"Gabi, bangun sayang udah pagi, ini hari pertama kamu masuk sekolah baru loh, ayo bangun" Ucap wanita paruh baya yang tak lain adalah mita,bunda Gabriella.
"Lima menit bund" Jawab Gabriella sambil merapatkan kembali selimut nya.
"Ayo bangun, gada lima menit lima menitan!kamu mau telat dihari pertama kamu masuk sekolah baru kamu?! " Ucap mita sembari menarik selimut yg melilit tubuh anaknya itu.
"Iya iya bundaku sayang" Sahut Gabriella bangun dari tidurnya dan menuju kamar mandi.
Mita hanya mengeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan anak perempuannya itu.
30 menit berlalu, Gabriella sudah siap dengan seragam sekolahnya dan turun kebawah untuk sarapan bersama keluarganya.
"Pagiii semuaaaa" Teriak Gabriella dari arah tangga.
"Pagi sayang" Sahut ayah dan bundanya.
"Brisik! Pagi pagi dah teriak teriak kek tarzan" Sahut varo yang tak lain adalah kakak kandung Gabriella.
Gabriella hanya menyengir mendengar penuturan dari abangnya.
Skip selesai sarapan.
______________________________________
"Dek, lo mau bareng atau berangkat sendiri?" Tanya varo pada adiknya itu.
"Ya bareng lah! Lo mau adek lo kesasar karna gak tau jalan?! " Jawab gabi dengan muka kesalnya.
"Gak papa biar sekalian jadi gembel dijalanan" Ucap varo bercanda pada adik kesayangan nya itu.
"Bund, tuh liat abang" Adu Gabriella pada bundanya.
"Udah udah sana berangkat ntar telat loh" Suruh bunda mita pada kedua anaknya itu.
"Yaudah kita berangkat ya bund, yah" Ucap varo sambil mengalami tangan kedua orangtuanya diikuti oleh Gabriella.
"Assalamu'alaikum" Ucap keduanya
"Waalaikumsalam" Jawab kedua orang tua mereka.
Tak berselang lama ayah nya pun ikut menyusul kedua anaknya untuk berangkat.
"Bund, ayah berangkat ke kantor dulu ya" Pamit jordan sambil mencium kening istrinya itu.
"Iya, hati hati dijalan" Sahut mita pada suaminya.
Skip gerbang sekolah
-----------------------------------------------------------
"Turun lo" Titah varo pada adiknya
"Udah nyampe?" Tanya Gabriella.
"Ini sekolah baru gue?keren juga" Gumam Gabriella yang masih bisa didengag oleh varo.
"Bukan! Kalo bukan sekolah lo ngapain gw anterin kesini bege" Sewot varo pada Gabriella.
"Ck.iya iya sensi amat masnya" Ucap Gabriella sambil menyakiti tangan abangnya.
"Gw masuk dulu"ucap Gabriella
" Iye, belajar yang rajin sono"sahut varo pada adiknya.
Gabriella turun dari mobil abangnya, dan varo melakukan mobil menuju kampusnya.
Btw, varo itu udah kuliah yaa, cuma beda 3 tahun sama Gabriella.
Gabriella berjalan di Koridor dan mendapat tatapan tatapan yang sulit diartikan, mungkin karna dia murid baru pikirnya.
Gabriella memberanikan diri untuk bertanya pada salah satu siswi yang berada disitu untuk menanyakan ruangan kepsek.
"Emm, maaf kak mau nanya ruangan kepsek dimana ya?" Tanya Gabriella pada siswi tersebut.
"Oh, lo murid baru ya?" Tanya siswi tersebut dan Gabriella hanya menganggukan kepala sebagai jawabanya.
"Lo tinggal lurus aja, trus pas nyampe diujung koridor lo tinggal belok kanan,nah ruangan nya itu dibaris nomer tiga samping ruang guru" Jelas siswi tersebut.
"Oh yaudah, thanks ya" Ucap Gabriella tersenyum ramah pada siswi tersebut.
"Sama sama" Jawab siswi tersebut dan membalas senyum Gabriella.
__________________
𝘨𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘨𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘴𝘶𝘬𝘢 𝘨𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘯𝘺𝘢?
𝘔𝘢𝘢𝘧 𝘺𝘢 𝘬𝘭𝘰 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘵𝘺𝘱𝘰, 𝘮𝘢𝘬𝘭𝘶𝘮 𝘪𝘯𝘪 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘬𝘶 guys😁
𝘊𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘶𝘳𝘯𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘦𝘮𝘪𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘺𝘢, 𝘬𝘭𝘰 𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘢𝘮𝘢𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘮𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘳𝘵𝘪 𝘪𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘯𝘨𝘢𝘫𝘢𝘢𝘯 🤗
𝘑𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘶𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘪𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘺𝘢 yaa😘
_mozareyya_
YOU ARE READING
Gabriella
Teen FictionIni bukan cerita ketua geng yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos. Tapi ini cerita yang mengisahkan sepasang remaja yang saling jatuh cinta namun gengsi untuk mengungkapkannya karna selalu adu mulut ketika bertemu. Akankah mereka bersatu? Y...
