Sorotan lampu kelap kelip dan suara alunan musik yang sangat nyaring menggema disuatu Club terbesar di Korea. Banyak orang yang mengantri untuk bisa merasaka yuforia mendebarkan didalam saja, Hanya orang-orang penting saja yang bisa mengakses dengan mudah club itu. Termasuk Jisoo. Jisoo memegang kartu vvip hanya untuknya, malamnya yang sempurna selalu ditutup disana, Dan. Siapa yang tidak kenal Jisoo? Hampir 1 Seoul tau dia adalah kalangan paling atas diantara semua kalangan.
Di Club itu Jisoo maupun sahabatnya adalah yang paling disegani selain mereka orang penting Jisoo juga selalu mencari kenyamanan untuknya dan sahabat sahabatnya.
Jisoo, Seungwan, Lisa dan Seulgi. 4 pilar kehidupan. Nyatanya mereka berlima tapi yang dianggap berkelas hanya 4 orang tidak termasuk Hyunjin. Jika 4 lainnya adalah orang penting Hyunjin hanya orang biasa yang bersahabat baik dengan mereka.
Jisoo sedang menikmati minumannya saat pundaknya ditepuk seseorang.
"Hey! Kim Jisoo " Jisoo mendongkak dikala pandangannya agak buram, "Kau sendirian? "
Jisoo tidak menjawab dia kembali meneguk minumannya.
"Biar aku temani " Orang itu duduk dan menuangkan minuman digelas.
"Kau pergilah " Usirnya, "Aku sedang tidak ingin diganggu "
"No no. Sebenarnya Seungwan mengirimku untuk datang kesini "
"Seungwan? " Orang itu mengangguk, "Dimana dia? "
"Sebentar lagi dia datang bersama yang lain "
Lalu Jisoo membiarkan saja orang itu menemaninya, Oh dia adalah Ryujin. Teman sekolah Jisoo yang cukup akrab.
"Tidak ingin memesan wanita? " Ryujin bertanya.
Jisoo menggeleng, "Tidak ada yang baru Ryu "
"Fuck " Ryujin terkekeh, "Kau sudah mencoba semuanya "
"Ambilah seseorang Ryu dan aku akan membayarnya "
"Setelah yang lain datang "
"Whatever "
Mereka lanjut berbicara dengan santai, Ryujin juga tidak segan-segan untuk melarang Jisoo agar tidak terlalu minum berhubung dia mendapat amanah jika Jisoo tidak boleh sampai mabuk berat. Saking menawannya seorang Kim Jisoo banyak wanita-wanita yang datang menggoda atau meminta nomor Jisoo. Tapi, sekali lagi Jisoo mempunyai standar sendiri.
"Yang tadi lumayan " Ryujin meneguk minumannya,
"Aku sudah pernah bersamanya, dia terlalu kaku " Jawab Jisoo acuh.
Ryujin menyempitkan matanya, "Kaku? " Jisoo mengangguk.
"Itu adalah pertama kali untuknya dan aku akui dia nikmat tapi terlalu kaku untukku "
"Sialan, dia bukan kaku tapi dia takut "
Jisoo tertawa, "Aku menakutkan? " Tanyanya, "Why? "
"Milikmu sialan!! "
Tawa Jisoo semakin keras. Saking asiknya mereka berbicara mereka tidak sadar jika sahabat-sahabat Jisoo sudah datang dan duduk bersama mereka.
"Hey! apa yang kalian tertawakan? " Seulgi duduk begitupun Seungwan Lisa dan Hyunjin.
"Bukan apapun " Jawab Jisoo.
VOCÊ ESTÁ LENDO
Seoul Love Story
RomanceSeoul love story menceritakan kisah tentang anak-anak caebol Seoul berteman sejak masih kecil dengan keluarga mereka yang dari kalangan atas. Jisoo menjadi ketua dari kumpulan orang-orang Caebol. "Gue suka sama lo "-Kim Jisoo "Aku ga suka kamu "-Kim...
