june 15, 2021.

60 3 6
                                        

ada yg bilang hidup itu agak lucu? bahkan menyebalkan, membosankan, dan penuh dengan kebohongan serta drama yg menjadikan manusia sebagai pelakon nya..

nyadar ga? ga semua orang bisa mengerti kamu dengan sebenarnya, jikapun ada- maka kamu adalah salah satu spesies yg beruntung. karena terkadang, memahami diri sendiri saja begitu sulit. bukan?

tujuan hidup dan tujuan bahagia setiap orang juga jelas berbeda, ada yg berjuang mati-matian untuk bahagia nya dengan cara membahagiakan seseorang lainnya,

adapula yg hanya bertolak belakang kepada apa yg dia ingin jalani dan rasakan,

tentu- ada juga yg teramat sangat egois.

sebenarnya, konsep kehidupan tidaklah berakhir dari ketiga hal tersebut, namun itu hanya sebagai perumpamaan. tentang bagaimana dan seperti apa kehidupan, percintaan, kasih sayang, kebencian dan segala hal lainnya menyatu dalam satu jenis kebiasaan yg disebutkan sebagai perhatian.

***

lucu ga sih menyukai seseorang yg bahkan ga pernah melirik mu sebagai seseorang spesial seperti yg kamu anggapkan untuk seseorang tersebut?

mungkin itu lucu, tapi benar-benar tidak menyenangkan untuk dirasakan.

jika dipikirkan kembali, kenapa kita bisa menyukai seseorang hanya berdasarkan perasaan sepihak yg menjadi alasan kita bertahan? itu sedikit lucu ketika dirimu masih bertahan dikala perasaan nya sudah jelas menolakmu, dan lebih lucu nya lagi, kamu-- dan hatimu hanya bisa bertahan. meskipun sempat merasa kecewa hanya untuk beberapa saat, lalu setelah nya kembali memperjuangkan. lucu.

lalu--
lucu gasih, mengekang seseorang hanya untuk menyelamatkan dirimu sendiri dan untuk sekedar meredakan bagaimana perasaan marah mu di saat itu, memberikan ungkapan-ungkapan yg sebenarnya itu terbilang tidak wajar, tidak wajar jika itu adalah arti dari kamu menyayangi seseorang tersebut.. bukan kah itu hanya sebagai alat untuk melampiaskan bagaimana keadaan mu di saat kemarahan menghampiri mu saat itu?

jika hal itu pun menjadi suatu kewajaran, baiklah. itu bisa menjadi wajar di sisi seseorang yg mengungkapkan sesuatu karena dia marah, lalu-- bagaimana dengan sisi lainnya yg tidak mengerti sama sekali? apakah kewajaran juga harus terpaksa di benam kan dibenak nya?

tidak.
itu salah.

***

kasih sayang dan amarah adalah 2 hal yg wajib mendapatkan julukan penting sebagai pemeran utama dalam kehidupan manusia. entah itu soal percintaan, kekeluargaan maupun hal lainnya.

setiap kisah memiliki banyak sisi wajib yg belum berarti semua sisi bisa memiliki satu cerita yg sama. tentu akan bertolak belakang, sebab itulah-- terkadang ketika kamu tidak memiliki satu pembahasan atas apa yg benar-benar terjadi, lebih baik jangan membagikan versi mu kepada khalayak luas, jikapun menurut mu itu adalah sebuah hal yg bisa dibenarkan, maka benarkan itu dari konteks sekitarmu saja, jangan bagikan ke konteks sekitar orang lain yg bahkan harus tidak membenci mu, malah berubah menjadi membenci mu.

jikapun kamu ga masalah dengan kebencian itu, maka diam. bahagia lah dengan apa yg kamu jadikan alasan sebagai bahagia, selebihnya orang lain pun demikian.

sekali lagi sih--
benar dan salah itu tergantung di sisi mana kamu mendengarkan, di sisi mana kamu menyikapi dan di sisi mana kamu bisa mencoba memahami cerita dari seseorang atau lebih.

selebihnya, pilihan mu bisa menetukan bagaimana orang lain menyikapi mu.











***
terimakasih anyeong..

serenity linesOnde histórias criam vida. Descubra agora