ruangan ini tampak sepi tidak ada sorang pun disana, hingga pintu besar itu terbuka lebar dengan gebrakan sedikit keras bersamaan dengan seorang gadis yang masuk kedalam rumah, kemudian dibelakangnya terdapat dua orang yang sudah terlihat berumur, mereka adalah orang tua gadis itu.
"ellen, keluar dulu yuk. bunda sama papa mau ngomong sama kamu" ucap bundanya pelan penuh dengan kelembutan
"apa lagi bunda yang mau dibicarain? pernikahan itu lagi? bun itu semua cuma kesalahfahaman, aku engga ngelakiun itu bun" suara ellen begitu sarat akan kesedihan, bunda nya yang mendengar pun bisa merasakan apa yang putrinya rasakan.
...
"inget batasan lo, kita udah sepakat untuk mengurus urusan kita sendiri, jangan ikut campur tentang gue apapun itu" ucap cowok berjakun itu
"no thanks, lo juga harus inget batasan lo" sigadis pun takmau kalah
"oho okey, yang paling penting, jangan pernah jatuh cinta sama gue!"
" pede banget lo jadi laki, inget nih kata kata gue, its imposible beb" ucap gadis itu dengan wajah mengejek, sigadis pergi meninggalkn lelaki itu setelah ia memberikan jari tengah nya
"cewe sinting"
...
tbc or lanjut?
haii bestiee, ini book baru akuu, abis gabut banget eh tiba tiba kelintas ide buat buku ini deh
ini murni cerita yang aku buat sendiri okey, jika memang ada kata kata yang sama dengan cerita yang lain mohon maklum, manusia tidak luput dari kesalahan
semoga suka dan selamat membaca
jangan lupa votee book ini agar aku semangat untuk up kembali, see u guysss
YOU ARE READING
married with someone
Teen Fiction"jangan harap lo bisa dapet cinta dari gue!!" "bun itu cuma salah paham!" "gue juga gak berharap dapet cinta dari lo" "aku gak ngelakuin itu ma, trust me"
