Di sebuah club malam, terlihat seorang wanita LC yang sedang menemani klien nya untuk minum
LC itu bernama Maya, Maya adalah wanita tercantik di sebuah club malam di kota itu
Maya juga sering diundang keluar kota untuk menemani laki laki hidung belang meluapkan nafsunya untuk berhubungan intim ke Maya.
Maya tinggal di sendiri semenjak kepergian ayah dan ibunya karna di penyakit jantung, termasuk juga Maya
Saat itu Maya sedang melayani salah seorang laki laki di club malam nya, Maya seperti biasa menikmati pekerjaan nya, dalam hati kecil nya dia sebenarnya tak ingin masuk kedalam situasi seperti ini tapi karna keadaan yang ada, dia terpaksa dan lambat lain menjadi terbiasa.
Saat itu klien nya meminta Maya untuk melayani nafsunya, seperti biasa Maya langsung cek in ke hotel di deket club malam itu, dari ujung rambut hingga ujung kaki Maya melepaskan pakaian nya.
Hingga terlihatlah tubuh seorang wanita dengan mulus dan seksinya membuat siapa saja dalam ruangan itu menjadi semangat untuk mencicipinya.
Malam itu menjadi malam yang sangat luar biasa untuk laki laki itu hingga laki laki itu tertidur karna sudah terpuaskan nafsunya oleh Maya.
Maya pun pergi ke kamar mandi, dan membasahi tubuh nya untuk bersih bersih, tak hayal Maya menangis dengan keadaan dirinya.
Tapi Maya sadar kalau bukan karna begini mungkin dirinya tak bisa punya kehidupan yang layak.
Maya pun keluar dari hotel itu saat jam menunjukan jam 4 pagi, Maya langsung kembali ke rumah nya dia memesan sebuah grab dan menunggunya dengan menghisap sebuah rokok dan duduk di luar hotel sambil sesekali melihat kearah jalan.
Tak lama mobil pesanan Maya pun datang dan menuju ke arah rumah Maya.
Sesampai di rumah, Maya langsung merebahkan tubuhnya di kasur hingga pagi pun datang, akan tetapi Maya tetaplah masih terjaga dalam keadaan tidurnya.
Jam 12 siang Maya pun terbangun dalam keadaan pusing dan lapar, Maya melihat kearah kulkas yang isinya hanya sebuah roti dan Maya memakan roti itu sambil duduk melihat ke arah foto ayah dan ibunya.
Maya selalu gagal dalam percintaan, orang yang jatuh hati ke Maya hanya mau tubuh Maya saja bukan dengan hatinya.
Hingga seminggu pun berlalu dengan kegiatan Maya lakukan perbuatan yang gitu gitu aja, disaat maya mau ngelayanin minum tanpa sadar Maya pun mual berkelanjutan seperti masuk angin tapi bersamaan dengan keram bagian perut bawah Maya.
Temen temen dan pengelola tempat Maya bekerja menyuruh Maya untuk pulang dan beristirahat agar besok Maya bisa kembali melayani tamu tamunya
Tanpak tamu tamu Maya pun terlihat kecewa dengan kepulangan maya.
Maya pun beranjak dan bergegas pulang dari tempat nya bekerja, sebelum pulang Maya pun menyempatkan diri untuk ke apotik membeli testpack.
Tak lama Maya pun telah sampai dirumahnya dan hendak ke kamar mandi untuk mengetes hasil testpack nya.
Alangkah terkejutnya Maya dengan hasil testpack nya ternyata dia tengah hamil,
Wajah shock bercampur aduk
"Aaa.. Apaa ini!! "
"Tidak mungkin, akan aku coba lagi pasti ini ada kesalahan".
Percobaan berulang ulang pun sama saja hasilnya tetaplah sama, Maya tengah mengandung yang tidak tau siapa ayah dari anak itu.
" Aku harus bagaimana? "
"Apa aku aborsi aja anak ini, aku tak ingin dia lahir dari seorang ibu seperti aku" Kata Maya dalam diam nya sambil meminum alkohol
Maya yg tampak stres pun sesekali melihat ke arah handphone nya dan melihat nomer telepon sahabat yg bekerja di club malam.
"Kring... Kring... Kring... "Handphone pun berbunyi
" Hello May, bagaimana keadaanmu saat ini apakah sudah enakan"kata bobi salah satu penjaga di club malam
"Sepertinya aku absen seminggu mas" Sahut Maya
"Kenapa May? Ada apa! " Tanya bobi
"Tidak apa mas, sepertinya aku seminggu akan absen dari sana mas" Sahut maya lagi
"Tidak bisa may, pelanggan mu mencari mu " Sahut bobi sambil marah
"Tut... Tut... Tut... " Telpon pun dimatikan oleh May
Maya yg tampak kesal dan dengan rasa yang bercampur aduk membuat dia memutuskan pulang ke daerah aceh,
Maya pun langsung memutuskan berkemas baju untuk balik ke aceh ke tempat saudaranya.
Tak lama Maya meninggalkan rumahnya, komplotan club malam Tempat Maya bekerja pun mendatangi rumah maya, dan berteriak teriak nama Maya seolah-olah seperti orang gila
"Maya... Maya... Maya... "Teriak salah seorang dari mereka yg bernama bobi
" Kalian coba dobrak pintu itu "sembari menunjuk kearah pintu rumah Maya
" Siap" Sahut teman teman nya
"Bruk.. Bruk"suara pintu didobrak
Mereka pun bergegas mencari keberadaan Maya ketika pintu itu berhasil di dobrak, dari seluruh rumah Maya mereka tak menemukan Maya
" Sepertinya dia telah pergi " Sahut salah seorang teman bobi
"Sial...., ayo kita keluar dari rumah ini dan mencarinya dihalte aku yakin dia disana" Sahut bobi
Mereka pun meninggalkan kediaman rumah Maya menuju ke arah halte bis.
Maya yg saat ini sedang turun dari angkot pun kini menuju kearah bis jurusan aceh, akan tetapi tiba tiba bunyi telpon Maya menghentikan langkahnya
"Kring...kring.... Kring... "
"Tia, ada apa? " Sahut Maya
"Maya kamu dimana, apakah mereka menyakiti mu? "Tanya tia
" Mereka siapa, aku sedang tidak disakiti siapa siapa! " Sahut Maya
"Bang bobi May, bang bobi sama teman teman nya mendatangi rumah mu" Kata tia
"Apa? Sudah aku tebak, mereka pasti akan kesana " Sahut Maya
"Hati-hati Maya, aku takut kamu diapa apakah bang bobi" Kata tia
"Tia, sebenarnya aku hamil dan aku sedang ingin libur seminggu tetapi dia tak mengijinkan ku makanya aku memutuskan pergi dari kota medan ini" Sahut Maya dengan suara sedih
"Apa? Kamu hamil" Sahut tia
"Iya tia, aku harap kau akan merahasiakan semua ini ya" Sahut Maya dari kejauhan
"Iya tia, kamu jagalah diri baik baik" Sahut maya sambil mematikan telepon takut ada yg mendengar kan pembicaraan mereka
"Tut.... Tut... Tut.. " Telepon pun dimatikan
Maya yg sedari menyadari akan bobi yang nekat, iya pun memutuskan untuk tidak menaiki bis tetapi menaiki mobil travel, Maya pun bergegas menaiki mobil travel.
Tak lama terlihat lah bobi dan juga teman-temannya datang dengan sepeda motor.
"Brum... Brum... Brum.. "
"Kalian cepat periksa semua mobil, cari keberadaan Maya " Sahut bobi sambil berteriak
"Oke Bob" Sambil menuruni sepeda motor
Tak lama sopir travel pun menaiki mobil itu, dan bergegas pergi dari terminal itu
"Sudah siap mbak, ada yg kita tunggu lagi" Sahut sopir travel
"Tidak pak, ayok pak pergi cepat" Kata Maya
"Oke mbak" Sahut pak sopir
Mobil Maya pun pergi dari terminal, tampak sosok bobi yang menunggu di sepeda motornya melihat lihat kearah arah lain.
Maya pun tampak tersenyum melihat bobi yg kebingungan mencari keberadaan nya, dan mobil pun menuju ke arah Aceh.
ESTÁS LEYENDO
CHRISTIAN DANTE
Accióncerita ini menceritakan tentang perjalanan seorang anak yang Hebat yg dilahirkan tanpa seorang ayah dan lahir dari rahim seorang pekerja wanita malam Christian Dante namanya sering di panggil Dante, sekarang berumur 24 tahun sedangkan ibunya bernam...
