00.

92 6 0
                                        


SMA PANDORA pagi nan cerah ini dihebohkan oleh perkelahian yang tengah terjadi di tengah lapangan Tepatnya setelah upacara bendera dibubarkan, kesempatan emas itu ia jadikan untuk menemukan cowok bajingan katanya, yang sengaja menghindar, bahkan bersembunyi dari sang princess bertanduk.

Princess bertanduk? Ya, itu adalah gelar yang diberikan anak-anak kepada sang tokoh utama kita, Tiara ammorra Ze.

"Tahan Tiara woii, gak guna banget jadi cowok!"

Bug
Bug

"Well, cewek jadi-jadian berulah!"

"Very good. Wouu! Mampusin Agam princess! Gue juga udah muak liat tu cowok!"

Berbagai teriakan histeris serta dorongan dari anak yang lain menjadikan perkelahian bak pertunjukan sekarang. Pertanyaan seputar hal apa yang telah dilakukan Agam hingga princess bertanduk mereka mengamuk mengalir berputar dikepala.

Bug
Krek

Dengan lihai Tiara memelintir tangan Agam sampai menimbulkan bunyi dari sana, cowok itu sepertinya tidak sanggup lagi menangkis pukulan yang masih dilayangkan Tiara padanya. Terpantau sudah pasrah.

"Udahlah Ra, Agam mokad bisa panjang urusannya ntar,"

Itu suara Zera Daylisti memperingati. Terlihat tenang dengan melipat tangannya didada menonton bestinya yang brutal, seperti biasa.

"Lo pada lagi! Oon banget! Bantuin teman kalian napa, dasar ga setia kawan!" Ejek Zera pada cowok yang berdiri kaku disampingnya.

"Bantuin Ko!"

"Ga ah lo aja sana!"

"Ngeri njing! Tu cewek kerasukan babi hutan?"

Mereka malah saling dorong-dorongan disitu, membuat Zera kebingungan.

"Bukannya lo pada anggota sokjag ya?"

Menoleh ke Zera, tiga cowok itu mengerutkan keningnya tidak mengerti.

Zera tersenyum remeh, "badan doang gede! But, gak bermutu sama sekali!" Gumamnya, tanpa menjelaskan apa yang ia maksut tadi.

"Ra, waktu lo buat cabut tinggal sepuluh detik sebelum Pak Yanto datang," peringat Zera yang kembali fokus menonton perkelahian membosankan didepannya.

But, apakah masih pantas disebut perkelahian juga ketika hanya Tiara yang menyerang? Lebih layak disebut pembulian bukan? Apalagi wajah dan leher Agam penuh dengan cakaran panjang dari kuku Tiara.

Anyir, Tiara dapat merasakan bau itu.

"Mati lo kunyuk! Pindah aja lo ke neraka!"

Bug
Bug

Tiara menahan pukulannya diudara saat cowok dibawahnya sudah pingsan tidak sadarkan diri. Gadis itu menyeringai sembari bangkit berdiri.

"Dih, gitu doang. Pingsan?"

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Oct 04, 2024 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Tiara AlgatesWhere stories live. Discover now