1. pertemuan yang tidak disengaja

19 3 0
                                        


Disiang hari yg sangat terik, tiba tiba ada yg menelefonnya dijam yg tidak tepat, saat ia akan bicara sudah terdului oleh orang disebrang sana yg membuat ia marah. Tetapi saat ia mendengar suara seseorang itu ia tidak jadi marah, ia hanya mendengarkan kata-kata orang disebrang sana.

"Cepet kesini!, Gw mau ke kafe cepet"ucap seseorang disebrang sana dengan nama datar.

"Ck, iya iya!!"ucap rangga-orang yg menerima pesan dari bosnya-.

•••

Saat ia sudah sampai didepan pintu, dan akan membuka pintu itu tiba tiba ia mendengar ada seseorang yg berbicara dengan bos nya jadi ia mengurungkan niatnya untuk masuk, ia akan masuk ketika orang yg ada didalam sudah keluar.

Saat ia sedang asik asiknya mengecek notifikasi dari hp nya tiba-tiba pintu disebelahnya terbuka jadi dengan cepat cepat ia berdiri dan memasukan hpnya kedalam saku celananya.

"Eh.. halo"sapa seorang wanita yg bernama Naila pada Rangga.

"Hm Hay juga"jawab Rangga dan dengan cepat ia masuk kedalam ruangan bosnya itu.

"Kenapa?!, Bisa bisanya ya Lo gw lagi kerja juga"omel Rangga pada bosnya memang tidak ada takut takutnya ia pada bosnya itu.

"Mau gw potong gaji Lo hah?!"omel balik bosnya itu kepada Rangga.

"Ya kagak lah,,, yakali anjir... Masih butuh duit gw"ucap Rangga dengan santainya masuk dan duduk di sofa yg tersedia diruangan itu.

"Kagak ada sopan santunnya Lo, pantes gak punya pacar"gumam zergan-bos dari rangga-pada rangga yg masih bisa didengar oleh Rangga.

"Ape Lo?!, Mau gw aduin keayah hah?!"ucap Rangga pada zergan yg membuat zergan mengumpat pelan.

"Cih tukang ngadu".

"Biarin yaaa wleee!!"ucap Rangga yg dibalas tatapan malas oleh zergan "oh ya btw mau ape Lo nyuruh gw kesini?"tanya Rangga pada zergan.

"Lupa Lo hah?! Tadi gw udah bilang ya"ucap zergan dan tanpa lama lama lagi ia berdiri dari duduknya dan menyeret Rangga keluar dari kantornya untuk menemaninya ke kafe.

"CK, bisa gak sih gausah ditarik gw? Emang dikira gw kantong apa? Seenak jidat Lo aja nyeret gw"omel Rangga pada zergan tetapi ia tidak menerima balasan apapun jadi ia hanya diam saja.

Saat mereka sudah ada dilantai bawah, sudah banyak yg melihat mereka, untuk zergan sih itu tak apa tapi untuk Rangga ia merasa risih dengan tatapan para karyawan zergan.

"Zer Lo bisa ngga ngebuat mereka fokus lagi kepekerjaan mereka? Risih gw lama lama diliatin Mulu"ucap rangga pada zergan yg tidak ditanggapi,itu membuat Rangga jengkel juga tetapi ia tidak bisa berbuat apa apa, ia hanya diam aja dan mengikuti langkah zergan walaupun sepanjang mereka jalan keluar ia dan zergan diliatin Mulu.

•••

Saat mereka sudah sampai di kafe yg biasa zergan dan Rangga masuki mereka berdua langsung masuk dan memesan minuman setelah itu mereka pergi ketempat duduk.

Saat zergan meminta izin pada Rangga untuk ketoilet disitu ia bisa bernafas lega bahkan ia sampai bergumam.

Salah apa anjir gw sampe punya abang kek dia-gumamnya pada diri sendiri saat zergan sudah pergi ketoliet.

Zergan & RanggaWhere stories live. Discover now