Nama aku Aksal, saat ini aku sedang menjalani semester 2 di salah satu kampus yang kurang bergengsi. Aku sudah kehilangan orang tua ku saat lulus SMA karena sebuah kecelakaan yang sangat parah. Tetapi hal itu tidak membuat diriku putus asa, malah sebaliknya. Karena pada saat itu aku bertemu seseorang dengan wajah cantik dan memiliki mata yang indah, dia bernama Melodi.
17 Juni 2023
Pada saat itu, aku baru saja menyelesaikan ujian tes untuk masuk kampus. Rasa syukur karena semua materi yang sudah aku pelajari keluar semua dalam ujian.
"Ahhh... gak sia-sia gua belajar semaleman." ucapku dalam hati ketika keluar dari ruangan saat ujian.
"Permisi..." ucap seseorang dari arah belakang.
Itulah momen dimana aku dan Melodi bertemu pertama kali.
"Ah iya." jawabku secara reflek dan menoleh ke arah belakang.
Siapa sangka wanita secantik dia bisa menjadi sesosok manusia yang sangat berperan dalam kehidupanku kedepannya.
Pada saat itu kami berdua berkenalan dan berbincang banyak hal seputar kehidupan kami masing-masing.
02 Juli 2023
"AKU KETERIMAA!!" sontakku berteriak kepada Melodi melalui telpon.
"AKUUU JUGAA!!" balas Melodi sama antusiasnya.
Kami berdua diterima dalam satu kampus dan jurusan yang sama.
Ngomong-ngomong, aku telah bertemu beberapa kali dan melakukan panggilan dengan Melodi semenjak pertama kali kita berbicara saat hari ujian tes masuk selesai.
"Kalo kamu nemu informasi seputar mahasiswa/i baru kasih tau aku yaa!" ucap Melodi kepadaku dalam telpon.
"Tenang aja." jawabku.
Hari itu kami langsung bergegas mencari informasi seputar kampus baru untuk memulai semuanya.
15 September 2023
"Aku diajak sama kaka tingkat buat masuk himpunan, terima gak ya?" tanya Melodi kepadaku saat kita berdua sedang di perpustakaan.
"Terima aja, katanya himpunan bagus tau buat pengalaman di organisasi." jawabku sambil mencari buku novel yang menarik.
Hari itu adalah hari dimana akar dari masalah yang rumit muncul.
Iya... aku merasa cemburu karena setelahnya kaka tingkat yang mengajak melodi untuk masuk himpunan ternyata suka dengannya.
Dan mereka menjalin sebuah hubungan tanpa sepengetahuan diriku.
20 Februari 2024
Melodi putus hubungan dengan kaka tingkat itu karena masalah perselingkuhan. Tangisan deras yang keluar dari mata indah milik Melodi membuat diriku tidak bisa diam saja.
"Apa perlu lu selingkuh dari Melodi?" tanyaku penuh emosi pada kaka tingkat yang pernah berhubungan dengan Melodi.
"Heh, Melodi tuh cewe gampangan lagian suruh siapa dia baper sama gua." jawab dia dengan muka sombong.
"Wah, bajingan lu!" responku lalu reflek berlari kearahnya dan memukulnya.
Saat kejadian itu terjadi, ada seseorang yang melihat perseturuan kami dan secara langsung satu kampus tahu atas kejadian itu.
"Aksal lu suka ya sama Melodi?" tanya salah satu teman kelas.
"EHH? APAAN?" jawabku dengan wajah yang malu karena aku sudah menyadari hal ini.
YOU ARE READING
Pinky Promise
FanfictionJanji yang telah aku buat dengannya akan menjadi omongan belaka karena aku telah mengalami kematian. Tetapi muncul seorang pria tinggi dengan pakaian rapi menawarkan sebuah kehidupan dengan satu syarat yaitu, mengorbankan eksistensi diriku di kehidu...
