PART 1

27 6 25
                                        

Sebut saja namanya clara lahir dari keluarga sederhana dan mempunyai seorang kakak perempuan yang bernama kak dian, clara yang kini menginjak bangku smp kelas 3 dipaksakan kuat dalam segala hal yang membuatnya patah sedangkan kak dian yang sedang sibuk melanjutkan kuliah di universitas pilihannya sendiri.

°°°

....Dasar anak gak guna!!! Kerjaannya cuman nyusahin orang tua mulu..!!
Liat tuh kakak kamu berprestasi bisa di banggain diterima di universitas terbaik lagi gak kaya kamu..!!

Ocehan ibuku yang selalu teringat di dalam diriku aku pun tidak tau harus berbuat apa selain menangis di dalam jeritan yang hening

rasanya aku ingin menjerit mengapa hidupku tidak seberuntung orang lain?? Mengapa harus aku yang ngerasain semua ini haa??!!

Rasanya seperti aku ingin menghilang dari dunia ini tanpa rasa sakit yang harusku rasakan disetiap langkahku

°°°

Aku tidak pernah merasakan kebahagiaan dalam hidupku, kelahiranku tidak dibutuhkan lagi di dalam keluarga ini

bahkan aku hanya menjadi ocehan dari keluargaku sendiri karena perbandingan aku dan kakak perempuan ku sangatlah berbeda

Padahal setiap anak itu berbeda beda bukan? setiap anak pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, tapi mengapa aku selalu dituntut di dalam kekuranganku sendiri? Padahal aku juga mempunyai kelebihan sendiri seperti menggambar

jika aku dewasa nanti aku ingin menjadi seorang designer busana terkenal, mempunyai toko baju sendiri sebagai hadiah kepada orang tuaku nanti

..Tapi mengapa tidak ada seorang pun yang mendukung kelebihan ku? Melainkan mereka hanya mencari cari kekuranganku Apa semua orang buta dalam menilai kelebihan seseorang?
"Ucapku kepada hewan peliharaanku angel (kucing)" sambil mengelus ngelus kepala angel dan di iringi air mata yang bercucuran dari pipiku.

°°°

Tiada hidup ku lewati tanpa bullyan dari rumah maupun disekolah

Aku sangat tertekan hingga diriku sekarang sangat merasa kesepian tanpa adanya seorang teman padahal yang ku butuhkan sekarang hanyalah seorang teman

yang dapat mencurhati segala isi hatiku dan memberikan pendapat yang membuat aku bangkit walau keadaan yang terus memaksakan ku jatuh

...

Pada suatu hari sekolah kami mengadakan sebuah perlombaan kesenian maupun olahraga aku yang ingin menyibukan diri selain harus mendengarkan ocehan yang tidak berguna itu berusaha mendaftarkan diri dalam kompetensi kesenian dalam bidang menggambar

Walau aku sudah tau orang tuaku tidak akan mengizinkan aku mengikuti kompetinsi menggambar selain keinginan mereka sendiri yang membuatku selalu tertekan

Walaupun begitu niatku sudah tekad hingga aku memasulkan tanda tangan persetujuan orang tua

Tapi ketakutan selalu menghantuiku bukan berarti aku takut akan kegagalan tapi aku takut diketahui oleh ibu dan ayah jika aku mengikuti kompetinsi tanpa seizin mereka

..

"Ibu dan ayah pasti marah besar
tapi harus bagaimana lagi?
Apa aku tidak berhak bahagia dengan caraku sendiri?
Aku sudah bukan anak kecil lagi yang harus dituntut dalam segala hal" ucapku didalam hati sambil mentandatangani surat persetujuan

°°°

Perlombaan akan dimulai pada esok hari pukul 07:00 pagi
Di kamar aku sedang belajar menggambar agar bisa menampilkan yang terbaik walau tanpa bimbingan siapapun

Tiba tiba terdengar suara langkah kaki menuju kamarku "bruk bruk bruk bruk..." dan itu ternyata kakak yang katanya mau mengambil barang yang ketinggalan dikamarku

Kak dian: "Bukannya belajar malah asik ngegambar, mau jadi apa kamu nanti??!! Ntar gua laporin ke ibu lu"
Sontak kak dian pergi sambil mengambil kertas gambaranku

Clara: "jangan kakk...jangan laporin ke ibu..." ucap clara sambil memohon kepada kak dian yang ingin mengajukan gambarannya kepada ibu

Kak dian: APAAN SIH MINGGIR SANA!!!

Ibuk yang sedang didapur tidak sengaja mendengar keributan di kamar clara

Ibu pun langsung mendatangi mereka ber dua yang kini sedang bertengkar

Ibu: "ada apa ini?!!" Ucap ibu sambil melirik mereka ber dua

Kak dian: "ini lho clara (sambil menunjuk clara) bukannya belajar malah ngegambar, emang yah nyusahin mulu nih anak"

Ibu: "Clara apa apaan ini?!! Bukannya ibu udah ngelarang kamu ngegambar?! kamu itu harus contohin kakak kamu harus jadi perawat biar bisa banggain ibuk dan ayah bukannya ngegambar gak jelass!!! Nyesel ibu ngelahirin kamu!!"

Clara: "UDAHH CUKUPPP...!!! (Teriak clara sambil menangis) mengapa sih buk clara ga boleh ngelakuin yang clara mau?!:(( ini juga buat bahagiain ibu sama ayah" ucap clara yang langsung pergi meninggalkan ruangan

Ibuk: "ibu belum selesai ngomongg clara!!" Sentak ibu kepada clara

°°°

Perasaanku kini hancur berkeping keping rasanya aku ingin bunuh diri saja

"Kalau emang ibuk gak ingin kelahiranku didunia ini, mengapa masih ngebesarin aku?? Kakak saja sudah cukup kan?" Ucapku yang masih ngebayangin perkataan ibu tadi,

tidak lama kemudian datang seorang anak kecil

( ... )"Permisi kak...apa botol-botol bekas yang disamping kakak udah gak dipakai? Apa boleh saya mengambilnya buat dijual?" (Ucap seorang anak yang berusia lebih muda dariku dengan baju compang camping)

Clara: "ohiya dek ambil aja udah gak dipakai kok" ucapku sambil memperhatikan penampilan anak itu dengan rasa iba

(...) "makasih banyak kak (sambil tersenyum kepadaku) ohya kak cantik ngapaian sendirian di taman?" Tanya anak itu kepadaku

Clara: "gpp kok kakak cuman nyari udara segar doank hhe" (ucapku dengan perasaan sedikit lebih baik dari sebelumnya) ohiya nama kamu siapa?

(...) "putry kak^_^"


....

[PERHATIAN!!!]

PART SELANJUTNYA AKAN SEGERA DI TERBITKAN
JIKA KAMU SUKA JANGAN LUPA POLLOW YA:))

Ohiyaa aku masihh pemula jadi maaf jika ada salah kata penulisan❤











You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Nov 30, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

CLARAWhere stories live. Discover now