Pagi hari burung mulai berkicau, dan matahari mulai menyapa dunia. se akan-akan hidup ini indah di pagi hari bagi orang orang, tapi tidak bagi wanda. Wanda seorang wanita yang lahir dalam keluarga yang hancur, iya hancur karna orang tuanya sering bertengkar, terlebih lagi adeknya yang selalu membuat masalah dan Wanda yg sering di salahkan. beruntung dia masih punya ayah dan kakak yang sayang kepadanya, ya walaupun mereka ber dua sibuk dengan pekerjaanya.
pagi ini Wanda ingin berangkat sekolah, ia sudah bersiap - siap. dia pun jalan ke meja makan dan menghampiri adek lelakinya yang sedang sarapan untuk berangkat ke sekolah juga, saat dia membuka tudung saji ia tidak melihat ada lauk yg tersisa. lalu bundanya pun datang sambil bilang "mau ngapain makan lu? gausah, sekolah sekolah aja, yg butuh sarapan cmn adek lu", Wanda pun tak heran dengan jawaban tersebut lalu dia tersenyum dan menjawab "gpp kok bun, aku juga bisa ga sarapan". tpi sayangnya ucapan wanda yang tulus itu tdk di gubris oleh bundanya.
wanda pun berjalan ke arah pintu untuk menunggu pacarnya yang katanya ingin menjemput dia, tapi tidak lama kemudian pacarnya pun mengirim pesan ke Wanda lewat via chat yang tertuliskan.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
setelah menjawab pesan dari rajendra pacarnya itu, dia langsung menghela nafas sambil berkata "kenapa sih selalu sena", karna dia gamau ambil pusing Wanda pun langsung membuka aplikasi GO-JEK dan memesannya. 5 menit kemudian gojek pun sampai, dan Wanda mulai berangkat ke sekolah.
Skip sampai sekolah.
sesampainya Wanda disekolah, dia langsung turun dari gojek tersebut dan membayar nya. wanda pun mulai memasuki wilayah sekolah dan dia melihat ada kekasihnya yg baru datang sambil membonceng sena di belakang, melihat itu Wanda tersenyum kecut sambil berkata "harusnya aku ndra yang kamu boncengin, knp harus dia?".
Tanpa ambil pusing wanda pun berjalan masuk dan melewati kekasihnya itu bersama sena, tidak disangka rajendra tidak mengubris kehadiran wanda, tpi dia malah menggandeng sena dan berjalan mendahului ku. sakit yang aku rasakan hari ini, Wanda ingin menangis tapi dia sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Sesampainya di depan kelas dia langsung masuk dan di sapa oleh temannya yang bernama ulgi.
"Woy wanda, sini deh", mendengar ulgi memanggilnya Wanda pun langsung menghampiri ulgi dan duduk di kursi yang sudah di sediakan, kebetulan tempat duduk wanda tepat di belakang ulgi.
" Kok lama banget datengnya, tumben nda" tanya ulgi kepada ku, aku langsung menjawab "iya nih, td ada sedikit kendala" "oh gitu" Timbal ulgi
Terdengar bel jam pelajaran akan dimulai, wanda pun mulai belajar dengan serius. karna Wanda selalu mementingkan pendidikan walaupun ya begitu lah.
* saat jam istirahat
Bel istirahat pun terdengar, hp wanda pun muncul sebuah notifikasi, saat diliat ternyata itu dari kekasihnya rajendra. Dia mengirim pesan yaitu
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
wanda pun tersenyum senang saat membaca pesan dari rajendra, dan iya pun langsung berpamitan dengan ulgi sahabatnya. "gi, gua duluan ke kantin ya, soalnya udah di tunggu rajendra" ulgi pun meng iyakan ucapan sahabatnya itu dan dia berkata "iya deh sana pacaran trs", wanda pun menatap sinis ulgi krna tidak Terima dengan kata pacaran trs. sebab dia jarang menghabis kan waktu dengan kekasihnya.
Sesampainya di kantin ia melihan rajendra duduk sendiri dengan 2 gelas jus mangga, dan stroberi yang tersedia. wenda pun menghampiri kekasihnya dan berkata "udah nunggu lama ya?", rajendra pun menjawab dengan senyuman manisnya " Engga kok baru aja, sini duduk" sambil menunjuk kursi di depannya, Wanda pun menganggukiny dan mulai duduk di depan rajendra. ia sedikit canggung karna rajendra kini telah menatap wajah Wanda yang sedang minum jus stroberinya, Wanda yang merasa terganggu langsung menegur kekasihnya itu.
"ndra jangan liatin aku trs dong, jus nya diminum itu keburu ga enak" ucap wanda, lalu langsung di jawab oleh rajendra "gpp lah ngeliatin kamu trs, kan kamu pacar aku" smbil mengedipkan satu mata ke arah wanda. Karna tingkah kekasihnya itu wanda pun merasa malu dan sekarang pipinya memerah, rajendra pun tertawa geli ketika melihat wajah pacarnya itu yang malu karna digoda olehnya.
Tapi sepertinya kesenangan Wanda hanya sebentar saja, karna sena datang dan duduk di samping rajendra dan merangkul tangannya "ndra temenin aku di ke UKS yuk, perutku lagi sakit" Rengek sena kepada rajendra. "perut kamu sakit kenapa, lagi dapet ya?" tanya rajendra kepada sena, dan di angguki olehnya. Wanda yang melihat kekasihnya di rangkul seperti itu pasti sakit hati tapi dia tidak pernah menampakan kesedihannya.
kekasihnya pun menoleh ke arah Wanda dan berkata "boleh yang aku nemenin sena?", sena yang melihat Wanda sedikit kesal karna ia berfikir kanap si harus izin segala ke wanda. Wanda pun hanya bisa mengiyakan perkataan kekasihnya itu " iya gpp, sana gih temenin", rajendra pun mengelus kepala wanda dan berkata "makasih ya sayang udh pengertian", dan di balas senyuman oleh wanda.
sena pun ikut berkata " Makasih ya wanda, baik bngt si kamu", dan hanya dibalas anggukan kepada wanda. kekasihnya dengan sena perlahan pergi dan meninggalkan wanda sendirian di kantin. wanda pun berkata dalam hati "miris banget, kenapa hrus sena lagi?".
Hallo sampai sini dulu ya nanti aku lanjutin ceritanya