Ketika gue dan satu teman gue mau nyebrang ke toko buku tiba tiba ada sebuah motor yang melaju dengan kecepatan penuh dan berakhir menyerempet gue sampai sedikit berdarah di lengan tangan kanan gue.
Cittt...
Sshh... (suara ban motor meleset)
sitt....
Lengan gue kesrempet motor ninja warna hitam.
"Keisya! lo gapapa kan?!" teriak teman gue ini terkejut sontak melihat darah mengalir dari lengan tangan gue.
Rasanya benar benar sakit. Gue pun menatap sang pelaku yang kabur tanpa merasa berdosa sekalipun ke gue. "Dasar gak tanggung jawab! kena karma mampus lo berdua!" batin gue yang kembali menatap luka gue sendiri.
"Aduh, kalo kayak gini mending gue obatin dulu luka lo." ucap Aurel, temen gue sejak SD, gue yang kesrempet dia yang panik dan ribet sendiri.
"Gak usah alay dah, Rel. Cukup lo bantu olesin aja luka gue. Ntar langsung ke toko buku." balas gue datar.
Aurel yang denger ucapan gue langsung kena mental, eh enggak. Kena sindir maksudnya, Aurel itu temen gue paling heboh kalo gue kenapa napa. Tapi it's oke dia sahabat baik gue.
"Dah nih. Udah gue plester, udah gue olesin obat. Nah, sekarang ayo ke toko buku. Keburu buku gue di beli ama orang, emang mau lo tanggung jawab?" katanya ngoceh.
Gue pun cuma memasang muka lempeng, sedikit kesal karena plester yang di kasih sama Aurel gambarnya kuda pony. Ck, emang suka mancing emosi nih anak orang.
"Brisik ya lo. Lo itu anak orang bukan bokap gue!" ketus gue mendelik kesal.
"Ya gue anak orang lah, emang lo kira gue apa?"
"Anak setan." celetuk gue, tanpa basa basi lengan yang lagi sakit malah di tabok sama dia. Ck, kalo bukan temen udah gue buang ke tempat sampah.
"Sakit ya Kei?" tanyanya menatap gue yang diem aja.
"Ya iyalah bego!" timpal gue nggak perlu kode, gue tinggalin itu bocah di pinggir jalan depan toko buku.
"Sial, Keisya Arunika!" teriaknya gue nggak peduli.
Note: cerita ini akan dipindahkan ke platform lain. Apabila kalian masih ingin membaca kisah selengkapnya tentang Keisya dan Dion, silakan baca di aplikasi NovelToon.
ESTÁS LEYENDO
KEISYA RAVENDRA
Novela Juvenil"Gimana hubungan lo sama dia? baik baik aja kan?" tanya seorang cewek dengan nada meledek. "Ck, masih lumayanlah. Masih untung gue masih bisa hidup sama es batu kayak dia." katanya kesal. •••••• "Gue tidur dimana?" tanya seorang gadis canggung. "Di...
