Prologue

15 2 0
                                        

Niskala Aurelia, atau yang biasa dipanggil kala adalah seorang gadis SMA biasa, Namun pada suatu saat ia mengalami kejadian yang tidak terpikirkan akan terjadi olehnya, ia mengalami bullying karena menolong teman sekelasnya yaitu Amira, pada awalnya amira dibully karena ia tidak pandai bersosialisasi dikelasnya dan dengan melihat Amira yang sedang mengalami masa yang sulit, Kala yang tidak sanggup melihatnya pun ingin membantunya, dan Kala pun membulatkan niatnya untuk membantu Amira. 

"HEI! KALIAN BISA GAK SIH GAUSAH GANGGU AMIRA?!, DIA SALAH APA SAMAKALIAN" Ujar Kala dengan penuh emosi yang meluap luap hingga salah satu pembully dikelas nya pun membalas "HEH KALA! Gausah sok baik lo ya!?? Sok sokan mau nolongin Amira, lo aja sebenernya gasuka kan sama dia??!!! Dan kalo lo emang sok berani sama kita, liat aja, lo liat aja apa yang akan terjadi sama lo nantinya.".

Dan benar saja bully-an yang didapat Kala pun mulai ia dapatkan, mulaidari sekedar perkataan hingga fisik pun ia dapatkan.

 Dan sayangnya ada suatu kabar yang membuat kala sangat amat terpukul dan kecewa karena mendengarnya, kabar tersebut ialah tentang Amira, Amira dikabarkan bunuh diri dengan menggantung dirinya "Tuhan mengapa semua ini harus terjadi pada ku, apa salahku aku hanya ingin membantu amira, aku hanya ingin menghentikan pembully-an yang didapat amira" ucap Kala saat mendengar kabar tersebut. 

Terpukul, menyesal, dan perasaan bersalah yang selalu mengikuti dan menyelimuti Kala, kehidupan Kala yang sebelumnya tenang dan tentram kini hanya diisi perasaan kelam tersebut. Dikabarkan amira bunuh diri karena ia sudah tidak sanggup menghadapi semua masalahnya sendiri.

Depresi, frustasi, trauma dan perasaan gila lain nya sudah tidak bisa tertampung oleh Amira sendirian, walau begitu dalam lubuk hati Amira ia sangat amat berterima kasih dengan Kala karena Kala lah yang peduli dengan Amira namun sayangnya hal itu tidak dapat membantu Amira untuk menghilangkan niatnya tuk mengakhiri hidupnya.

Setelah mendengar kabar itu para pembully Amira merasa takut jika akan mendapat masalah, namun sangat tidak adil karena mereka dianggap bersih oleh pihak sekolah, para pembully Amira aman. Karena kehilangan "mainan" nya para pembulipun men targeti Kala untuk menjadi korban selanjutnya, hari demi hari Kalalewati dengan sangat amat berat.

Waktu sekolah yang biasanya terasa cepat bagi kala kini terasa sangat lambat karena siksaan yang ia dapatkan dari para pembully itu, tidak jarang Kala di jambak, ditendang atau pun dipukul jika tidak melakukan perintah yang diberikan oleh para pembully itu, Kala Lelah, capek, dan frustasi dengan ini semua namun Kala tetap bertahan.

Hingga libur semester pun tiba, dan Kala sudah mencari sma lain untuk menjadi pilihan nya untuk pindah sekolah, Kala memutus kan pindah sekolah karena ia sudah sangat tidak sanggup akan neraka yang ia hadapi disekolahnya itu, Kala sudah sangat amat tersiksa disana batin dan fisik Kala sudah tidak mampu menahan nya lagi. Libur semester ini ia gunakan untuk kepindahan sekolahnya karena ia ingin pindah dari sekolah ini untuk secepat cepatnya

The Letter That I send To YouStories to obsess over. Discover now