+1..Awal mula+

46 25 27
                                        

Halo-halo
Sebelum baca, vote yuk.

Sebagai bentuk apresiasi buat author nya:)

°
°
°
°
°

°
°
°
°

°
°
°
°

Hayo, udah di vote belum?

~
~
~

Happy reading

^^

.

"Gery" Sapa Gia.

Gery hanya cuek, ia memilih untuk tetap berjalan.

"Gery" Sapanya lagi.

Melihat sang empu hanya berjalan, Gia menarik lengan Gery.

Gery pun menatap sinis ke arah Gia.

"Hm?"

"Aku mau, kita pacaran" Ajak Gia dengan menatap Gery intens.

"Hah? Gue? Pacaran? Ama lo?"

"Iya" Anggguk Gia dengan senyuman.

"Ogah"

Gery segera melepas tangan Gia, dan melangkah meninggalkan Gia.

"Kalau gitu, aku akan berhenti ngejar kamu. Gery" Teriak Gia namun seakan tak di perdulikan oleh Gery.

"Paling tak tik nya" Ujar Gery dalam hati.

*
*
*

Mulai dari situ, Gia seakan acuh tak acuh. Berbeda dengan sebelumnya.

Bila Gia melihat Gery yang duduk di kantin langsung menyambarnya bagaikan kilat.

Kini, ia seakan berjalan saja seperti angin.

Melihat perubahan Gia, teman-teman Gery menganga tak percaya.

"Ger, lo abis apain Gia?"

"Tahu lo, Gia kok bisa jadi cuek gitu?"

"Padahal dulu dia nempel banget sama lo"

Gery hanya mendengar teman-temannya. Sambil terus sibuk dengan game nya.

"Halah, paling cuman sehari" Ujarnya dengan pede.

"Iya bener, gak mungkin kan si Gia langsung belok gitu"

Mendengar perkataan salah satu temannya. Mereka pun mengangguk.


.

Tbc

Menerima kritik & saran yang membangun:)

GERY [On Going]Donde viven las historias. Descúbrelo ahora