1. Gerhana Bulan

916 40 24
                                        

.

BLOOD MOON
Karya Sariani

©2026

.

PERNAH dengar kisah tentang seseorang yang jatuh ke air saat gerhana bulan, lalu tiba-tiba terbangun di kehidupan yang berbeda?

Sebagian orang menyebutnya transmigrasi. Ada juga yang menyebutnya time travel. Yang lain menganggapnya tak lebih dari fantasi.

Namun cerita seperti itu bukan hal asing lagi. Di dunia novel dan drama, kisah perpindahan zaman sudah menjadi tema yang begitu populer.

Dan ya, aku salah satu penikmatnya.

Aku bekerja sebagai editor di sebuah kantor penerbitan. Pekerjaanku sehari-hari berkutat dengan naskah mulai dari novel romansa kerajaan sampai cerita fantasi penuh intrik.

Ironisnya aku justru orang yang paling tidak percaya pada takdir dramatis seperti di buku-buku itu.

Setiap hari aku memperbaiki alur cerita orang lain. Memastikan konflik masuk akal. Memangkas adegan yang terlalu berlebihan, dan membuat kisah tetap rasional.

Sampai malam itu, langit mengabarkan akan ada gerhana bulan total.

Sejak pagi suasana kantor sudah heboh. Grup chat divisi bahkan dipenuhi poster lama dari drama Korea legendaris Moon Lovers Scarlet Heart Ryeo yang tayang tahun 2016 silam.

"Sar, ikut ya nanti malam!" seru Eva dari balik meja, memutar kursinya menghadapku.

"Iya! Kita mau ke danau kota. Berenang pas gerhana. Siapa tahu pindah ke era kerajaan terus ketemu pangeran!" tambah Ayu sambil tertawa.

Aku mendesah pelan sambil tetap menandai revisi di layar. "Kalian kebanyakan baca naskah fantasi."

"Lah, kamu editornya!" Eva tertawa.

"Aku editor, bukan tokoh utama," jawabku santai.

"Kamu masih ingat kan drakor Moon Lovers," tanya Ayu.

"Tentu saja dia ingat." Eva menimpali. "Itu kan drakor favoritnya sejak SMP. Bahkan dia sudah menontonnya beberapa kali. Iya kan Sar?"

"Serius?" kata Ayu.

"Iya-iyalah serius," jawab Eva.

Aku mengangkat wajah dari layar komputer. "Kalian terlalu berisik, membuatku tidak fokus tahu," keluhku.

Eva nyengir. "Tapi seru kan? Di drama itu kan gitu. Pas gerhana, jatuh ke air, terus... bum! Era Joseon!"

"Beda Va. Di drama itu kan gerhana matahari, bukan gerhana bulan," timpalku membenarkan.

"Sama aja. Sama-sama fenomena alam kok." Eva tak mau mengalah.

Aku menggeleng pelan. "Itu drama. Fiksi."

"Ya ampun, Sari. Hidup kamu terlalu realistis," Ayu mencibir bercanda. "Sekali-sekali percaya keajaiban dong. Ini tanggal lahir kamu juga lagi. Siapa tahu kamu yang kepilih."

BLOOD MOONStories to obsess over. Discover now