Sebelum membaca disarankan untuk menggunakan font SERIF ya, agar tulisannya tida berantakan ☺ Selamat Membaca........
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Sudah kuduga, dia akan merusak hubungan ku. Gumam seorang gadis cantik yang masih berdiri didepan gerbang sekolah dengan wajah datar, memandangi 2 orang laki-laki dan perempuan yang terlihat bercanda. Sampai gadis lainnya menyenggol bahunya, dan.
"Woyyy Pin, bengong ajh daritadi gw panggil" Teriak gadis tersebut menyadarkan nya , ya dia adalah Reza. Teman sebangku nya. Dan gadis yang daritadi memandangi dari gerbang itu adalah Pina, Gadis keras kepala, gk suka basa-basi, tapi tetap baik.
" Lu kenapa, bengong daritadi, lagi liatin apa? " Tanya Reza. "Gpp, yuk ke kelas udah telat ini" Jawab pina sambil berjalan mendahului Reza menuju kelas.
"Vslaownqgtzhamo28BT2oai92n2nsl39Hb! {+#73(! {! ℅😭÷Bhaiau38amalaoo!! 326b! 😅😆😭6℅ndkkw9 " Suara bising kelas, saat mereka sampai dikelas. Dengan ekspresi datar, pina melihat sekilas kearah Dua orang tadi, yang kebetulan kursinya depan-belakang, sambil berkata. "Harusnya kemarin aku menjaga jarak"
~1 tahun yang lalu~
Didepan kursi depan kelas.....
"Kemarin kemana ajh, gk ada ngechat? " Tanya Pina "Lagi jalan sama teman, emang kenapa? Ada yang penting? " Jawab pria di samping nya yang tak lain adalah Ibnu. "Emng harus ada yang penting ya, baru bisa ngechat? " Tanya Pina lagi, kali ini dengan wajah ketus "Ehhh, bukan gitu. Maksudn" Belom sempat Ibnu selesai bicara, "dahlah " Jawab Pina mulai berdiri.
Belom sempat melangkah, Ibnu menarik lagi tangannya Pina dan mendudukkan nya, disebelah nya.
"Iya iya,, aku minta maaf nggak balas chat kamu semalam, next time gk lagi dehh, ya? Jangan ngambekkk" Rayu Ibnu sembari memegang tangan nya. Tak sampai hati melihat nya Pina langsung senyum dan berkata " Iya iya aku maafin, tapi kalo next time gitu lagi, kita putus "tegas Pina. "
Belom sempat Ibnu menjawab, bowo datang dan mengajak Ibnu ke kantin. "Ayo lek, orang Adit sama Daniel udah nunggu itu dikantin" Ajk bowo.
Seketika Ibnu berdiri dan langsung pergi dengan bowo, hanya meninggal kan kata "aku duluan ya" Ke Pina yg sedang duduk.
"Pinaaaaa,,, " Teriak seorang cwe memanggil namanya dari ruang kelas. "Iya Tia? " "Ke kantin yoo, jam istirahat udah mau habis ini, Reza juga katanya laper" Ajk Tia. "Duluan ajh, aku lgi gk laper" Kata Pina sambil berjalan ke kelas, dan menuju kursi seorang cwo yang sedang belajar.
"Oi Matth, aku mau cerita. Ibnu akhir-akhir ini gdk waktu ke aku, kenapa nya kirakira itu? " Tanya Pina ke Cwo tersebut. "Biarin ajh selama dia smcuma sama kawan-kawan nya ajh, ya gpp. Emng sebegitu mencurigakan ya? Gk kan? Ya udah biarin ajh" Jawab Matthew sembari mengerjakan Tugas nya. "Iya sih, dia cuma jarang balas chat ku doang, kalo yg lain masih sama ajh" Jelas Pina "Tuh kan, itu cuma feeling kamu ajh" Tambah Matthew
"Tapi keknya gk juga deh, dia kembali berubah gitu , kek ada yang disembunyiin tapi aku gk tau" Lanjut Pina dengan makin bertanya-tanya "Kau itu keras kepala banget sih Pina, tapi saran kh sih ya, kau juga bagiin waktu ke dia, cari tau yg dia suka atau semacam nya" Jelas Matthew sekali lagi
"Ahhhhhh, au ah. Kepalaku sakit mikirin itu, aku mau ngerjain tugas ajh" Balas Pina sambil berjalan mengambil buku nya. "Nah itu lebih baik" Ucap Matthew sambil memberikan buku nya utk disalin Pina.
Teng teng teng teng....
"Wahhh, akhirnya kenyang" Ucap Reza sembari mendekati kursi Pina "Iya, sayang Pina kau tadi gk ikut, gorengan hari ini enak. Kau juga gk jajan Matth? " Tanya Tia ke Pina dan Matthew yg sedang berhenti menulis saat mereka datang.
"Trus kalian ada bawa untuk ku? " Tanya Pina "Gk ti, aku masih kenyang, makasih" Jawab Matthew " Ya nggak lah, buat kami ajh tadi butuh perjuangan beli nya, harus bisa menerobos orang-orang disana, capek, panas juga. Untung hasil nya memuaskan, gorengnya enak, ditambah es Floridina wahhh, perfect sih" Yaah Reza sembari menunjukkan seberapa puasnya dia setelah mendapat kan gorengan nya.
"Dasar, sudah kuduga, harusnya tadi aku setidaknya nitip ke yg lain ajh" Lanjut Pina.
"Yaaaakkk, hahha kasihan" Ejek Reza.
"Kenapa Pina Matth, kok keknya daritadi kurang happy" Tanya Tia ke Matthew "Kurang tau juga sih , soalnya dia gk ada cerita" Jawab Matthew "oh iyanya, ya udah deh" Balas Tia.
.....
Bel pulang sekolah berbunyi, semua bubar menuju parkiran dan bergegas kembali, tidak dengan Pina yg terlihat menunggu seseorang didepan didepan kelas, yang tak lain adalah Ibnu.
"Besok ada waktu? " Tanya pina " Ada, apa sih nggak buat kamu" Ucap Ibnu sambil merangkul bahu Pina, "yuk aku antar pulang" Lanjut Ibnu " ☺☺ oke besok aku kabari ya" Mengakhiri pembicaraan mereka.
dijalan...
"Maaf, kalo tadi aku marah. Soalnya akhir-akhir ini kamu kurang perhatiin aku" Ucap Pina memulai pembicaraan "Iya, aku juga minta maaf karna lebih sibuk bareng temen-temen aku, jangan ngambek lagi ya" Rayu ibnu. "Besok kita mau kemana? " Tanya Ibnu. "Terserah ajh sih, pokoknya kita berdua ajh, kita kurang waktu berdua semenjak Adit sama Daniel mulai dekat sama kamu, padahal pas SMP kemarin kan kalian nggak dekat" Ucap Pina sambil mengangkat alisnya menunggu jawaban dari Ibnu.
Belum sempat menjawab pertanyaan nya, seseorang lewat mendadak dan mengakibatkan kecelakaan, darisana sesuatu yang berbeda akan terjadi......