P.1 Sakit

402 27 6
                                        

Suasana dikediaman megah keluarga Sabaku terlihat meriah pagi ini.

Orang-orang sibuk mendekorasi rumah megah itu menjadi sebuah ruang dansa yang sangat indah.

Terlihat dua orang wanita paruh baya sedang bercanda ria satu sama lain.

"Wah lihatlah menantuku itu Nyonya.Haruno, bukankah dia akan sangat cocok dengan putraku yang tampan?"

"Kamu benar, aku sungguh tidak sabar menimang cucu pertamaku dari mereka berdua. Eh, tapi bukankah Nyonya.Sabaku sudah punya cucu dari wanita itu?" Bisik wanita paruh baya itu sambil mengeluarkan mimik rubahnya.

" Sudahlah, dia dan anaknya hanya benalu dikeluarga kami" dengusnya.
" Dan juga, jika bukan karena hari itu dia datang meminta tanggung jawab pada putraku dengan cara mengancam. Sudah dari dulu kusingkirkan dia dan anak haram itu" lanjutnya sambil melirik wanita yang dimaksud calon besannya itu.

"Nyonya.Sabaku tak usah dipikirkan, mari bersulang. Bukankah malam ini kita akan merayakan pernikahan anak-anak kita?"

" kamu benar nyonya.Haruno, mari"

Kedua wanita paruh baya itu kemudian berlalu pergi ke dalam ruangan tempat ruang dansa.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

  Didalam sebuah kamar kecil dan sedikit lusuh, terlihat ibu dan anak sedang berbincang serius.

  "Ibu, apa papa membenci ken?" Tanya pria kecil itu sendu.

"Tentu saja tidak, papa sangat menyayangimu sayang" jawab ibunya lembut.

"Tapi papa tidak pernah berbicara kepada Ken, ayah dan nenek juga sering memukul mu" mata arangnya berkaca-kaca menatap sang ibu.

"Seorang jagoan, tidak boleh menangis sayang. Ayo kita ganti pakaianmu, malam ini kita akan sibuk" bujuknya lagi.

"Siap kapten" katanya sambil berlari masuk ke kamar mandi.

'Mama minta maaf ya sayang' tak terasa air mata mengalir dipipi tirus wanita cantik itu.

...........................................................

"Mari kita sambut bintang utama kita malam ini, Calon Presdir, Sabaku Gaara dan Nyonya muda Keluarga Haruno, Haruno Sakura. Silahkan naik ke tempat yang sudah disediakan" sambut MC diikuti suara meriah para tamu.

"Wah betapa sempurnanya, aku sangat iri" bisik para tamu mengagumi pasangan itu.

"Hari ini saya MC, menerima tugas dari Presdir Sabaku untuk memberitahu bahwa hari ini tuan muda Gaara sah sebagai Direktur baru perusahaan SK group" ucap MC itu tegas mengundang kekaguman seluruh tamu disana.

" Dan tuan putri kita telah lulus dari Sekolah tinggi Luar negeri, Amerika dengan nilai tertinggi tahun ini di bidang kedokteran" lanjutnya lagi.

"Betapa beruntungnya jadi keluarga ini" decak kagum dan pujian memenuhi ruangan itu.

  Disudut ruangan, pasangan ibu dan anak yang sedang menyaksikan kemeriahan itu tampak terdiam.

"Ibu, ayah sedang apa disana?, tante itu kenapa memeluk papa?" Dengan polos ditatapnya ibunya dengan heran.

"Papa sedang sibuk, ayo kita pergi" ajak ibunya lembut.

Belum sempat mereka pergi, tak sengaja dia menabrak pelayan yang sedang membawa minuman.

Semua mata tamu sontak menatapnya seolah menjadikannya tontonan.

"Maaf" dengan cepat dia beberapa kali membungkuk meminta maaf.

"Bukankah orang yang tidak berkepentingan dilarang masuk kesini?" Seru seseorang dari belakang.

"M-maaf" ucapnya sambil menatap sang empunya suara.

Stay Or Go (END)Stories to obsess over. Discover now