'ALANDRA MAHENDRA' siapa yang tidak kenal dengan nama itu? Nama yang paling disegani oleh semua kalangan siswa dan siswi di SMA antariksa, pemuda yang berparas tampan namun berhati batu dan bersifat sedingin kutup utara ini merupakan ketua geng motor yang bernama 'REANDRA'. Selain menjabat sebagai ketua geng motor, alandra juga menjabat sebagai ketua basket dan ketua OSIS di SMA antariksa. Tentu nya itu semua bukan kemauan alandra sendiri tetapi karena usulan teman teman nya satu geng nya.
*****
Seperti biasa di pagi yang indah namun terlihat biasa saja oleh alandra, dengan motor sport nya alandra melaju membelah jalanan menuju kesekolah nya tanpa memperdulikan tatapan tajam penjalan kaki dan pengendara lain yang terusik akan suara bising motor nya.
Tak butuh waktu lama alandra pun kini sampai di sekolah nya di SMA antariksa, alandra memarkirkan motor nya diparkiran khusus geng reandra lalu melangkah masuk kedalam gedung sekolah.
Alandra terus berjalan menyusuri setiap koridor sekolah tanpa memperdulikan para siswi siswi yang histeris melihat nya, bagaimana tidak histeris? Wajah tampan bak jelmaan pangeran surga ini mampu memikat hati ribuan gadis yang melihatnya hanya dengan sekali lirikan kecil saja.
Belum lagi postur tubuh nya yang gagah, tatapan elang nya dan suara nya yang berat bagai sihir hitam yang bisa mematikan siapapun yang melihat dan menatap bahkan mendengarkan nya berbicara secara langsung.
*****
Bughhhh
Langkah alandra terhenti kala mendengar suara benda jatuh dari dalam kelas nya, kini ia hanya diam berdiri di depan pintu sebelum akhirnya ia memutuskan untuk masuk karena mendengar jeritan seseorang
"A - ampun kak " lirih seorang gadis menunduk dengan badan bergetar takut
"APA?! AMPUN LO BILANG?!" bentak gadis lain ingin menampar gadis yang sudah terduduk takut di lantai
Belum sempat gadis itu ingin menampar dengan cepat alandra menahan tangannya hingga membuatnya berbalik menatap alandra dengan tatapan tajam dan wajah yang sudah merah karena marah.
"A - alandra " kaget nya membulatkan mata terkejut melihat alandra yang hanya menatap nya datar
Mendengar nama yang sudah tak asing lagi bagi seluruh siswa dan siswi di SMA antariksa, semua murid yang ada didalam ruang kelas pun ikut menoleh kearah alandra
"Alandra " kaget all murid terkecuali gadis yang sedari tadi menunduk takut dilantai
"M - maaf al, a - aku gini karena . . . " lirih gadis itu terhenti karena alandra memotong pembicaraan nya
"Lu gapapa? " tanya alandra berlutut agar sejajar dengan gadis yang sedari tadi terduduk di lantai kelas
Gadis itu perlahan mengangkat dagunya naik menatap alandra kemudian mengangguk pelan menjawab pertanyaan alandra.
Alandra tersenyum kecil lalu menjulurkan tangan nya kearah gadis itu "lu bohong, kaki lu lebam gitu masa gapapa sih. Sini ikut gue biar gue obatin kaki lu di UKS " ajak alandra masih sentiasa menunggu uluran tangan gadis itu
Gadis itu sejenak menatap tangan alandra yang terulur lalu tersenyum manis ke arah alandra "gak perlu kak, ini cuman luka kecil. Ayra bisa obatin luka ini sendiri " tolak nya
Alandra mengangguk pelan lalu tanpa basa basi alandra langsung menggendong gadis itu hingga membuatnya terkejut
"Ehhh! " kaget nya menatap mata elang alandra
"Gak ada luka yang bisa di obatin sendiri, setidaknya lu juga butuh obat agar luka lu sembuh kan? " ujar alandra menatap balik mata indah gadis itu
Gadis itu hanya terdiam lalu mengalihkan pandangan nya agar tidak menatap alandra, alandra tersenyum tipis melihat gadis itu lalu melangkah kan kaki nya pergi menuju ke UKS tanpa memperdulikan murid lain yang terus sibuk menatap mereka.
*****
Kini alandra telah selesai mengobati luka lebam di pergelangan kaki gadis itu
"Makasih ya kak " sopan nya turun dari brankar UKS
Alandra berbalik setelah selesai meletakkan kembali kotak p3k di rak UKS, ia menatap gadis itu sembari mengangguk pelan
"Btw nama lu siapa? Dan lu murid pindahan dari mana? " tanya alandra penasaran
"Ayra deviana kak dan ayra murid pindahan dari SMA budi dharma " jawab ayra sedikit menadahkan kepala nya keatas menatap alandra yang sedikit lebih tinggi darinya
Alandra mengangguk paham setelah mendengar jawaban ayra "lu punya masalah apa sama hira? " tanya alandra
"Gak ada kak, ayra gak pernah punya masalah sama kak hira. cuman gak tau kenapa kak hira aja yang merasa punya masalah sama ayra " jawab ayra santai
"Gue kenal hira, dia gak mungkin ngehukum orang lain tanpa alasan yang jelas " ujar alandra beranjak pergi
Ayra mengerutkan dahinya menatap punggung alandra yang sudah pergi meninggalkan nya sendirian di UKS.
*****
Kringggg kringgg
Bel istirahat sudah berbunyi, ini artinya jam istirahat telah tiba.
Seluruh siswa dan siswi berhamburan pergi meninggalkan kelas mereka masing-masing menuju ke kantin tak terkecuali dengan alandra dan geng nya.
"Al, lu mau pesen apa? " tanya ergan tidak ikut duduk di kursi kantin
"Yang biasa " jawab alandra duduk diikuti yang lain
"Oke, kalo lu semua? " tanya ergan menatap anggota geng nya satu persatu
"Sama kayak alandra " jawab alvin mewakilkan teman temannya
"Oke fine " paham ergan pergi memesan makanan mereka
Sembari menunggu pesanan mereka tiba, alandra dan geng nya memilih untuk fokus dengan aktivitas mereka masing-masing. Alandra dengan handphone nya, ergan dan Alvin dengan game mereka, rafly dengan buku novel nya dan si maknae geng gino sibuk dengan buku komik favoritnya.
*****
"Gak peduli itu luka kecil atau pun besar, yang namanya luka tetep harus diobatin "
-alandra
YOU ARE READING
ALANDRA
Teen Fiction"Yang gue tau cuman satu, gue benci lo dan gue pengen lo mati! " -alandra
