janji di masalalu

424 27 0
                                        

Dahulu kala seusai peristiwa menggemparkan di desa Konoha yang menewaskan hokage ke 4 dan istrinya, desa Konoha mengalami duka mendalam terutama bagi keluarga yang ditinggalkan korban peristiwa tersebut. Menumpuk kebencian dan melimpahkannya kepada seorang anak yang menjadi jinchuriki musang berekor sembilan kyubi.
Tekad dan semangatnya untuk diakui warga desa membuahkan hasil, ia menjadi pahlawan di desanya mengalahkan salah satu anggota Akatsuki yang membunuh gurunya.
Naruto Uzumaki genin berusia 17 tahun yang hidup di desa konohagakure.

Suatu hari yang tenang di desa Konoha.

Buak buak buak

"Sudahlah karui berhenti meninjunya, dia sudah babak belur begitu"
Ujar seorang pria berambut Tan. Dari ikat kepalanya jelas mereka berasal dari kumogakure.

"Dia sendiri yang meminta!" Jawab wanita yang dipanggil karui.

"Kau tidak mau mengatakan tentang Sasuke bukan?! Terima ini!!"
Satu kepalan tangan terayun kuat kearah wajah Naruto namun belum sempat mengenai wajah Naruto tangan tersebut sudah lebih dulu di tahan oleh sai.

Karui memicing tidak suka lalu menarik kepakan tangannya "Kau juga mau dipukul?" Tanya karui

"Apa ada orang yang ingin dipukul?" Tanya Sai tanpa membalas pertanyaan karui.

"Hei, sedang apa kalian urusan kita sudah selesai kita kembali ke kumogakure" ujar seorang wanita yang baru saja datang.

"Naruto Uzumaki ya?" Ucap wanita tadi dengan ekspresi sulit ditebak. "Karui aku rasa kau tidak tahu siapa yang kau pukuli" ujarnya dengan senyuman penuh arti.

"Jika terjadi sesuatu kepada guru bee aku akan mengantarkan kepala Sasuke dengan tanganku sendiri kehadapanmu" desis karui tidak peduli.

"Lakukan jika kau bisa" jawab sai dengan senyuman khasnya.

"Apa katamu?!" Karui sudah bersiap meninju sai jika omoi tidak menariknya untuk segera meninggalkan Konoha.

"Naruto kau baik baik saja?"

...

"Ugh" Naruto meringis menahan sakit ketika lukanya di kompres dengan alkohol.

"Kenapa tidak melawan Naruto Kun" tutur sai ikut meringis ketika kapas yang telah dilumuri alkohol menyentuh permukaan kulit naruto.

" Aku akan pergi menemui Sasuke "

"Dengan kondisi seperti itu?" Tanya Sai ragu.

"Ini janjiku kepada sakura, saat dimarkas Orochimaru aku masih belum bisa membawanya pulang. Kali ini aku pasti akan membawanya" tutur Naruto yakin.

"Aku tidak mengizinkanmu Naruto"

"Kakashi sense-

"Kau jinchuriki Yang sedang diincar oleh Akatsuki, meskipun sudah mengalahkan pain berkeliaran di luar desa tidak baik untukmu naruto"

Kakashi mendekati Naruto memeriksa perban yang hampir menutupi seluruh wajah Naruto lalu memperbaiki balutannya yang belum tapi.

"Aku akan tetap pergi, sampai kapanpun Sasuke,,, dia sahabatku. Dan aku sudah berjanji untuk membawanya pulang, sense aku Mohon" Naruto menahan kata katanya. Entah kenapa ada sesuatu yang membuatnya tidak bisa mengatakan apa yang ingin ia katakan. Walaupun sebenarnya Naruto sendiri tidak tau apa yang sebenarnya ingin dia katakan.

"Tidak" tolak Kakashi.

"Kau tahu guru aku akan pergi dengan atau tanpa izinmu" Naruto meninggalkan tenda dan pergi entah kemana.

"Sai, jangan sampai ada yang mengetahui tentang ini" ujar Kakashi " Yamato ikut denganku" lalu kedua mantan anbu Konoha itupun meninggalkan tenda. Menyisakan sai yang masih berdiri memperhatikan arah guru dan murid itu pergi.

NARUTO!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang