1

1 0 0
                                        

HAPPY READING


"NARA BANGUN!!!"
dor dor dor dor anggep aja ini suara ketukan pintu yang ngetoknya keras bgt.

"LIMA MENIT LAGI NDA"
balas Nara triak dengan mata yang masih tertutup.

"GAADA LIMA MENIT LIMA MENITAN, CEPATEN BAGUN NARAAAAA" Teriak Bunda

"hmm"

ceklek

Astagfirullah dari tadi ngga di kunci ternyata Gumam bunda.

"ASTAGFIRULLAH NARA SELIMUT PADA JATUH, ABIS SHOLAT SUBUH MALAH TIDUR LAGI"

"YA ALLAH INI LAGI NIH HORDENNYA KENAPA BELUM DI BUKAIN" Omel bunda lagi.

"hmm bunda brisik" Balas Nara sambil menutup telinganya dengan bantal.

"Nara bunda cape banget loh dari tadi teriak-teriak tapi kamu ngga bangun-bangun" Ujar Bunda dengan suara pelan.

"…"

"Ya Allah Nara ini udah jam 7 sekarang kamu upacara kan?" Ujar bunda lagi.

"Mm iya bunda" dan tiba-tiba matanya terbuka sempurna "HAH TADI JAM BERAPA BUNDA? JAM TUJUH??? KENAPA BUNDA NGGA BANGUNIN NARA DARI TADIII"

"ssttt jangan teriak-teriak Nara, sana kamu mandi"

dan Nara pun langsung menuju ke kamar mandi yang ada di kamarnya "IYA BUNDA"
brak

"Astagfirullah" Ujar bunda sambil mengelus dadanya.

"Ko lu belum brangkat si de" Ujar Nara yang sedang menuruni tangga dan tergesa-gesa"

Dan Nara pun langsung duduk di meja makan dan mengambil sehelai roti lalu di olesi selai coklat. Nara pun memakannya dengan lahap dan terburu-buru.

"Pelan-pelan Ra makan nya" Ujar Bunda.

"Hehe iya bunda"

"Eh de ko lu belum brangkat, trus juga makannya santai banget lagi"

"Ck! udah berapa kali gua udah bilang jangan panggil gua dede!" -Raffa

"Dih"

"Adek yang sopan dong ngomong sama kakak" Tegur Bunda.

"Lagian Kaka ngeselin bun, udah tau adek gasuka dipanggil dede tetep aja dia bilang begitu" Balas Raffa.

"Hei hei hei ada apanih ribut-ribut, seru nih kayanya" Ujar Ayah yang baru saja datang dan langsung duduk di meja makan.

"Bun sini dong ambilin rotinya" -Ayah

Bunda pun langsung mengambil rotinya dan diolesi selai kacang lalu mengasih rotinya ke ayah "Nih"

"Loh ayah ko belum brangkat?" Tanya Nara.

"Lah ini kan masih jam setengah enam, ngapain ayah brangkat jam segini" Balas Ayah.

Nara pun langsung memasang wajah bingungnya.

"Lah kenapa si lu Kak" - Raffa.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Dec 16, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

RAZOWhere stories live. Discover now