1. pilihan

42 4 0
                                        

  Ini untuk pertama kalinya saya masuk ke dunia wattpad, dan ini pertama kalinya juga saya membuat cerita. Dan saya juga tidak terlalu paham tentang EYD, mungkin bisa jadi banyak kesalahan pada tulisan nya atau ada yang menyimpang dari EYD, saya minta maaf sebesar besar nya🙏🙏

And selamat membaca, semoga terhibur.

__________________***____________________

Di suatu sore menjelang maghrib dengan cuaca yang agak gerimis, sebuah keluarga kecil dengan rumah yang sederhana bernuansa biru muda ini sedang berbincang-bincang serius di kursi sofa nya. Terlihat seorang ibu yang sedang mondar-mandir di hadapan anak perempuannya yang duduk diam.

"Bagaimana? Kamu sudah ambil keputusan Hawa? . " Ucap ibunya yang berdiri tegap di hadapan nya.

"Jadi dari tadi ibu mondar-mandir cuman mau tanya itu doang? Kalo gitu mending Hawa pergi ngajar bu, nanti keburu ujan." Ucap Hawa mengalihkan topik.

"Jangan pergi dulu kamu. Heeyy!! . "

   
*****

  " Bus.. Buuss.. "  Pansus Hawa basah dan kotor terkena genangan air di jalan.

  Kira-kira 15 menitan Hawa harus berjalan menuju TPQ (Tempat Pengajian Qur'an), karena menurut nya jika ia masih mampu untuk berjalan, maka ia harus berjalan untuk mengajar disana.

  Tak jauh dari penglihatan nya, Hawa melihat seorang perempuan seumuran nya yang berdiri di pelantaran TPQ itu.

" Selamat Datang di TPQ Fastabiqul khairat" Begitulah tulisan plang yang berada di gerbang TPQ.

"HAWAAA.. CEPETAN SINIII!! NANTI KEBURU UJAN LEBAT!!... " Teriak perempuan itu yang rupanya adalah sahabat nya Fira.

  Hawa langsung mengubah kecepatan langkah kaki nya, karena gerimis mulai berubah menjadi hujan.

"Huuhh.. Capekk" Hawa sedikit sesak nafas.

"Tuh kah... Lain kali gue aja deh yang jemput kalo hujan gini" Ucap Fira dengan raut wajah khawatir.

"Selagi gue masih bisa jalan,gue nggak bakal mau membebani sahabat gue"

"Iiih.. Sans kali Wa, rumah kita kan searah juga. Lain kali kalo lo butuh bantuan gue, bilang aja. Selagi gue bisa bantu, gue bakal bantu lo" Kata Fira sambil menatap Hawa yang membersihkan pansus nya.

"Iya, iyaa... " Jawab Hawa singkat.

"Itu kayak nya pansus lo harus di cuci pake air deh... Kalo lo gosok-gosok pake tangan nanti malah tangan lo yang kotor. Yaudah ketempat wudhu aja"  Ajak Fira.

  Hawa dan Fira pun langsung pergi ke tempat wudhu yaitu di masjid Darul hikmah yang tempat nya berada di samping TPQ.

"Yah, kayak nya kaos kaki lo kotor juga deh" Kata Fira yang teliti.

"Dimana?"

"Itutuh.. Ni tumit" Jawab Fira menunjukan.

"Ihh.. Iyaya. Gimana dong? Apa gue copot aja ya? " Kata Hawa dengan wajah cemberut.

"Nggak usah ah. Lo bawa kaos cadangan nggak? " Tanya Fira.

"Hmm enggak Fir"

"Yaudah.kalo gitu lo pake kaos kaki gue aja" Kata Fira sambil mengambil kaos kaki dari papper bag nya.

Petarung LangitStories to obsess over. Discover now