Prolog

727 107 107
                                        

Disclaimer!

Cerita ini murni hanya imajinasi author, terinsipirasi dari teori-teori boygroup ENHYPEN (MOSTLY DILEMMA) dan cerita ini benar-benar pemikiran author sendiri.

Sebelum masuk ke dalam cerita, author mau kasih tau lagi kalau cerita ini fiksi! Semua yang ada di cerita ini tidak ada kaitannya dengan dunia nyata, tidak berhubungan dengan cerita mitologi secara asli atau apapun! Tokoh hanya meminjam sebagai visualisasi!

Warn! Typo(s)

Kalau ada kalimat yang keliru, ambigu, atau bahasa yang belibet, tolong beritahu agar bisa diperbaiki (karena author-nya masih amatir T_T). Thank you ^^

Enjoy!

.
.
.

🍃🍃🍃🍃🍃

Panas api sama sekali tak sebanding dengan panasnya gejolak emosi. Dalam kecewanya, ia menggeram marah atas kekalahan, tatap hampa tanah berwarna merah kehitaman yang terbakar api di hadapan hingga bangkitkan sebuah perasaan dalam diri yang kian membesar di setiap detiknya.

Dendam.

Terbaring dalam keadaan menyedihkan, penuh luka dan tampak begitu tak berdaya seorang diri dalam gelapnya malam yang dingin

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Terbaring dalam keadaan menyedihkan, penuh luka dan tampak begitu tak berdaya seorang diri dalam gelapnya malam yang dingin. Asap putih dan udara dingin malam itu cukup menjadi saksi bisu akan rasa sakitnya. Helaan demi helaan nafas berat dirasakan, paksa ia nikmati pahit dan perih yang menyatu hingga kemudian ciptakan kekuatan entah darimana. Ia kepalkan tangan yang penuh luka itu dan buatnya bulatkan tekad untuk segera menghancurkan semua yang ada di negeri ini, negeri dengan empat wilayah besar yang dipimpin oleh raja-raja yang amat dzolim padanya;

Albert, perusak ramalan dan masa depan dirinya dengan meminta bantuan pada Dewi bulan demi kepentingan pribadi;

Joseph, raja yang memberinya segel agar ia dikurung selamanya dalam kegelapan;

Dominic, raja yang mengutuknya menjadi makhluk paling buruk di negeri dan berniat untuk menghancurkannya hingga ia berada di dasar kesengsaraan;

Herest, raja yang selalu mementingkan kepentingannya sendiri hingga harus mengorbankan saudara kembarnya demi kekuasaan.

Dan saudara kembar itu adalah dirinya.

Hersient.

absconditusWhere stories live. Discover now