Rosa Anindya tidak pernah menyangka bahwa pernikahannya dengan Arka akan menjadi penjara sunyi. Di balik kemewahan hidup mereka, Arka masih menjadi tawanan dari bayang-bayang mendiang istrinya. Baginya, Rosa hanyalah raga yang mengisi kekosongan, se...
Dunia Rosa Anindya seakan runtuh dalam satu tarikan napas yang berat. Di atas ranjang rumah sakit, Amita—tante yang sudah dianggapnya ibu sendiri—menggenggam jemari Rosa dengan sisa tenaga yang ada. Dingin dan bergetar.
"Gantikan Tante, Cha..." bisik Amita, suaranya nyaris hilang ditelan bunyi mesin pemantau jantung.
"Apa maksud Mama?" Dita, putri sulung Amita, menyela dengan suara bergetar, mencoba menghalau firasat buruk yang merayap di dadanya.
Amita menoleh perlahan, tatapannya beralih pada kedua putrinya yang masih kecil. "Mama mau Mbak Ocha jadi ibu kalian... buat Mbak Dita dan Dek Kayla."
Keheningan yang mencekam menyergap ruangan itu. Hanya suara detak jam yang terdengar seperti palu hakim.
"ENGGAK! AKU ENGGAK MAU DIA JADI IBUKU, MA!" Teriakkan Dita memecah kesunyian, penuh penolakan dan luka. Gadis itu mundur selangkah, menatap Rosa dengan kebencian yang mendalam.
Dalam suasana yang kian menyesakkan, Amita beralih menatap suaminya yang terpaku di sisi ranjang. "Arka, kamu mau, kan?"
Arka mematung. Pria itu mengusap lembut dahi istrinya, mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Sudah, istirahatlah. Katanya ingin cepat sembuh?"
"Mas... jawab aku," desak Amita lagi, menuntut kepastian sebelum nafasnya benar-benar habis. Arka menelan ludah dengan susah payah. Di depannya ada wanita yang sangat ia cintai, dan di sampingnya ada Rosa, wanita yang tak pernah ada dalam peta hidupnya. Namun, melihat sorot mata Amita yang memohon, Arka akhirnya menyerah pada keadaan.
"Iya," ucap Arka lirih, sebuah kata pendek yang seketika mengunci takdir Rosa dalam labirin kenangan milik orang lain.
****
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.