Kebanyakan orang jika sudah putus akan menjauh dan tak sedikit juga yang saling menjelek jelekan mantan nya tapi tidak berlaku untuk Getta dan leandro mereka malah menjalin bisnis bersama.
Sebelumnya getta dan leandro saling mengenal lewat datting apps.dan kemudian getta yang sangat tertarik pada leandro mengajak pria itu berpacaran setelah beberapa kali bertemu,namun hubungan mereka hanya bertahan 1 bulan.Leandro yang tak bisa membagi waktu membuat getta merasakan kesepian.dan juga getta merasa hanya dirinyalah yang berjuang dalam hubungan nya.getta juga lah yang mengajak putus.
Perlu waktu beberapa bulan untuk membuat getta membuang jauh jauh perasaan sukanya pada leandro,dan kemudian memberanikan diri untuk bertemu leandro kembali.
"Leandro ada?"ucap gadis berparas cantik bak model yang terus sibuk berkaca merapikan dandanan nya
Aku menatap penampilan milly dari atas sampai bawah,benar benar berbeda sekali dengan penampilan ku,mungkin jika aku mengenakan dress yg seperti milly akan terlihat seperti lontong sayur haha
"Ada,sebentar aku panggilin dulu"
Aku berjalan kedapur dengan wajah masam yang tak bisa kusembunyikan lagi,ntah kenapa kadang masih ada perasaan tak iklas jika melihat leandro didekati oleh lawan jenis
Aku menatap punggung leandro yang sedang memasak,pikiran ku tiba tiba membayangkan jika aku memeluknya dari belakang haha kenapa fantasi ku ini liar sekali
Buru buru aku membuang semua pikiran ku.
"Ndro,didepan ada milly cariin kamu tuh"
Leandro berbalik dengan spatula yang masih berada di genggaman nya
Ia melirik jam tangannya
"Masih jam 4 aku kan janjinya jam 5"gumamnya
"Gak sabar kali pengen ketemu kamu"-celetuk ku yang mengahampirinya,leandro tertawa menanggapinya.
"Emang kalian mau kemana si"tanya ku yang penasaran kemana mereka akan pergi.
"Kepo,gak tau si milly yg ngajak" ucap leandro tertawa
Benar aja dugaan ku ternyata milly yang kegatelan,perasaan ku sedikit tenang setelah mendengar milly yang mengajaknya,dan bukan lah leandro yang mengajak nya.
"Milly cantik ya" ucap Aku benar benar penasaran dengan pendapat leandro tentang milly,tetapi dia malah diam tak menjawab,dan memunggungiku dengan kembali melanjutkan aktivitasnya.
"Buset amat dikacangin"-leandro masih terdiam menghiraukan ku.
"Berasa kayak ngomong sama tembok"kesal ku
Leandro berbalik,ia tersenyum menatap ku
"Aku akuin milly emang cantik dia juga wanita baik,aku kagum sama dia yang bisa menjadi tulang punggung keluarganya"
Getta hanya mengangguk mendengar jawaban leanadro,sudah jelas menurutnya jika leandro memiliki perasaan pada milly
"Kamu mau nyobain kuker buatan mama nya milly?"ujar leandro mengambil toples dari lemari dan memberikannya pada getta
Aku menatap toples berisi kue kering berbentuk bulan sabit,kemudian mencoba nya,jadi flasback juga waktu pacaran aku kasih leandro cookies berbentuk hati
"Gimana?enak kan?"tanya leandro yang antusias mendengar pendapatku
"Enak"
"Serius tapi ekspresi kamu kok gitu"-protes leandro yang menangkap ekpresiku yg tak mengenakan
"Kayak gitu gimana?"tanya ku meninggikan suaraku,
"Lagi dateng bulan ya"-ucap lenadro dengan mengerutkan keningnya,kemudian ia tersenyum dengan mengelus rambut ku
"Sial kalau gini terus yg ada sia sia udahaku sebulan kemaren ngilang,buat moveon darinya"ujarnya dalam hati
"Engga,udah ah aku mau ke gudang bantuin fian cek in bahan bahan"-ucap ku meninggalkan leandro
●●●
Setelah selesai membantu fian di gudang aku kembali kedapur mencari keberadaan leandro,tapi rupanya pria itu tidak berada di dapur,aku kembali mencarinya kedepan
"Lastri leandro kemana ya?" Ucap ku yang bertanya pada lastri yang sedang berjaga dikasir
Lastri melirik semua sudut
"Itu mas leandro mba"-tunjuk lastri kearah luar,getta mendongkak melihat kearah luar,terlihat leandro sedang duduk berdua dengan milly, sesekali mereka tertawa ntah apa yang sedang mereka obrolkan
Pemandangan didepan benar benar membuat getta terluka hatinya terasa tertusuk oleh ribuan tombak,melihat leandro mengelus surai rambut milly.
"Mba gak papa kan"-ucap lastri yang sepertinya paham dengan perasaan getta
"Gak papa kok"getta pergi kedapur ia tak tahan jika harus menatap dua insan didepan sana
Getta kembali dari dapur dengan mengenakan tas selempangnya
"Aku pulang duluan ya las "
"Iya mba hati hati"
Getta keluar dari cafe,leandro melihatnya ia kemudian berdiri dari kursinya menghampiri getta
"Mau kemana get"tanya nya
"Mau MALAM MINGGUAN bareng radit,saya izin pulang duluan ya"-ucap getta yang menekan kata malam mingguan berharap leandro panas mendengarnya tapi nyatanya pria itu malah tersenyum,tidak seperti yang ia bayangkan padahal getta berharap leandro akan menahannya.
"Hati hati ya"ucapnya yang membuat getta kesal
Getta mengangguk lemah,ia pun segera naik ojol yang sudah ia pesan
Air matanya menetes ia sudah tak tahan lagi untuk menahan tangisnya,getta menangis tanpa bersuara selama di perjalanan.ternyata perasaan itu belum hilang getta masih memiliki perasaan yg sama.
"Yaallah getta lu kenapa"abi datang kekamar getta dengan muka paniknya,bukan nya menjawab getta malah menangis semakin kencang yang membuat abi semakin khawatir.
"Lu kenapa si,jangan bikin khawatir gue deh"abi memegang kepala nya frustasi ia tak tau harus apa.
"Leandro"
"Yaelah katanya udah moveon gimana si"abi menghela menatap tajam getta
"Engga deh kyknya aku gk bakal bisa buang perasaan ini dari hati akoh bang,hati aku udah meleber keisi sama leandro"getta kembali menangis bahkan ia sekarang mencubit cubit abi
"Makanya gue gk setuju lu jalanin bisnis bareng.karna gue tau lu gk bakal bisa moveon,sia sia deh lu kemaren sebulan ngilang"
"Gak gak bakal sia sia,gue harus cari cowo baru buat bener bener moveon,lu bantuin dong cariin gue cowo"getta mengusap sisa air mata dipipinya
"Iya gue bantu comblangin lu deh,buru ganti baju kita jalan "
YOU ARE READING
Memulai Kembali
FanfictionKisah 2 manusi yang berstatus mantan kekasih kemudian memulai usaha bersama.
