Ada yang mengatakan bahwa persahabatan antara cowo dan cewe itu sepenuhnya tidak ada keterlibatan hati dan pada kenyataannya memang benar adanya, seperti yang di alami oleh seorang gadis yang kini tengah melamun di perkarangan mansionnya.
"Girl." Panggil wanita cantik yang berada di belakang gadis itu.
"Iya ma,kenapa?" Jawabnya.
"Kamu ngapain di depan teras kek gini, ada masalah hm?" Tanya sang mama.
"Engga ada masalah kok ma." Jawab sang gadis.
"Kalo ngga ada masalah kok murung gitu, coba cerita." Ucap sang mama seraya mengusap rambut panjang sang anak.
"Mau balik ke Indo biar ketemu Louis ma." Ucap gadis itu dengan mata berkaca-kaca.
"Jadi anak mama kangen Louis yaa." Ujar mama dan gadis itu menggangguk tanda setuju dengan omongan sang mama.
"Yaudah nanti mama ngomong ke papa biar kita bisa pindah ke Indo ya." Ucapnya membuat gadis itu tersenyum lebar dan memeluk sang mama.
🎀🎀🎀🎀🎀
Terlihat seorang cowo berjalan santai di koridor tanpa memperdulikan bahwa sebenarnya dia sudah terlambat dan tanpa di sengaja seorang gadis menabrak bahunya hingga terhuyung ke samping.
"Aduh maaf kak saya tidak sengaja, saya permisi dulu ya." Ucap sang gadis tanpa menengok korban yang ditabraknya.
Cowo itu terdiam sebentar dan mencium parfum yang melekat di sekitarnya setelah di tabrak kencang oleh gadis tersebut.
"Oliv." Gumamnya yang sangat mengetahui aroma khas dari sahabat kecilnya itu.
Sementara itu
Seorang gadis berlari dari pintu gerbang menuju ke dalam sekolahan barunya itu.
Karena terburu-buru dia tidak sadar bahwa ada seorang cowo yang tengah berjalan santai hingga menabrak bahunya kencang.
“Aduh maaf kak saya tidak sengaja, saya permisi dulu” Ucap gadis itu seraya berlari menuju ruang guru
Tanpa di sadari bahwa cowo yang di tabraknya itu adalah sahabat kecilnya
🎀🎀🎀🎀🎀
To be continue
Udah segitu aja
Nanti bakal lebih panjang lagii
See you in the next chapter👐🏻
Jangan lupa vote dan comennya😗
YOU ARE READING
Addicted
Teen Fiction"Louis mau kan nunggu Oliv pulang?" Tanya gadis kecil itu. "Aku akan selalu nunggu kamu pulang." Jawab laki-laki kecil itu seraya menatap mata indah gadis itu.
