PROLOGUE

142 5 2
                                        

Bayangkan diri kalian berjalan di dalam lorong kuning panjang menyerupai labirin yang tidak ada habisnya. Tempat seperti itu biasa disebut sebagai The Backrooms.

Kita tidak bisa menemukan definisi pasti dari The Backrooms, karena The Backrooms adalah dunia atau ruangan yang jauh berbeda dengan dunia tempat kita tinggal. Dunia tersebut tidak akan berakhir, selalu terjebak dalam loop, berputar, dan hal lain yang tidak akan bisa kita bayangkan.

Satu kata yang perlu kalian garis bawahi dari kalimat ini adalah noclip. Beberapa diantaranya yang gemar bermain game mungkin sudah familiar dengan istilah ini. Simpelnya, noclip dapat diartikan sebagai cara yang digunakan oleh developer-developer game untuk melakukan tes pada game mereka, yaitu dengan menggerakkan karakter menembus tiap level atau tempat yang telah dibuat. Tindakan seperti ini disebut sebagai noclip.

Jadi, apa yang dimaksud dengan noclip pada kasus The Backrooms? Dalam hal ini, kata noclip merujuk pada seorang manusia yang berpindah realita ke dunia The Backrooms. Tidak ada kejelasan mengenai langkah-langkah untuk melakukan noclip karena bisa saja seseorang berpindah ke dunia The Backrooms dengan sendirinya.

Meskipun begitu, ada beberapa hal yang mungkin perlu diperhatikan untuk melakukan noclip, diantaranya adalah mendekati area dinding dari sebuah bangunan terbengkalai yang tampak lebih gelap dari dinding di sekitarnya, memasuki pintu yang berada di posisi tidak wajar, dan menyusuri area yang memberikan kesan mengganggu dan mengeluarkan suara dengung atau senandung. Tempat tempat seperti itu dikatakan sebagai jalan masuk menuju The Backrooms dan berkemungkinan untuk meningkatkan keberhasilan dalam melakukan noclip.

Perlu diketahui, dunia The Backrooms memiliki berbagai wujud dan penggambaran. Bukan hanya lorong kuning panjang yang tidak ada habisnya, melainkan ada juga lorong penuh loker, hotel tua, toko kosong, dan lain sebagainya tergantung dengan level mana yang kalian kunjungi.

Lalu bagaimana level-level The Backrooms berikutnya itu bisa tercipta? Konsep itu adalah Lee Minor Space konsep. Lee Minor Space ini bisa dibilang sudah agak tua karena ada sejak tahun 2016 yang di mana itu adalah sebuah kumpulan fotografi ruangan-ruangan kosong yang memberikan perasaan nostalgia, perasaan kurang nyaman karena sepi, namun beberapa orang juga menganggap berada di ruangan-ruangan tersebut memberikan sensasi rasa nyaman.

Foto Lee Minor Space ini bentuknya bisa beragam seperti lorong rumah sakit, lorong sekolah, taman kanak-kanak, kantor kosong, Mall kosong, yang intinya semua hal yang kita pasti pernah ke sana tapi bedanya terasa kosong dan sangat sepi.

Walaupun terasa sepi, nyatanya terdapat banyak monster entitas yang mengerikan tinggal di dalam The Backrooms. Entitas ini bisa membahayakan dan bisa juga tidak. Contohnya seperti mahluk yang tinggal di dalam kegelapan maka tubuhnya akan menjadi bayangan, ketika di kegelapan itulah akan terlihat senyuman yang menyala. Makhluk ini tidak membahayakan jika kita tidak mengganggu dan segeralah menjauh jika bertemu dengannya.

Lalu ada entitas yang wujudnya menyerupai manusia tapi dia memiliki lebih dari 10 lengan dan lengan-lengan itu sangat tajam. Entitas ini sangat berbahaya dan akan menyerang siapa saja yang bertemu dengannya, ditambah lagi kemungkinan selamat jika bertemu dengannya sangatlah kecil. Parahnya lagi, jumlah entitas ini lumayan banyak dan biasanya tinggal di tempat yang minim pencahayaan.

Walaupun mereka semua disebut sebagai monster entitas, ada juga beberapa dari mereka yang bisa membantu kita dan tidak membahayakan sama sekali. Salah satunya adalah sebuah burung api yang bentuknya menyerupai burung legenda atau burung mitos yaitu burung Phoenix, burung ini bisa terbang bebas dan menembus semua level yang ada di The Backrooms. Burung ini dikabarkan beberapa kali sempat menolong orang yang terjebak di The Backrooms, dia juga dikabarkan pernah menyerang entitas jahat yang akan menyerang manusia. Hebatnya lagi, belum pernah ada laporan kalau burung ini menyerang atau mencelakai manusia. Jadi banyak yang menyebut kalau burung ini adalah malaikat penyelamat yang ada di dalam The Backrooms.

Namun sangat disayangkan penampakan burung ini sangat jarang karena jumlahnya tidak diketahui. Menurut informasi, hanya ada satu burung ini yang berkeliaran dari level-level di The Backrooms.

Sekarang, apakah The Backrooms mengerikan? Tentu saja. Jika ada orang yang berkeinginan untuk berada disana, mereka pasti sudah kehilangan akal sehatnya.

The BackroomsWhere stories live. Discover now