berawal dari dia kecil hingga dewasa dia selalu merasa tidak bersyukur atas apa yang dia dapatkan seperti keluarga, teman, dan ekonomi nya. Dia selalu saja mengeluh, merasa paling tersakiti, cape padahal selama ini masalah yang muncul dihidupnya itu terjadi karena sifat yang dimiliki oleh dia sifat yang egois, merasa paling pintar, ego nya tinggi, males, selalu iri, mau segalanya tapi tidak mau berusaha hanya sebatas berdoa dan bermimpi, yang pada akhirnya jika tidak tercapai dia akan mengeluh, merasa dunia tidak adil, merasa paling cape, dan merasa hanya dia yang punya masalah.
dia yang dimaksud bernama Feysa Asterace Valencia, dia memiliki keluarga yang ekonomi nya rendah yang bisa dibilang kelas menengah, memiliki 3 bersaudara dan dia adalah anak terakhir. Entah kehidupan dia emang susah atau dia sendiri lah yang membuat hidup dia menjadi rumit. Terkadang dia menyalahkan orang lain, terkadang dia menyalahkan diri sendiri. Entah di hidup dia ada antagonis atau tidak, atau mungkin dia yang antagonis dalam hidup nya sendiri? tidak mungkin kan, semua orang pasti akan menjadi pemeran utama dalam hidup nya masing-masing, walaupun dia sejahat apapun kepada orang lain pasti dia akan menjadi pemeran utama dalam hidup nya benarkan?.
Kehidupan seorang Feysa menurut nya sungguh datar tidak ada hal yang menarik, tidak ada cerita fantastik, tidak ada masalah? seperti nya ada. Kehidupan yang datar inilah yang menjadi masalah bagi dia, karena kehidupan datar itu tidak seru, tidak seperti orang lain yang mempunyai cerita yang bisa dibagikan kepada orang lain.
mungkin segitu aja dulu, maaf jika prolog yang saya tulis tidak bagus, karena nilai bahasa Indonesia saya dari kecil hingga sekarang jelek.Kebetulan saya gabut jadi nulis aja
kalau emang penasaran gimana hidup Feysa? komen yaa akan saya lanjut ketika sedang gabut? hahahaha akan saya usahakan
YOU ARE READING
my life
Teen Fictionmenceritakan tentang seorang wanita yang membenci dirinya sendiri
