Putri
Dinda
Umi Ningsih
PART 1
Perjalanan manusia jika dikulik memang serasa tak ada habisnya dan juga selalu asyik untuk di perdengarkan. Semua orang memiliki kisahnya masing-masing, entah itu kisah dari segi perspektif negatif maupun positif, tapi karena dua hal itulah yang membuat sebuah kisah menarik. Semua orang pernah melakukan kesalahan. Semua orang pernah melakukan kebaikan. Baik buruknya suatu kisah tergantung orang yang memandangnya.
Dari puluhan, ratusan bahkan milyaran orang yang ada di dunia ini, kisah ini tertuju pada sebuah kisah dari dua pasangan yang mempunyai ketertarikan sama lain. Kisah mereka secara garis besar sama seperti pasangan muda mudi pada umumnya, hanya saja ada dan sudah pasti ada yang membedakan. Seperti apa?
Oke kali ini perkenalkan dari seorang perempuan dengan nama dia sendiri adalah Putri Dela Ardila, atau akrab di sekitar dengan sebutan Putri. Putri ini adalah seorang Mahasiswi biasa berukur 20 tahun, tapi dia juga merupakan anak dari pemilik pesantren milik ayahnya yang ada di kampung. Di kampung? Ya, karena status Putri sekarang adalah Mahasiswi dan hal itu membuatnya harus berada di kota supaya jaraknya tak terlalu jauh. Dari kota ke rumah utamanya di kampung tak terlalu jauh juga sih, tapi tetap saja bisa memakan waktu.
Bicara soal Putri, Putri ini adalah sosok yang memiliki kulit putih khas orang Indonesia pada umumnya dan bersih. Tak gemuk, tak kurus juga alias Ideal. Seperti latar belakangnya dari keluarga yang memiliki sebuah pondok pesantren sehingga sudah pasti membuat efek pada penampilan Putri. Ia perempuan muda yang menutupi rambutnya dengan sebuah kain
Jilbab yang mana jilbab yang ia gunakan lebih sering atau condong ke model jilbab lebar.
Selain pada jilbabnya, ia juga merupakan tipe perempuan yang menjaga auratnya dari pandangan mata umum dengan cara sering memakai gamis atau jika tak memakai gamis, ia pasti akan memakai pakaian panjang yang intinya bisa menutupi bagian yang menurutnya perlu di tutup. Walau terlihat sangat menjaga penampilannya, bukan berarti Putri menutup semuanya. Ia hanya sosok perempuan muda seperti pada umumnya.
Putri ini memiliki tubuh yang proporsional menurut teman-temannya maupun di ruang lingkup dirinya berada. Menurut pendapat orang badan Putri itu Sexy karena ia memiliki aset buah dada dengan ukuran yang membuat mata pria akan terfokus padanya. Padahal pakaian yang ia kenakan berusaha menutupi lekuk tubuhnya serta bentuk payudaranya tapi ada momennya juga di saat apa yang ia sembunyikan bisa terlihat sedikit gambarannya. Misalnya saat ia duduk, atau pakaiannya yang tertutup angin sehingga hal itu membuat bentuk tubuhnya tercetak dan dari situlah teman-temannya menilai.
Di balik pakaiannya, ia juga mempunyai bentuk pantat cukup besar atau dalam artian montok berisi serta menonjol sehingga jika ia berjalan atau saat di waktu ketika ia sedikit menungging akan membuat pantatnya akan terlihat sangat menggemaskan syahwat bagi kaum adam itu sendiri. Putri ini dari dulu memang selalu mengenakan Jilbab, namun tetap saja saat Putri berpapasan dengan pria, mata mereka akan tertuju padanya, lebih tepatnya pada bagian tubuhnya itu. Alasan mungkin sudah jelas seperti yang di ceritakan di atas.
Putri juga bukan sosok yang polos tapi bukan berarti nakal juga, normal aja lah. Dia sebelumnya juga sudah pernah mempunyai seorang pacar bernama Dika. Putri dan Rehan ini sebenarnya sudah berpacaran sejak awal semester, hubungan mereka terus saja berjalan, namun tak lama saat mulai menjalani kehidupan kampus yang makin menguras pikiran, hubungan mereka kandas tanpa sebab yang jelas juga.
Sehabis putus, mereka menjalani kehidupannya masing-masing dengan Putri akhirnya mempunyai sosok pacar baru sebagai penggantinya yang bernama Reski. Mereka berdua menjalin hubungan hanya sekitar setengah tahun lebih dan kisah percintaannya dengan Reski pun kembali kandas di tahun itu juga.
