chapter¹

33 5 4
                                        


[Follow dulu dong sebelum baca]

Assalamualaikum semua yang baca cerita ini, semoga kalian suka sama ceritanya..

***

Jangan lupa mampir di:
septembercerita_

***

Difinisi mencintai dalam diam

"Memperhatikan mu secara diam, mendoakan mu setiap hari, dan mencintai mu secara rahasia"
_Ali Bin Abi Thalib

***

"Ujian terbesar ketika kamu mencintainya dalam diam adalah ketika kamu tau siapa yang kelak akan menjadi pemenangnya"
_nifa delma

***

"Tetaplah tersenyum walau hati mu telah kacau dan berserah dirilah kepada sang kuasa, biarkan dirinya menuntun mu kejalan yang benar"
_Adelia ayara putri

***

"Kusimpan cintaku dalam diam, kulisankan harapanku dalam doa, kuperjuangkan dirimu dalam Ridho-nya"
_Muhammad hazar al-fatih

.
.
.

jakarta 17-06-2021

Terlihat di sebuah rumah sederhana tepatnya di dalam satu kamar berwarna biru laut yang indah, terdapat satu orang gadis yang berperawakan mungil dengan tinggi 153,

Nampak tubuhnya di sudah di baluti dengan seragam sekolah yang sangat pas dengan tubuh pendeknya tersebut
Dan tak lupa jilbab biru navi yang menutupi rambut indahnya

Dengan gesit dirinya memasuki barang yang sekiranya akan di perlukan di hari pertamanya sekolah dan setelah merasa semuanya telah siap ia pun segerah pergi keruang makan.

Tap..

Tap..

Tap..

Bunyi langkah kaki di area tangga mengalihkan atensi wanita paru baya yang tak lain adalah ibu dari gadis itu

"Yaa ampun ayara,jangan lari-lari di tangga nanti kamu jatuh"omel wanita itu

Wanita tersebut adalah Melinda Saraswati, sedangkan untuk anak semata wayangnya adalah Adelia Ayara Putri, seorang gadis belia berusia 16 tahun

Dan untuk papa ayara,pria itu sudah lama meninggal kan mereka berdua dan saat itu ayara masih duduk di bangku kelas 1 SD dan tepat dua tahun kepergiannya ia kembali lalu setelahnya papa ayara kembali pergi untuk selamanya dan tidak perna kembali walau sekedar bertemu sang anak yang masih membutuhkan dirinya

Namun ada satu boneka yang sampai sekarang masih di simpan oleh ayara karna itu adalah pemberian satu-satunya dari papanya.
.
.
.
Kita kembali ke ayara,ayara yang mendapat kan Omelan dari sang mama hanya menampilkan senyum kecilnya

"Maaf ma gak lagi deh"_ayara

Ayara berjalan ke arah Melinda dan memberikan kecupan selamat pagi lalu dirinya pun duduk di samping Melinda

"Udah kamu sarapan cepat gih,jangan sampai teman-teman kamu udah datang"_melinda

Ayara hanya mengangguk singkat dan kembali memakan sarapannya hingga sekitar 6 menit mereka sarapan akhirnya ayara selesai.

yang ditakdirkan [on going]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang