisap Risa.
"Berapa lama sejak aku melamar posisi itu di Sanosco? " Tanya Risa
"Tidak ada respon sama sekali! Tidak apa-apa! " Kesal Alexa sebab ajuan kasus di Sanosco tak kunjung direspon.
Risa yang mendengarnya malah tertawa "Alexa dan rasa hausnya terhadap kasus-kasus besar." Ejek Risa dengan drama
"Sial! Aku tidak tahan lagiii" Gusar Alexandra menunjuk tempat yang mereka tinggali dengan kesal
"Lihat tempat ini! Aku tidak tahan dengan kota yang monoton ini, tidak akan pernah terjadi apa-apa disini! "
"Brengsek! " Kata-kata kasar sudah biasa Risa dengar dari mulut Alexandra wanita cantik penuh karisma tapi tidak dengan kepribadiannya yang suka berkata kasar jika merasa kesal.
Risa hanya menghela nafas sudah terbiasa dengan sikapnya, mereka sudah berteman sejak lama jadi ia tau betul bagaimana Alexandra.
"Pernahkah kau berhenti untuk melihat dirimu sendiri? Maksudku, pernahkah kau membayangkan kami di Sanosco? " Ucap Alexa menghisap rokoknya
"Ya tentu saja, temanku. Itu akan menjadi luar biasa!" Antusias Risa sambil menyanyikan sepenggal lagu perang, membuatnya sedikit tersenyum
"Kasus-kasus baru, kau tau untuk di pecahkan dan agar dikenal luas dibidangnya, tempat baru dan orang baru, kesempatan baru, kasus baru... " Ucap Alexa menggebu membayangkan jika mereka dipindah tugas ke kota lain yang penuh tantangan
"Wanita baru, tempat baru, klub malam yang bagus, pesta yang layak, dan ughh kamu benar-benar menyebalkan, bukan? " Ucap Risa memotong ucapan Alexa tadi
"What kamu gatau apa-apa, shit Risa!" Kesal Alexa namun terhenti saat Risa menyodorkan amplop putih berlogo kepolisian
"Ambillah, kamu benar-benar butuh ini" Paksa Risa, membuatnya mau tak mau membuka amplop berisi surat itu
"Shit, aku tak percaya, aku melakukannya, sialan Risa!" Alexa yang tak percaya mendapat surat itu memukul senang bahu Risa, dia tak percaya mereka berhasil melakukannya, lamaran yang mereka kirim ke Sanosco ternyata diterima, mereka tertawa senang akhirnya setelah ini akan pindah tugas.
"Gimana kalau malam ini kita kunjungi Jade? " Ajak Risa
"Tentu, coba liat siapa yang harus ku undang... Emm aku akan mengundang gadis baru itu" Ucap Alexa teringat gadis sexy yang baru ia kenal
"Kiara maksudmu?" Tebak Risa
"Yaps benar sekali"
"Wah kita akan pindah ke Sanosco, dan akan tinggalkan gadis itu disini dalam keadaan mabuk cinta?" Ucap Risa tak habis fikir
"Oh tenanglah Risa tidak ada cinta, itu hanya seks dia tahu itu, semua orang tahu itu" Santai Alexa dia tahu gadis itu juga menginginkannya
"Sampai kamu jatuh cinta..." Risa menyanyikan lagu pandangan pertama, membuat Alexa memutar malas matanya.
"Aku tidak akan jatuh cinta, kamu tau aku gimana" Ya Risa tau gimana Alexa si playgirl yang suka membuat wanita tergila-gila jadi jangan harap ia akan mudah jatuh cinta.
~🌑 ~🔞💦
Malam pun tiba, dentuman musik DJ memenuhi club malam yang mereka datangi, seorang barista menuangkan minuman yang pastinya memabukkan bagi siapa saja yang ingin bersenang-senang malam ini.
Alexa dengan setelan manly nya terlihat tampan sekaligus cantik dengan geraian rambut panjangnya, tak kalah cantik dengan gadis yang duduk didepannya saat ini.
Ya dia adalah Kiara Gadis sexy yang baru ia kenal beberapa hari lalu.
Rok pendek yang dikenakan Kiara membuat Alexa hilang fokus, Kiara yang sengaja menggodanya menyodorkan segelas bir dan meminumnya bersama.
Diiringi musik yang mendukung suasana membuatnya tak tahan untuk menciumnya, merekapun berciuman mesra saling melumat satu sama lain, seperti orang kehausan keduanya bercumbu seperti dunia hanya milik berdua, Kiara membalas ciuman dengan mencium lehernya.
"Aku tidak akan bisa menahan diri seperti ini" Ucap Alexa, membuat Kiara tertawa kecil
"Umh.. Siapa yang bilang kau harus menahan diri.. Ketua? " Goda Kiara kembali mencium bibir Alexa, sebelum pergi ke kamar kecil
"Aku akan segera kembali" Ucapnya.
Dikeluarkannya sebatang rokok dari sakunya, aku tidak tau itu rokok jenis apa yang jelas itu bisa membuatmu merasa senang, saat sedang mencari korek api dipakaiannya seorang wanita dengan jaket hitam, berambut panjang menyodorkan korek api padanya, dan menyalakannya.
Sangat cantik meski cahaya ditempat ini agak remang-remang tapi wajahnya terlihat menawan, sejenak Alexa terpana menatap matanya.
Wanita itu balik menatapnya sambil tersenyum kecil.
"Anda tampak familier." Ucap Alexa
"Lucu juga, anda juga" Balas wanita itu menggoda
"Aku merasa pernah melihatmu disuatu tempat sebelumnya" Alexa mulai penasaran
"Bolehkah aku?" Tanya wanita itu menunjuk rokok yang Alexa hisap
"Tentu saja" Alexa menyodorkan rokoknya.
"Siapa namamu? " Tanyanya
"Gisella, kau?" Ucap wanita cantik itu
"Alexandra" Belum sempat mengobrol banyak, Kiara datang dari kamar kecil menyapa
"Hai... " Musik masih berdentum kencang, wanita cantik itu menyodorkan rokok yang ia hisap, Kiara dengan senang hati menerimanya.
"Cantik, bukan?" Ucap Kiara, saat wanita cantik itu pergi tak jauh dari mereka, Alexa hanya tertawa kecil.
Kiara yang merasa penasaran langsung menghampiri wanita cantik tadi, dan menyentuh wajahnya.
Wanita cantik itu hanya diam menikmati saat Kiara mencium bibirnya, Alexa memperhatikan dari belakang saat wanita itu membalas ciuman Kiara, ketiganya tampak sama-sama tertarik.
Tak berfikir lama ketiganya bermain dikamar, Alexa meraih wajah Gisella dan mencium bibirnya, Kiara meraba punggungnya dari belakang.
Ketiganya benar-benar sudah topless, semakin panas dengan permainannya, saling meraba satu sama lain, benar-benar malam indah, yang mungkin akan terulang kembali?..
~To be continued~
ESTÁS LEYENDO
Kala Cinta Menggoda (Dewasa 21+)
Novela JuvenilBercerita tentang seorang agen kepolisian yang terkenal profesional namun playgirl tiba-tiba menjadi objek obsesi wanita sexy bersuami, bermain dengan pistol ditangannya atau masuk kedalam lubang penjara. "Alexandra.. kau menghindariku?! " ~Manue...
