awal mula

313 23 2
                                        

Belum direvisi jadi sorry typo bertebaran

Megumi Fushiguro namanya.
Seorang anak laki laki dengan paras yang cantik. Bulumata lentik dengan retina hitam gradasi biru gelap menjadikan siapa saja yang memandang tertegun akan kedalaman kegelapan nya ditambah sorot mata yang tajam

Kulit putih mulus nan lembut dengan pipi chubby menambah kesan baby face-nya

Mari kita berhenti sejenak tentang mengagumi wajahnya yang rupawan. Kita kembali ketopik utamanya.

Dimana dirinya yang masih kecil sudah menjalin kontrak kesepakan,ah larat maksudnya orang tuanya menjalin kontrak dimana dirinya menjadi jaminan.
Dijadikan barang untuk ditukar dengan setumpuk uang

Isi dari kontraknya tentusaja berisikan tentang dirinya yang dijual kepada seorang. Dan ketika ia menginjak usia yang ditentukan, maka dirinya secara sah menjadi milik orang lain itu.

Dijadikan seperti sebuah barang tentu saja sangat menyakitkan apalagi hanya dengan dua tumpuk koper berisi uang. Sangat tidak sebanding dengan tubuhnya-eh lupakan

Diusianya yang baru menginjak kisaran 8-9 tahun, dia hanya bisa mengangguk patuh ketika dirinya diseret kesebuah daerah yang jauh dari keramaian dan berhenti disebuah mansion megah nan mewah jauh berbeda dengan tempat tinggalnya dulu,yang mungkin hanya seperempat kecil jika dibandinkan dengan luasnya rumput yang sengaja ditanam dihalaman depan mansion itu. Tentu saja harus sekelas itu untuk menjadi tempat tinggal barunya-eh skip

"Heh bocah, cepat lah. Kami sudah menunggu waktu ini. Memberikan dirimu padanya dan setelahnya kami membawa uang yang banyak... Hhahhaha" ucap sang ayah ketika ia menyeretnya keluar dari mobil dengan paksa.

Pantas saja megumi merasa aneh dari kemarin dirinya diberi berbagai macam makana dan dibelikan baju layak pakai walau tetep saja murah-eh

"Heyy jangan biarkan dirinya terdapat lecet, bisa saja 'dia tidak suka" ibunya ikut menanggapi. Yang dimaksud 'dia' oleh ibunya adalah orang yang akan membelinya tentunya

Takjauh dari mereka berdiri didepannya sudah terlihat gerbang yang menjulang tinggi, serta disetiap sudutnya sudah ada seorang lelaki bertubuh besar dengan pakaian rapih serba hitam dan dalaman putih dengan dasi yang diikat dileher mereka,serta pin emas yang bertengker indah dipundak mereka yang menarik perhatian megumi.

Salah satu dari dua orang yang menjaga gerbang maju mencegat ketiganya

"Apa yang kalian perlukan disini" tanyanya to the poin sekali

Kedua orang tuanya gugup ketika mendengar suara tegas namun setelahnya langsung menjelaskan keperluannya yang ingin bertemu dengan tuan rumah

Lalu orng yang didepannya menekan earphone ditelinganya, berbicara dengan seseorang disebrang sana setelahnya mengangguk dan memerintahkan mereka masuk

Halaman luas dengan kiri dan kanan penuh dengan tanaman membuat megumi kagum akan luasnya
Didepan pintu mansion ketiganya disambut dingin oleh seorang dengan pakaian rapih yang sama seperti sebelumnya namun dirinya memakai pakaian full hitam dengan rambut hitam legam yang diikat terlihat masih sangat muda

"Ikuti aku, jangan melebihi jalanku tetap dibelakang." suara yang keluar ternyata lebih tegas
"Dan jangan berbicara padaku" tambahnya tak kala ayahnya baru membuka mulut hendak bertanya, namun terhenti dan langsung mengangguk

Merekapun memasuki bagian dalam mansion dan tentu Megumi dibuat terkagum kagum lagi akan mewahnya ruangan ini. Begitu luas dengan warna hitam yang mendominasi dan megumi merasa nyaman akan tempatnya walau terasa seperti memasuki rumah angker mewah

"GETO... APAKAU MELIHAT ROTI MELONKU? AKU MENCA- eh, oh mereka sudah datang" teriak seorang berambut putih dengan kacamata bulat hitanya yang keluar dari tikungan.
Ia memelankan suarapa ketika melihat kearah mereka

MineHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora