prolog

72 11 0
                                        

terlihat seorang gadis berambut hitam sebahu sedang menonton sebuah animasi di kelas nya

sebelum beberapa murid mendatangi nya lalu memukul kepala nya
"cuy? lu nonton kartun? udah besar woi! ingat umur" tawa salah satu gadis yang baru datang pecah

seorang pria mengambil handphone milik y/n lalu mengangkat nya tinggi tinggi
"udh besar,kelakuan masih bocil.. cih.. pantesan bodoh"

seorang gadis lain berbisik ke pria tadi,pria itu menyeringai lebar
"emm..sepertinya bagus"

aku berdiri dan hendak mengambil hp ku,aku berdiri di depan pria tadi sebelum perut ku di tendang pria itu
"cih jangan dekat dekat lu culun jijik gw" ucap pria itu

mampu menghancurkan sedikit hati ku yang sudah hancur berkeping keping
aku menghela nafas lalu menatap semua nya dengan sinis "kenapa kalian mengganggu sih!? padahal aku g salah apa sama kalen"
seorang gadis datang mendekat

lalu ia menjambak rambut ku,aku memegang tangan gadis itu sambil kesakitan
'ugh.. sakit...'

"salah Lo tu masuk kelas kita! reputasi kelas kita jelek gara-gara lu di sini bangsat!!" dia lalu menampar ku lalu melepaskan tangan yang menjambak ku

aku duduk menunduk tak berdaya menahan tangis,aku mengelus pipiku yang panas dan perih

pria yang memegang hp ku lalu mendekat lalu berjongkok di depan ku,menatap ku yang menunduk

"woi culun..lu tu udah beban kelas,rank ekor.. di kelas ini gak pantes tau gak!" pria tadi memukul kepala ku

lalu ia berdiri lagi
"ini gara gara hp ini nih..makanya kau tak berguna~ mending hapuskan saja hp ini" dia mengangkat tangan tinggi tinggi

aku mengangkat kepala lalu menatap nya kaget 't-tidak! jangan!' batin ku

gadis lain menendang punggung ku hingga aku terlihat seperti menunduk

"Lo tu gak sopan.. nunduk gih" gadis itu menekan punggung ku dengan kuat menahan ku agar tidak bangkit

pria tadi membanting handphone ku ke lantai hingga pecah berkeping-keping

PRANG!!

aku yang mendengar itu tersentak.. sebuah kepingan kaca tiba tiba menusuk pipiku,walau kecil

"Dnegan begini kau akan bisa menjadi pintar kan~" mereka berlima tertawa,walau 2 anak pria dan gadis lain diam saja mereka tetap tertawa

'sialan.'

"kuy geng~ kita ke kopsis,aku mau beli beberapa buku biar makin pinter~..setelah nya ke kantin yu" gadis yang awal,dia mengajak dan keluar kelas

mereka keluar kelas meninggalkan ku sendiri di kelas

ini waktu istirahat makanya sepi

tindakan yang tidak di pedulikan oleh pihak sekolah,karena mereka adalah kunci prestasi sekolah

hingga pihak sekolah diam saja saat ada tindakan yang mereka lakukan pada siswa lain

•••

aku izin pulang cepat ke absen murid

aku berjalan pulang dengan menunduk,sambil memegang tas kecil yang berisi handphone ku yang rusak dan hancur

tak mempedulikan pipi ku yang tadi sempat tertusuk kepingan kaca

darah dari sana tak mengalir banyak,sehingga hanya ku keluarkan kepingan kaca nya dan ku beri handsaplas

"WORLD IN GAME~" Boboiboy X ReaderWhere stories live. Discover now