SATU

5.9K 31 0
                                        

"Huufffttt..." Suara nafas berat dan panjang yang dikeluarkan oleh seorang wanita, yang sedang duduk di kasur berukuran king size sambil menatap laptop dipangkuannya.

Dia tampak terdiam dan hanya menatap layar laptop yang berwarna putih dan sesekali menulis sesuatu dan kemudian ia menghapusnya.

"Duh aku gak punya ide mau nulis apa" Gumamnya dan membaringkan badannya dikasur.

"Bbzzzt bzzzt" ponsel wanita itu bergetar menandakan ada pesan masuk.

Ia mengambil ponselnya yang berada di samping nya, wanita itu tampak murung melihat pesan yang masuk, tertulis seseorang yang bernama Felix mengirimkan pesan.

*Felix

Sheyla please maafin aku

Untuk kesekian kalinya ia membaca pesan masuk dari pengirim yang sama, dan tampaknya wanita itu tidak ada niat untuk membalasnya.


*****

"Tokk...tok...tokk" terdengar suara pintu diketuk dan akhirnya membangunkan lelaki yang sedang tertidur pulas.

Lelaki itu mencoba bangun dan berdiri, ia melangkah ke arah pintu untuk memeriksa siapa yang mengganggunya saat dia tertidur.

Ceklek ...

Lelaki itu melihat seorang wanita cantik yang sedang membaca secarik kertas putih dan kelihatan tak tau bahwa empu nya apartemen sudah membuka kan pintu, rambut wanita itu terurai manis dan tampak serasi dengan dress di atas lutut dengan motif bunga.

Lelaki itu melihat seorang wanita cantik yang sedang membaca secarik kertas putih dan kelihatan tak tau bahwa empu nya apartemen sudah membuka kan pintu, rambut wanita itu terurai manis dan tampak serasi dengan dress di atas lutut dengan motif bunga

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

"Ehm... ada yang bisa saya bantu?" Ucap lelaki itu dengan suara bangun tidurnya yang sangat sexy sambil berdeham.

Wanita itu mengangkat kepalanya.

Ia melihat seorang lelaki yang nampak tak asing berada di ambang pintu, ia memakai kaos polos berwarna abu-abu senada dengan celana piyama panjangnya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Ia melihat seorang lelaki yang nampak tak asing berada di ambang pintu, ia memakai kaos polos berwarna abu-abu senada dengan celana piyama panjangnya.

Ia melihat seorang lelaki yang nampak tak asing berada di ambang pintu, ia memakai kaos polos berwarna abu-abu senada dengan celana piyama panjangnya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


"Tampannya" gumam wanita itu.

"Haloo?" Ucap lelaki itu kebingungan sambil melambaikan tangan ke wajah wanita itu yang nampak terdiam menatap nya.

"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya lelaki itu sekali lagi.

Kemudian wanita itu tersadar dia langsung meminta maaf.

"Ah maaf kan saya" ucap perempuan itu menunduk dan malu.

"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya lelaki itu kesekian kali.

"Uh... Itu... A—apakah ini tempat tinggal Gwen? Aku sedang mencari temanku yang tinggal disini" Tanya wanita itu terbata-bata.

"Gwen?, Aku tidak mengenal seseorang bernama Gwen kecuali nenek ku dan satu-satunya orang yang tinggal disini adalah aku" jawab lelaki itu santai.

"Apakah kau mencari nenek ku?" Tanya pria itu iseng.

"Ah tidak" ucap wanita itu.

"Apakah ini benar unit 206 tower B?" Tanya wanita itu memastikan.

"Ya ini memang unit 206, tapi tower C" jawab lelaki itu yang tak berhenti menatap wanita cantik yang berada di depannya.

"Ah benarkah? Maafkan aku sudah mengganggu hari mu, aku akan pergi ke tower yang benar" jawab wanita itu sambil menggaruk kepala yang tidak gatal karna malu dan dengan senyuman canggung.


*****

"Astaga shey kok bisa sih kamu kesasar? Kan uda aku kasih alamat yang bener" omel Gwen yang sedang mengambil sesuatu di kulkas.

"Ya aku juga gak tau kenapa bisa sampai salah, mungkin karna terlalu semangat buat ketemu kamu sampai aku salah masuk apartemen orang" jelas sheyla sambil mengerucutkan mulutnya.

"Untung aja yang punya gak marah karna kamu gangguin dia pagi-pagi kaya gini" ucap Gwen.

"Nih... Minum dulu" timpal Gwen menyodorkan minuman botol rasa jeruk kepada sahabatnya itu.

"Tapi Gwen... Aku kaya gak asing sama cowo itu tadi deh" ucap sheyla sambil sesekali menenggak minuman yang diberikan Gwen.

"Masa sih? Emang cowo nya kaya gimana?" Tanya Gwen tak percaya.

"Iya kaya nya ga asing sih tapi aku gak tau dia siapa atau mungkin cuma perasaan ku aja, tapi dia kelihatan sangat tampan walaupun baru bangun tidur" timpal sheyla mengagumi pertemuannya dengan lelaki itu.

"Tapi kayanya umurnya jauh di atas kita deh" ungkap sheyla menimbang-nimbang.

"Emang keliatan tua?" Tanya Gwen penasaran.

"Ya engga terlalu sih, tapi brewoknya dan fisiknya kaya om-om hot yang ada di wattpad gitu tau gak sih" ungkap sheyla.

"Yaelah shey, udah deh jangan kebanyakan mikirin om-om tower C, mending kita ngemall" ajak Gwen mengajak sheyla.

Sheyla pun mengiyakan ajakan Gwen, karna itu adalah alasan dia ketempat sahabatnya.

I DON'T HAVE ANY IDEA (21+)Stories to obsess over. Discover now