Segalanya mulai menghilang dan menambah sedu sedan Trijata. Ayahnya yang putar setir ke arah Rama hingga mendapat caci makian dari para raksasa. Para teman, saudara yang mati karena peperangan ini. Juga mendapat kutukan mengerikan dari Dasamuka.
Betapa menyedihkannya Trijata begitu mengetahui Laksmana tak bisa membalas rasa cintanya. Karena telah membuat janji tanpa menyentuh sekalipun wanita dalam hidupnya. Rama dan Sita ikut serta membujuk Laksmana, namun ia tetap berdiri teguh pada pendiriannya.
Suatu ketika, seorang kera tua yang memiliki nama Jembawan, tertarik pada Trijata. Mengetahui bahwa Trijata sangat amat mencintai Laksmana, Jembawan meminta kepada dewa agar ia diberi rupa yang mirip dengan Laksmana.
Malam pun tiba, Laksmana palsu memasuki kamar Trijata. Madu kasih pun tak dapat dihindarkan. Trijata tak dapat berpikir jernih. Ia sudah terpenuhi dengan nafsu. Tak pernah muncul di benaknya jika Laksmana tak akan pernah menyentuh perempuan sekalipun.
Kutukan yang diberikan Dasamuka pun membuahkan hasil. Trijata menikah dengan seekor kera tua. Trijata tak ada sekalipun merasakan kebahagiaan dalam kehidupannya. Ia masih terbayang-bayang dengan sosok Laksmana.
Harapan tak pernah sampai. Cinta tak terbalas, pengorbanan.
SELESAI
Halaman akhir novel itu, dapat menghantui Anelsha. Sehingga menjelang dini hari ia tak sanggup menutup mata.
"Gila, sedih banget woee. Omg. Matanya pipis ga berenti." miris Nelsha.
"Mbk sini main ke Semarang. Makan lumpia kita, sambil nangis dikit. Tapi lumpia enak koo serius." tambah Nelsha.
" Bisa-bisanya ada kisah cinta najis kek gini, amit-amit dah. Tapi aku akui ga ada nih sekarang, cewek kek Trijata. Yaudah kan ini cuma kisah mitologi, sejarah kan ditulis yang berkuasa. Gak perlu dipikir dalem-dalem lah. Ini yang salah ya si Dasamuka, pake nyulik bini orang segala. Pokoknya nih ya inti masalah di Sita, coba dia ga cantik, ga sempurna, YANG UTAMA BILANG KALO LAKSAMANA BUAT SUMPAH. POKOKNYA NIH PAOK YANG SALAH!"
"Nelsha kamu gapapa? Nak?" Dibalik pintu kamar Nelsha terdengar suara mama dan papanya yang begitu panik.
Brak! Brak! Brak!
"Ga mah, pah. Nelsha ngigau dikit."
"Tidur udah malem! pacaran ya kamu?!" tuduh Arnaka, papa Nelsha.
"Apaansih pa? Nih nih tidur nih."
"Huh, ada ada aja anak kamu mas." ucap Searyn, mama Nelsha.
"Awas ya, kalo mama denger Nelsha ngumpat lagi!" ancamnya.
"Siap mama." jawab Nelsha.
"Tidur Nelsha."
ŞİMDİ OKUDUĞUN
TRIJATA
Tarihi KurguDisamping kisah asmara Rama dan Sita, tentu ada kisah yang memprihatinkan dan memilukan. Cinta yang tak terbalas diiringi pengorbanan. Namun mengapa begitu banyak orang hanya menyorot pada kisah asmara Rama dan Sita? Inilah jalan pemikiran anak SM...
