Prolog

9 2 0
                                        

Hiiii semuaaa, Selamat datang di dunia aku, tempat di mana masa depanku awalnya sudah tersusun rapih, lalu setelahnya bercampur dengan keadaan. Yap, impian ku, masa depanku yang dikubur oleh kenyataan.

Sebelum nya kenalin gua Divya Frizka Sasmaya atau yang biasa dipanggil Divya atau Maya. Gua anak dari seorang pengusaha di sebuah kota di Indonesia. Ibu ku bernama Shanum ya aku biasa memanggilnya dengan sebutan bunda. Lalu ada ayah ku, ayah ku bernama Evan.

Gua memiliki rambut panjang berwarna hitam dan mata coklat yang tajam. Ia memiliki tubuh yang ramping dan selalu terlihat siap untuk bertindak. Gua juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS saat masih di SMP. Pengalaman ini telah membantu meningkatkan kemampuan kepemimpinannya dan membuatnya lebih percaya diri.

Gua bersekolah di sekolah terfavorit di kota ini, mungkin orang orang menyebutnya ini sekolah mewah, tapi entahlah suka suka mereka aja. SMA Cita Cendikia nama sekolahnya. 

Bagaimana tidak dibilang mewah, sekolah ini mungkin agak lain di dengar oleh kalian karena setiap kelas memiliki masing masing wifi dan setiap kelas juga terdapat 3 AC dan 2 kipas angin. Fun fact nya gua ga pernah mau sekolah di sekolah segede ini, tapi karena ayah gua yang nyuruh ya gimana lagii.

 Ohh iyaa btw gua punya abang lohh dia udh kuliah, namanya Ravindra Pradipta ya biasa aku panggil bang Ravin. Ga cuman abang guys gua juga punya adik laki laki yang super nyebelin nama nya Rahdika Nebulan atau biasa gua panggil Dika, dia masih di bangku sekolah menengah guys.

Gua orangnya lumayan kreatif, ceria, dan memiliki semangat yang tak terkalahkan. Ia memiliki hati yang tulus dan selalu siap membantu orang lain. Gua pengen banget jadi seorang penulis dan seniman yang sukses, serta dapat membagikan karyanya kepada orang lain.

###

Pada suatu hari di tahun 2006 tepatnya saat bulan Ramadha kala itu,  lahir lah sebuah gadis kecil bernama Divya Frizka Sasmaya, nama yang indah pemberian sang ayah, bunda dan abangnya waktu itu. 

"Oe oe oe" tangisan bayi diruang persalinan, Yap, Divya Frizka Sasmaya lahir pada tanggal tanggal 20 Oktober 2006 pada pukul 14.51 WIB.

Semua orang yang sedang menunggu bahkan tim dokter pun ikut bahagia atas kelahiran putri kecil nya tn.Evan. Evan kemudian masuk kedalam ruangan dan meng-adzan-kan putri kecil nya itu yang baru saja ada di dunia ini.

"Allaahu Akbar, Allaahu Akbar" suara adzan evan terdengar sampai disekitar ruang persalinan itu, dan didekat ruang persalinan itu ada sebuah kantin kecil untuk para Nakes.

Pada saat Evan sedang mengumandangkan adzan semua Nakes termasuk dokter mengira bahwa itu telah adzan maghrib yang berati waktunya berbuka puasa. Ada salah satu dokter yang keluar dari ruang persalinan itu dan melihat ada salah satu suster membawa piring dan nasi diatas nya dia menanyakan sesuatu.

"eh sus sus sebentar, maaf sebelumnya suster apakah tidak puasa?" tanya dokter yang melihat salah satu suster membawa piring dan nasi diatas nya.

"puasa ko dok, memang kenapa ya" tanya suster itu balik

"mau ngingetin aja masih jam 3 sore, belum waktunya buka puasa sus" ucap dokter yang menegurnya

"lah trus yang tadi adzan siapa dok?" tanya suster itu lagi

"itu ada pasien yang baru saja melahirkan sus, suami nya langsung meng-adzan bayi nya" jelas dokter itu.

"Astagfirullahalazim, makasih dok infonya, saya mau kasih tau yang lain dulu ya dok" ucap suster itu lalu pergi meninggalkan dokter itu ditempat.

Dokter itu hanya menggeleng gelengkan kepalanya dengan senyuman tipis di bibirnya.

###

03 Maret 2010...

Pada suatu hari di tahun itu, Divya sedang di bermain masak masakan bersama kakek nya di ruang tv terdengar ketawa dan terlihat bahagia nya Divya saat bermain bersama kakeknya itu.

"Mbah Kakung mau beli apa?" tanya Divya kepada kakeknya dengan sebutan 'Mbah kakung'.

"Teh sama nasi goreng aja nduk" jawab kakeknya asal

"baik pak segera dateng sebentar lagi" jawab Divya dan meninggalkan kakeknya yang sedang menonton berita di televisi.

Divya kembali ke mainan nya lalu membuatkan pesanan kakeknya tadi. Divya membuatkan teh dengan gelas mainan berwarna merah dan memberikannya kepada sang kakek.

Saat Divya sedang bermain dengan asik datanglah Abang nya yang mulai mengganggu sang adik "Ayoo loh bubar bubar abang mau nonton film nih" ucap Ravin 

"ihh abang ade lagi mainan juga, nantilah bentar" protes Divya

"udah udah bubar, abang mau nonton film horor ikut tidak?" tanya Ravin.

"serius ga nih? diomelin bunda ga nanti?" tanya Divya

"nggak, udah hayooo"

note : Divya memang dari usia 3 tahun ia sering sekali membeli beberapa CD film horor jika ikut bunda nya kepasar. Waktu itu dipasar masih menjual CD CD film, lagu dan sebagainya. Divya membelinya namun jarang ia putar karena bunda membatasinya menonton film seperti itu. Kata bunda menonto film horor dapat meningkatkan keparnoan tersendiri.

Balik lagi ke cerita

Divya dan Ravin akhirnya menonton film bersama, saat itu CD yang dipilih Ravin film horor yang setengah komedi jadi tidak terlalu menyeramkan untuk Divya. Beberapa menit setelah mereka nonton bunda manggil Divya dan Ravin.

"Adee... Abangg...sinii dulu nak" panggil bunda dari halaman belakang rumah.

"iyaa bunda kita otw" ucap Ravin.

Mereka kemudian berlari menuju ke halaman belakang rumah mereka, nampak dari jauh sudah ada ayah dan kakek nenek kita disana.

Divya yang menghampiri bunda dan bertanya "ada apa bunda?" 

"kalian sebentar lagi bakal punya adik loh" ucap ayah sambil mengelus perut bunda.

"wahh akhirnya ada yang gantiin posisi aku buat jadi pesuruh abang" ucap Divya dengan diiringi ketawa kecil.

"heh kamu emang abang pernah nyuruh nyuruh kamu?" tanya Ravin tidak terima

"pernah, ya kan bunda?"

Bunda shanum hanya mengangguk dan diiringi tawa canda keluarga pada waktu itu. Semua terlihat senang mendengar kabar bahwa keluarga mereka mau kedatangan penghuni rumah yang baru, yaitu anak ke 3 dari keluarga Evan.

.

.

T.B.C

Oke semua terima kasih telah mampir di cerita ku

jangan lupa klik vote n comment nya yaa guyss

See youu reader reader kuu....papayyy

About MeDove le storie prendono vita. Scoprilo ora