akhir tahun

98 7 1
                                        

Ketikan bold sama Itali itu artinya bahasa isyarat ya, kalau cuman bold aja itu bergumam.

Happy reading. . .
.

.

.

.

Arvidan menatap sapu yang ia pegang, ini hari yang melelahkan baginya, bagaimana tidak banyak pelanggan yang berdatangan dari kemarin, tentu saja karena sekarang ini akhir tahun bukan? Pasti mereka meluangkan waktu dengan keluarga ataupun pacar tidak dengan Arvidan yang hanya sendirian dan melakukan rutinitas berulang kali.

Diusianya genap dua puluh tahun seharusnya ia mempunyai seorang pacar ataupun bersenang-senang di klub malam ataupun melakukan hal yang tak berguna, tetapi ia tak bisa, baginya tiap detik yang ia kerjakan akan menghasilkan uang dan hasil yang sepadan, bagi orang yang menyandang disabilitas sepertinya, dia berpikir jika tujuan ia hidup untuk menunjukkan kemampuannya.

Ya!, Dia seorang tuna rungu dan memiliki banyak kekurangan, tetapi untungnya temannya memaklumi kekurangan nya, jadi saat memanggil arvidan, harus menoel bahunya atau melemparinya kertas kecil agar arvidan mengerti.

Walaupun tuli, tak dapat dipungkiri arvidan memiliki fisik yang sangat tampan, badannya tinggi dan proporsional, dan dia juga seorang blasteran, banyak wanita yang mengagumi fisiknya, tapi arvidan mengerti, para wanita itu hanya tertarik fisiknya saja.

Lalu seseorang melemparinya kertas kecil, dan arvidan menoleh ke sumber tersebut mimik wajahnya mengatakan 'ada apa?'.

Teman kerjanya yang bernama vivaldi atau akrab dipanggil Valdi itu tersenyum dan mulai menggunakan bahasa isyarat.

'hentikan itu, ayo kita mulai membuat bahan dasarnya'

arvidan mengangguk tanda ia mengerti dan segera menaruh sapu itu ketempat nya setelah itu berjalan kearah dapur, karena arvidan dan Valdi mempunyai ciri khas rasa makanan yang unik jadi mereka dipercayakan untuk mengatur dapur dan seisinya.

Mereka berdua sibuk mengolah bahan dasarnya karena hari ini akhir dari tahun 2023, jadi mereka mengolah lebih bahan dasarnya, tangan mereka berdua terlihat telaten saat mengaduk-aduk adonannya.

Setelah selesai membuat bahan dasar mereka langsung menyimpan nya di lemari pendingin dan mencuci tangan nya karena kotor terkena berbagai bahan tepung.

Valdi melirik arvidan yang sibuk cuci tangan, lalu dia menoel bahu arvidan.

Arvidan lalu menoleh dan mengangkat kedua alisnya yang tebal dan berbentuk itu.

'akhir tahun ini mau kemana?' tanya Valdi menggunakan bahasa isyarat

'nggak kemana-mana, capek juga' balas arvidan jujur

Valdi terkikik mengejek bagaimana bisa remaja seperti arvidan ini menjalani hidup yang membosankan.

Arvidan yang tahu Valdi mengejeknya mengerutkan kening tak suka.

'aku ngga kayak kamu yang boros' balas arvidan pedas lalu segera pergi karena sudah waktunya membuka toko.

Membaca tanggapan arvidan membuat Valdi jengkel dan mendengus kasar.

'awas aja nanti kalo butuh' gumam Valdi kesal dan menyusul arvidan.

Arvidan pun mulai membersihkan meja dibantu oleh karyawan lain dan tentu Valdi juga, arvidan tentu saja paling dekat dengan Valdi karena Valdi memahami bahasa isyarat dan bisa berinteraksi dengannya.

TuliWhere stories live. Discover now