Semua tokoh cerita milik agensinya masing-masing.
Happy kiyowooo
Happy reading
"Hay bro, masih betah aja melihat majalah itu. Cobalah sesekali menikmati suasana, seperti....."
Ucapan lelaki tampan bertubuh tinggi itu terhenti kala melihat teman seperjuangannya menatap dirinya dengan tatapan tajam, seolah jika dia mengatakan sesuatu maka 'akan ku bunuh kau' begitulah kira-kira.
"Cihh"
Lelaki tampan yang sedang serius melihat majalah itu mendecih tanda tidak suka dengan ucapan temannya itu. Lalu menutup majalahnya itu dengan kasar dan melihat lawan bicaranya.
"Saya tahu apa yang akan kau bicarakan itu Luc, kau pasti akan bilang seperti cobalah menikmati para gadis cantik yang berkeliaran di negara ini. Saya sudah tahu dengan pikiran otak mesum mu itu"
Lucas menganga dengan ucapan temannya, memang sih tidak jauh dari situ tapi bukan itu yang akan Lucas ucapkan kepada manusia berjiwa dingin ini.
"Kau selalu berburuk sangka padaku, padalah aku hanya ingin kau sesekali menikmati suasana Paris ini, tapi kau hanya sibuk dengan urusan pekerjaan saja. Aku takut kau sakit lalu kemudian kau mati. Dan siapa yang akan repot? Tentu saja aku. "
Lucas meminum kopi americano yang ada di depannya dan sudah pasti jika kopi itu milik Jaehyun, bahkan Lucas tidak peduli dengan tatapan tajam yang diberikan jaehyun lagi padanya. Lucas meminum kopi itu sampai habis tak tersisa.
Melihat itu, Jaehyun hanya bisa diam tanpa mengeluarkan kata serapahnya untuk Lucas yang bisa-bisanya mengganggu ketenangan hidupnya, apalagi sampai meminum habis kopi pesanannya sampai tidak tersisa.
"Sekalian saja kau habiskan dengan gelasnya"
Jaehyun berdiri dan melenggang pergi tanpa memperdulikan Lucas yang sudah akan mengeluarkan sebuah kata atau beribu-ribu kata untuk dirinya.
Jaehyun buru-buru keluar dari caffe dan langsung memakai kaca mata hitamnya itu. Pemandangan yang membuat siapa saja menganga ketika melihat visual dari seorang Jung Jaehyun ini.
Outfit yang dipakai Jaehyun sangat cocok dan terlihat seperti model.
Baju berlengan pendek warna putih dibalut dengan jaket hitam bersleting dibagian kedua tangannya dan juga celana hitam panjang nya sangat terlihat fashionable, jangan lupa dengan sepatu sneakers putih berpolet cream dibagian sisinya.
Jaehyun jalan dengan santai sambil mempraktikan ucapan Lucas yang untuk sesekali menikmati suasana Paris, kota yang terkenal dengan kota mode dan juga kota cinta. Melihat kendaraan yang berlalu lalang dan juga orang-orang yang berlalu lalang juga.
Jaehyun menikmati suasana ini, suasana Paris yang membuat dirinya betah dan ingin menetap disini, tapi dirinya di Paris hanya untuk urusan pekerjaan saja yang mengharuskan Jaehyun melihat fashion-fashion yang sedang trend di negara mode ini. Apalagi Jaehyun dan Lucas sudah punya perusahaan besar di Paris, pasti akan sangat sulit untuk pergi dari kota ini.
Jaehyun merasa pundaknya ditepuk oleh seseorang, Lucas. Ya pasti itu tepukan Lucas. Jaehyun tidak terguris sama sekali dan tetap melanjutkan perjalanannya.
"Jae, kau kesepian ya"
Jaehyun melihat raut muka Lucas yang telihat seperti...
"Saya tidak suka kaum berbatang"
Jaehyun berlalu melihat Lucas yang bengong dengan perkataan temannya itu, Lucas belum menjawab lagi perkataan Jaehyun karena otaknya sedang loading.
Apa maksud dari perkataan Jaehyun tadi ya? Di seperkian detik, Lucas baru paham.
