Prolog

2 0 0
                                        

   Yolanda memang terlalu naif dalam mengartikan cinta kala umurnya masih belasan tahun. Dibenaknya, kisah cinta pasti didominasi oleh sesuatu yang manis dan menyenangkan. Serupa dengan permen kapas yang menjadi favoritnya kala itu. Bahkan ketika sang pacar berulang kali berbuat kesalahan, Yola sama sekali tidak pernah marah. Baginya apa yang dilakukan sang pacar tidak lebih penting dari rasa cintanya. Dan yang selalu Yola tekankan bahwa :

"Cowok selalu Salah. So, wajarkan kalo si Sigit bikin salah Mulu? Jadi ya maklumi saja, gausah dibesar-besarkan."

Sebegitu lugunya pemikiran seorang Yolanda. Punya pacar yang hobi cari gara-gara, bukan sebuah masalah baginya. Sampai suatu ketika si Sigit, pacar Yolanda yang tidak jelek tapi belum bisa disebut tampan. Ketahuan sedang jalan berdua bergandengan mesra dengan cewek lain. Sigit tidak ada maksud apa-apa dengan cewek itu, ia hanya ingin mengisengi sang pacar. Sigit tahu betul, tak ada batas maaf untuknya dari Yola.

Jika kalian yang menjadi pacar Sigit, apa yang akan kalian lakukan? Minta penjelasan? Atau, langsung minta putus? Atau mau menganiaya Sigit ditempat? Kalian bebas memilih.

Tapi, yang berada di situasi tersebut adalah Yolanda. Seperti kesalahan yang sering Sigit perbuat sebelumnya, kali ini pun Yolanda tidak marah. Tidak sama sekali, dalam hati kecilnya gadis itu biasa saja melihat sang pacar bergandengan mesra dengan cewek manapun selain dia. Dia tidak cemburu, tidak pula dendam pada cewek itu. Kalian harus percaya, Yola biasa saja.

Namun, kali ini Tanpa direncanakan dan tanpa alasan, Yolanda mengakhiri hubungannya dengan Sigit. Hubungan yang sudah berjalan 3 tahun tersebut kandas begitu saja. Sigit kaget dong tiba-tiba diputusin, hal ini tidak pernah diduga oleh Sigit.

Yola pacarnya yang manis, yang manja dan pemaaf. Tanpa bertanya apapun langsung memutuskannya begitu saja. Ekspresinya saat mengucapkan perpisahan tampak sama saja seperti Yola yang biasanya. Awalnya Sigit berpikir bahwa Yola sedang bercanda, dia pikir keesokan hari Yola akan menyudahi sandiwaranya. Tapi, ternyata Yola serius, dan Sigit sadar bahwa mereka sudah benar-benar putus.

Yolanda sudah pernah jatuh cinta, sudah pernah merasakan yang namanya pacaran, gadis belasan tahun itu kali ini ingin mencoba sebuah perasaan baru. Ia ingin merasakan yang namanya patah hati karena putus dari pacar. Itulah alasannya kenapa dia memutuskan hubungannya bersama Sigit.

Jadi, apakah hati Yola akan benar-benar patah?

💔

T.B.C

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Feb 07, 2022 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

PATAH !Where stories live. Discover now