Dewa Romawi

67 12 52
                                        


          Pernah dengar tentang Mars? Ya si merah planet ke 4 dari matahari planet yang sering disebut sebagai kembaran bumi, tapi ini bukan tentang planet-planet atau sistem tata surya ini tentang seorang cowok yang bernama Mars.

          Mars Addision putra yuno kerap dijuluki sebagai dewa sejarah dan termasuk orang yang penting di sekolah, seperti namanya ia kerap dikait-kait kan dengan sang mitologi dewa dari Romawi yang dikenal akan kekuatanya.

           Namun hal tersebut berbanding terbalik dengan keperibadian cowok itu, mars dalam mitologi yang diketahui sebagai dewa pelindung malah sebaliknya ia bukan lah seorang pelindung apalagi prajurit ia adalah laki-laki dingin yang tak berperasaan.

          Siapa yang tak mengenal Mars Addision putra yuno anak tunggal dari orang terkaya nomor satu di indonesia yang bergerak dalam bidang perekonomian, pertambangan, perusahaan, dan masih banyak lagi.

          Selain anak tunggal kaya raya mars juga adalah murid terpintar ke 2 di sekolah nya sudah berbagai perlombaan yang ia ikutin mulai dari Academik sampai non Academik sudah pernah ia cicipi.

           Namun dibalik itu semua Mars hanyalah seorang anak laki-laki lemah yang begitu rapu, dunia nya kelam, hampa, kosong bahkan tak ada setitik cahaya terang yang dapat mengisi kegelapan itu.

          Laki-laki itu memandang lekat sebuah buku Diary yang terdapat susunan benda langit didalam nya. Tatapan matanya berubah senduh seiring elusan demi elusan tanganya yang mengenai gambar di buku itu.

          Mars mengambil sebuah pulpen berwarna hitam disamping buku Diarinya, ua membalik buku ke halaman selanjutnya lalu menulis kan sebuah kata.

Jika mata diciptakan untuk melihat warna dunia
Kenapa dunia di mata ku gelap

Jika cahaya itu benar adanya
Beri kan aku setitik saja

~Mars Addision putra yuno~

TENTANG SIAPA YANG PALING TERANGStories to obsess over. Discover now