chapter 1

53 34 49
                                        


Happy Reading
.
.
.

Hari ini adalah hari pertama para murid SMA ANTARIKSA masuk sekolah setelah libur tahun ajaran baru, murid-murid berjalan masuk setelah memarkirkan kendaraanya seperti halnya perempuan berambut panjang ini.

"Ayara...," panggil seseorang dengan sedikit berteriak sambil berlari ke arah orang yang dipanggilnya itu yang sudah berhenti berjalan karna menunggu dirinya.

"Hai Nau," sapa Ayara saat orang yang memanggilnya tadi sudah berada didekatnya. Orang itu adalah Naura Collins salah satu sahabat Ayara.

"Ke kelas sama yuk Ra," ucap Naura sambil mengandeng tangan Ayara dan berjalan bersama ke kelas mereka.

"Morning guys," sapa Naura ke teman-temannya yang berada dikelas.

"Morning juga Naura," balas teman-temannya.

Naura dan Ayara berjalan ke bangku tempat duduk mereka dan menghampiri sahabatnya yang lain yang sudah lebih dulu tiba dikelas.

"Aaahh..., kangen sama kalian" ucap Naira setelah dirinya duduk dibangkunya.

Ayara memiliki tiga sahabat yang sudah bersama dengan dirinya dari mereka baru pertama kali masuk SMA sampai sekarang dia sudah berada di pertengahan kelas 11. Naura Collins cewek cerewet, asik, happy virus, namun terkadang suka lemot. Xena Elleora Wijaya tipe orang yang ketus, cuek dengan hal-hal sekitarnya, anti cowok dan emosinya tidak terkendali, dan yang terakhir Keysa Zasnoran tipe cewek yang penyayang, kalem, penengah saat teman-temannya lagi cekcok dan selalu ada buat teman-temannya.

"Baru dua minggu juga ga ketemu," balas Keysa sambil tersenyum ke sahabatnya.

"Iya emang baru dua minggu tapi kayak udah dua bulan tau ga ketemu kalian," ujar Naura sambil memeluk Keysa dengan ekspresi wajah yang cemberut.

"Lebay," tandas Xena yang dari tadi hanya diam memperhatikan kelakuan temannya itu.

"Biarin aja sih," balas Naura sambil melihat ke arah Xena dan mejulurkan lidahnya keluar bermaksud untuk meledek Xena.

"Pagi anak-anak, apa kabar semuanya?" sapa seorang guru perempuan sekaligus wali kelas mereka yang bernama Bu Fiona.

"Pagi, baik Bu," balas murid yang beradi di kelas kompak.

"Bagaimana kalian sudah siap untuk belajar hari ini?" tanya Bu Fiona melihat murid-muridnya.

"Belum bu," balas mereka lagi, walaupun sudah libur mereka masih saja malas untuk belajar.

"Kenapa belum,  padahalkan sudah libur masa masih saja malas belajar?" tanya Bu Fiona yang heran karna jawaban murid-muridnya.

"Dua minggu itu ga cukup Bu,  itu sebentar banget belum cukup banget buat liburan," sahut salah satu murid cewek yang bernama Daffin yang memang terkenal malas sekali untuk belajar.

"Yaudah karna kalian belum puas khusus untuk hari ini kalian ga belajar, jadi kalian bebas tapi tidak ada yang boleh bolos," kata Bu Fiona menjelaskan kepada murid-muridnya.

"Yess!!!" seru murid-murid senang mendengar apa yg dikatakan Bu Fiona barusan.

"Tapi harus kalian ingat ini hanya untuk hari ini, besok sudah harus belajar dan saya tidak ingin melihat ada yang bermalas-malasan besok," ucap Bu Fiona mengingatkan sebelum dirinya keluar dari kelas.

"Ke kantin yuk guys," ajak Naura saat Bu Fiona sudah meninggalkan kelas dan beberapa siswa juga sudah keluar dari kelas.

"Ayoo," balass Keysa sambil berdiri diikuti sahabatnya yang lain dan berjalan meninggalkan kelas.

Ayara dan lain berjala beriringan menuju kantin, banyak pasang mata yang menatap mereka dengan pandangan yang berbeda-beda.

"Kita duduk dimana?" tanya Ayara yang sedang mengedarkan pandangannya mencari bangku yang belum ditempati.

"Di situ aja tuh'" tunjuk Keysa kebangku kosong yang berada agak pojok kantin.

"Pada mau pesan apa, biar gue sama Naura aja yang pergi pesan," ujar Xena saat mereka sudah duduk di meja.

"Gue nasi goreng sama es jeruk," ucap Keysa.

"Gue samain aja kayak Keysa" ucap Ayara juga.

Xena dan Naura langsung beranjak dari tempat duduk mereka, lalu berjalan ke salah satu stan makanan untuk memesan menu yang mereka inginkan tadi.

"Liburan ini kemana aja Ra?" tanya Keysa ke Ayara disaat mereka sedang menunggu makanan mereka datang.

"Hmmm... ngak kemana-mana sih, dirumah aja malas keluar rumah gue, bawaannya pengen tidur mulu sama nonton drakor aja sih," balas Ayara menceritakan hal yang dirinya lakukan waktu libur sekolah.

"Klo lo kemana," lanjut balik tanya Ayara.

"Sama gue juga di rumah aja, mager banget buat ada kegiatan gitu," balas Keysa.

Xena dan Naura kembali dengan membawa nampah berisi nasi goreng dan es jeruk yang terlihat sangat menggiurkan itu.

"Pesanan datang," seru Naura sambil meletakkan nampan yang berisi makanan itu di meja mereka, dan memulai makan dengan makanan masing-masing.

Abian berjalan menghampiri teman-temannya yang berada di kantin sekolahnya.

"Dari mana aja lo, jam segini baru dateng?" Tanya temannya yang bernama Nathan saata Abian sudah duduk bersama mereka.

"Dihukum, telat," balas Abian singkat karna dirinya sudah capek habis dihukum lari mengelilingi lapangan sekolanhya yang lumanyan luas.

"Baru juga hari pertama masuk sekolah lagi udah telat aja lo," ucap salah satu temannya yang lain bernama Acel dengan nada yang sok serius dan sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.

"Kayak lo ga pernah telat aja," balas Abian menatap sinis Axel.

"Mending lo beliin gue minum," lanjutnya menyuruh Axel membelikan dirinya minum karna sudah sangat haus.

"Kok gue?" Tanyanya sambil menunjuk dirinya sendiri, karna disini ada Nathan dan Gavin tapi kenapa dirinya yang ditunjuk.

"Cepet ga usah banyak tanya," balas Abian dengan nada yang sedikit naik untuk menakuti temannya supaya cepat membelikan dirinya minum dan benar saja Axel langsung berjalan untuk membelikan Abian minum.

Abian mempunyai tiga teman yang selalu saja bersama dengannya. Axel Dirgantara cowok playboy, tengil, banyak tingkah, kepercayaan dirinya sangat tinggi. Nathan Handerson orangnya hampir sama dengan Axel, mudah bergaul, sering caper sama cewek-cewek dan yang terakhir Gavin Adhitama tipekal cowok yang sabar, pintar, kalem, ganteng, tinggi, paling dekat dengan Abian.

"Bolos aja yuk, ga ada kegiatan juga," cetus Nathan tiba-tiba.

"Bolos mulu lo," ujar Axel.

"Kayak lo ga pernah bolos aja," kata Nathan mengingatkan Axel bukan hanya dirinya saja yang suka membolos disini.

"Ini baru hari pertama sekolah ga usah bolos-bolos dulu lah," ucap Gavin ke teman-teman yang bandelnya kebangetan, udah ga dikasih kegiaatan tetap saja mau membolos.

"Ayolah Gav, bosen banget gue disini," bujuk Nathan.

"Cabut," ucap Abian tiba-tiba dan langsung meninggalkan kantin tanpa teman-temannya dulu.

                                      ****

Hellow! Gimana, nih, cap pertamanya??

Maaf yaa kalo ceritanya masih berantakan, soalnyaa ini cerita pertama yang aku bikin hehehe..

Jangan lupa vote dan komen yah>

About HimPříběhy, které tě pohltí. Začni objevovat