Dunia kita tak lagi sama…
Kau telah berada di tempat yang jauh dan penuh cahaya suci…
Dan aku terbujur dalam sepi dan menanti untuk bertemu dirimu
Namun entah kapan kita bisa ketemu kembali
Dan bersama lagi seperti sedia kala
Aku sangat merindukan dirimu
Senyummu dan canda tawamu
Yang selalu menghiasi hari-hari’ku dengan ceria…
Namun…
Tuhan berkehendak lain
Kita berpisah untuk selama-lamanya
Hanya sebongkah nisan yang tertulis namamu
Dan hati’ku berkecamuk tak menentu…
Dalam ruangan kosong dan hampa
Aku terduduk di bangku yang kau duduki itu
Hati Ku menahan isak dan tangis
Dan berderai air mata yang terjatuh bergelimpangan
Apakah kau rindu kepadaku
Seperti aku yang merindukanmu disini
Kau selalu menghiasi hari-hari’ku dengan indah
Kau membuatku menjadi bahagia seperti dulu
Namun mengapa kesedihan ini datang kepadaku
Sayang...
Seperti apakah duniamu sekarang?
Apakah jauh lebih indah dari duniamu yang sebelumnya
Aku hanya selalu berdo’a kepada’mu
Agar kau selalu bahagia dan tenang disana
Dan Tuhan selalu menjagamu dengan baik…
Bandung, 14 Juni 2019
Ada seorang pria malang yang tengah ditinggal oleh kekasihnya dua tahun yang lalu, dia duduk termenung di sebuah kafetaria favoritnya sambil meminum kopi macchiato kesukaannya serta memikirkan hal-hal yang membuat ia bahagia bersama kekasihnya saat ia masih hidup.
Rasanya tenang sekali jika memikirkannya hingga membuat pria itu menarik sudut bibirnya setelah dua tahun menghilang entah kemana, tetapi senyuman itu dibuyarkan dengan adanya gadis cantik yang tiba-tiba secara tidak sengaja menabrak pria ini "Ck sial nggak bisa tenang sehariii aja" hingga kopi kesayangannya jatuh dengan cuma-cuma dan membuat pria tersebut kesal sampai-sampai ingin menyumpah serapahi orang itu.
Akankah gadis itu selamat dari ocehan pria itu atau dia selamat dan pergi?
"Aaaaa aduh maaf tuan, maaf saya tidak sengaja menabrak anda." Ucap gadis tersebut pada si pria jangkung, Namun dia tak menghiraukan si gadis ini karena sibuk melihat penampilannya dari bawah hingga atas dan mengucapkan "Oh iya tidak ap-", Lalu si gadis ini sepertinya tidak punya banyak waktu untuk menjawab pernyataan pria ini karena dia langsung melenggang pergi berlari ke arah selatan. Dan si pria ini hanya menggelengkan kepalanya karena sikap gadis tersebut hingga ia tak sadar dan bergumam "Lucu..."
Syukurlah... Ternyata dia baik-baik saja dan hampir kena Omelan si pria jangkung tersebut.
-------•0•--------
NEXT TIMEE!!!!
:)
ESTÁS LEYENDO
Story Of Robin Dominic
Novela Juvenil"Hidup adalah serangkaian perubahan alami dan spontan. Jangan melawan mereka - itu hanya menciptakan kesedihan. Biarkan kenyataan menjadi kenyataan. Biarkan segala sesuatu mengalir secara alami ke depan dengan cara apa pun yang mereka suka." -Lao Tz...
